
Saat Ramadhan telah berlalu
Gema takbir pun yang terus berlalu
Hanyalah dzikir sepenuh hati
Bagi Ilahi pemilik arsy.
Saat takbir telah bergema
Tiada yang lebih bermakna
Selain pintu maaf yang dibuka
Bagi semula khilaf manusia.
Untuk lisan yang tak terjaga
Untuk janji yang terabaikan
Untuk hati yang berprasangka
Untuk sikap yang menyakitkan.
Terkadang lidah ini salah berucap
terkadang hati dan juga pandangan ini tidak selalu sejuk.
Betapa hangatnya lebaran
bila saling pengertian kau berikan
betapa lengkapnya lebaran
bila maafmu kudapatkan.
Pada malam kemenangan
Bersyairlah dendangan suara takbir
Penanda hari kemenangan
Syahdu berhias tabuh dari beduk harmoni.
Sederhana pengiring
Dari lafats Allahhuakbar yang telah diserukan
Bulan suci kini berlalu pergi
Seraya dengan puncaknya kemenangan di hari yang fitri.
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ وَ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ
__ADS_1
“Taqobalallahu minna wa minkum, taqabbalallahu minna wa minkum wa taqabbal ya kariim.”
Artinya: “Mudah-mudahan Allah menerima amal ibadah kita dan kamu semua, dan terimalah ya (Allah) yang maha Mulia”.
Minal‘ aidin wal faizin
Mohon maaf lahir dan batin
Selamat Hari Raya Idul Fitri
1 Syawwal 1443 Hijriah.
♤ TIARA & KELUARGA ♤
Minal Aidin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin
Readers Semua Dimanapun Berada
Maafkan Author beberapa hari ga update karena Lebaran Silahturahmi sana sini.
Tapi Author ga lupa sama kalian.
Insha Allah Author akan kembali lagi menulis.
Btw, Bagaimana Lebaran Readers semua?
Yang Mudik semoga selamat sampai tujuan, yang tetap stay semoga sehat selalu dan tetap happy ya.
Author jadi semakin semangat menulis dan melahirkan karya-karya baru.
Oh iya terima kasih atas kritik dan saran.
Maafkan Author ya kalau masih belum bisa memenuhi ekspektasi Readers ya semua karena memang keterbatasan Author dan cerita nya mengalir seperti apa adanya.
Terima kasih pula atas like dan hadiahnya Author jadi makin semangat.
Buat yang senang dengan karya-karya Author jangan lupa dukungannya dengan like dan juga share sebagai bentuk dukungan dan penyemangat Author.
Sekali lagi terima kasih.
Author tidak bisa membalas satu per satu kebaikan dan kemurahan hati Readers, hanya doa tulus dan ikhlas yang bisa Author berikan agar Readers selalu diberikan kesehatan, keberkahan, rezeki yang barokah dan keselamatan dunia akhirat.
Sekali lagi Author ucapkan banyak terima kasih.
Oh iya, Author juga minta saran kepada para Readers mengenai tema apa yang mau diangkat kedepannya.
Akhir Kata, Salam satu kata buat semua Readers Tercinta.
Dengan Cinta, Kasih dan Ikhlas.
Author punya pantun Nih buat Readers Tercinta.
__ADS_1
Pak Markum sarapan pagi,
Makan roti dengan bubur
Assalamualaikum, selamat pagi
Kita riang, hati bersyukur.
Si buaya darat berkata merdu
Si buaya air hanya membisu
Sungguh berat rasanya rindu
Waktu sehari terasa seminggu
Pergi ke toko buku
Jangan lupa lewat pasar
Hati rindu tiada tertukar
Hanya engkau terbayang di nalar
Duduk santai terdengar Adzan
Tanda hari akan petang
Hati tersiksa oleh kerinduan,
Kapan engkau akan datang?
Walau pahit rasa jamu
Akan sehat seluruh tubuh
Tok tok tok bukakan hatimu
Ini aku datang membawa rindu
Rumah kosong memang hampa
Tertiup angin yang menderu
Kekasihku kamu sedang apa?
Kalau aku sedang kangen kamu
Bunga melati sudah layu
Dua hari sudah berlalu
Bukan maksud ingin merayu
__ADS_1
Tapi wajahmu terbayang selalu
- Tiara -