
Diperusahaan.Devan sedang duduk disinggasananya sambil memikirkan kejadian tadi
"Dasar gadis bodoh" ujar devlan sambil menggelengkan kepalanya
"Siapa yg bodoh" ujar Raka yang tiba² masuk keruangan devlan tanpa mengetuk pintu.Raka merupakan sahabat devlan sejak SMP dan merupakan sekretaris Devlan diperusahaan
" ikut capur saja.ada apa kau kesini?!" ujar devlan dingin
"Aku mau memberitahu nanti jam makan siang kau akan bertemu klien" jawab raka
"Ya sudak keluar sana, aku muak melihat wajah jelekmu itu" ejek devlan kepada raka.walaupun devlan sedang bercada mukanya tetap dingin untuk dipandang
" dasar kau manusia es yang tak berpetasaan" ujar raka langsung keluar dari ruangan devlan
*Ditempat lain*
Selsa sudah tiba di rumah keluarga wijaya.
" selamat pagi" teriak salma dari balik pagar
" ada perlu apa neng kesini? " tanya pak satpam saat membuka pagarnya sedikit
" aku ingin bertemu keluarga wijaya" jawab salma karena salma tidak mengetahui nama pemilik rumah tersebut
" tunggu sebentar ya neng saya meminta izin dulu kepada nyonya" jawab pak satpam dengan sopan
" ia pak,silahkan pak" ujar salma dengan senyum
Tidak menunggu wsktu lama pak satpam datang dan mempersilahkan salma masuk
"_waw rumahnya mewah banget,terus besar mungkin rumahku lebih kecil.bunga²nya cantik cantik pula,halamannya pun besar sekali.jika aku tinggal disini mungkin lebih nyaman_" batin salma berbicara kagum
"Silahkan non,nyonya sedang menunggu anda" ujar pak satpam
"Iya pak,makasih yaa" ujar salma dengan sopan
"Sama sama neng" jawab pak satpam sambil tersenyum ramah
Salma melihat dewi sedang bersantai di ruang tv sambil memakan buah buahannya
" se...sela..mat pagi ta..nte" ujar salma gugup
" ehhh ada salma,tante kira siapa?" Jawab dewi tersenyum bahagia."kamu naik apa kesini?" Tanya dewi kepada salma
"Salma naik ojek online tante" jawab salma
"Ehhh ada salma" sapa salsa yg baru turun dari tangga."kamu nyampenya kapan?" Tanya salsa kepada salma
" baru aja mba" jawab salma dengan perasaan caggung
"Jangan panggil mba,kakak aja" ujar salsa dengan senyum
__ADS_1
" iya mb...kak" jawab salma gugup
"Mata kamu kenapa salsa??!" Ujar dewi khawatir
"Gpp mah,paling cuma kelilipan" jawab salsa sambil memalingkan mukanya
"Kalo kelilipan mata kamu ga bengkak salsa,kamu habis nangis yaa? Jujur sama mama" ujar dewi dengan rasa khawatirnya
"Salsa gpp mah,salsa mungkin kurang istirahat aja" bohong salsa.
"Ikhlaskan anakmu,anakmu sudah tenang dialam sana"ujar dewi dengan raut wajah sedih
"Salma minta maaf mb....kak salma salah salma minta maaf,salma ga sengaja" ujar salma sedih menyesali perbuatannya
"Gpp salma kakak gpp kok" jawab salsa dengan senyum untuk menutupi lukanya
"Kak apa yg bisa salma bantu,biar kakak ga kecapean" ujar salma menawarkan bantuan
"Ga kok,kakak lagi ga perlu apa²" tolak salsa dengan halus
"Ya udah kalo kaka ada perlu apa apa bilang kesalma aja salma siap membantu kakak." Ujar salma
"Iya salma" jawab salsa
"Ya sudah mama kekamar dulu" pamit dewi kepada salma dan salsa
"Iya mah/ iya tante" jawab salma dan salsa bersamaan
Tuuut tuuut
" Hallo mah" ujar Bimo dari sebrang sana
" Hallo pah, gimana keputusan tentang masalah salma" tanya dewi
" Udah selesai mah,jadi salma kuliahnya secara daring" jawab Bimo
" owhh yasudah ya pahh,di bawah ada salma.mama mau sedikit mengobrol sama salma, bye bye pah" ujar dewi
" yasudah" Bimo memutuskan panggilan
"_kayak anak ABG saja,bye bye pah_" batin Bimo sambil menirukan cara bicara dewi
Di bawah salma dan salsa duduk berdua sambil berbincang bincang.salsa sangat senang bisa berbicara bersama salma karena salma membuat salsa melupakan kesedihannya.salma sangat bersyukur karena kebaikan keluarga wijaya dia tidak masuk kepenjara dan tidak putus kuliahnya.
Salma selalu berbicara hal hal konyol yg membuat mereka berdua tertawa karena obrolan receh mereka.
" Lagi ngobrolin apa sih" nimbrung dewi
" salma sangat lucu mah,dia perna masuk kedalam got karena melihat cowo ganteng" jawab salsa sambil menahan tawanya
" wahh ada ada saja salma ini" jawab dewi terheran dengan kelakuan salma
__ADS_1
" iya tente cowonya ganteng banget" jawab salma dengan wajah bahagianya
Begitulah obrolan mereka sampe sore.dengan ocehan receh salma membuat anak dan ibu tersebut tertawa.
Ditempat lain.
Selesai bertemu klien devlan langsung pulang karena di suruh pulang oleh Bimo lebih awal begitu jg dengan vir
Sesampainya dirumah devlan pertemu vir yg ingin masuk kelekarangan rumah.devlan yg heran langsung buru buru masuk dalam rumah begitu jg dengan vir.sesampainya di ruang keluarga vir dan devlan bertemu dengan dewi,salsa dan salma.vir dan devlan terkejut apa maksud papah mereka untuk berkumpul di rumah dan ada salma pulah di sini
Disusul oleh bimo dari luar.dewi yg melihat anak dan suminya pulang dengan waktu yg bersamaanpun merasa bingung begitu jg dengan salsa dan salma.
" papah menyuruh kalian berkumpul disini karena ada hal penting yg ingin papah bahas" ujar bimo
"Hal penting apa yg ingin papah bahas? Dan kok disini ada gadis pembunuh" ujar devlan heran
" lebih baik kita duduk agar pembicaraannya lebih enak" ujar bimo.bimo duduk disamping dewi,salsa di sambing vir,dan devlan duduk disamping vir sedangkan salma duduk di samping dewi.
"Papah ingin menyampaikan bahwa papah ingin devlan dan salma menikah.masalah ini sudah diputiskan oleh pak Tino jg.pernikahannya dua minggu lagi" ujar Bimo two the poin
"Haaa?!! Ga mau pah.masa devlan harus menikahi gadi pembunuh.bisa bisa gadis itu akan membunuh devlan jg" tolak devlan mentah mentah di hadapan salma.salma yg mendengarkan ucapan devlanpun merasa sakit hati bukan karena penolakan devlan tentang perjodohan ini tapi tentang ucapan devlam yg mengatainya pembunuh.ingin rasanya salma menangis tapi dia harus menahannya.
"_begitu hinanya aku di matamu kak devlan_" batin salma berkata sedih
"Keputusan ini sudah bulat dan tidak bisa di ganggu gugat oleh siapapun" ujat Bimo tegas
"Tapi devlan ga setuju pah" devlan pergi dan beranjak ke kamarnya
" pah nanti vir bicarakan kepada devlan" ujar vir kepada bimo, vir langsung beranjak untuk menyusul devlan.karena menurut Vir kesempatan untuk membuat salma menderita sangat besar
" ya sudah,salma kmu boleh pulang sekarang.sudah malem jg kan.untuk dua minggu kedepan kamu ga perlu kerumah ini.nanti kamu kesini sebagai menantu mama" ujar dewi denga kebahagiaanya
"Iya tente, om/tante,kak salsa salma pamit dulu" pamit salma kepada dewi,Bimo,dan salsa
Dikamar devlan
Vir berbicara kepada devlan untuk menerima perjodohan ini
" Devlan,kakak percaya kepadamu,kakak minta kamu menerima perjodohan ini agar kakak bisa membuat gadis itu menderita melalui kamu devlan" ujar vir memohon
" ga bisa kak.iya aku ingin membuat gadis itu menderita tapi aku tidak bisa menikahinya.bagiku menikah sekali seumur hidup" tolak devlan
" tapi ini kesempatan kita buat membuat gadis iti memderita.kakak sangat mengandalkanmu devlan" mohon vir kepada devlan
"Nanti akan aku pikirkan,biarkan aku sendiri dulu kak" ujar devlan
"Pikirkan baik² ucapan kakak" ujar vir sambil keluar dari kamar devlan
Sampai sini dulu ya teman teman
Author minta saran dari kalian agar bisa memperbaiki kesalahan dalam menulis
__ADS_1
Jangan lupa like ya teman²