Menikahi Kakak Sahabatku

Menikahi Kakak Sahabatku
Bab 64 Back to School


__ADS_3

Abizhar mencium tangan Andin dan Satya saat keluar mobil menuju gerbang sekolahnya.


Meski keduanya sibuk namun sebisa mungkin setiap pagi kedua orang tua Abizhar mengantarkan putranya ke sekolah.


Hari ini Abizhar sudah masuk sekolah.


Abizhar sekarang sudah SD.


Setelah Liburan tahun baru beberapa waktu lalu.


Abizhar begitu senang bisa bertemu kembali dengan teman-temannya.


Abizhar sudah duduk didalam kelasnya.


Ia kembali bertemu Caca di sekolah yang sekarang.


Kemudian guru Abizhar masuk bersama dengan 2 anak laki-laki dan perempuan.


"Perkenalkan ini adalah Andrew dan Angel. Mereka mulai hari ini akan bergabung bersama kita dikelas ini. Andrew, Angel silahkan memperkenalkan diri." Miss Lala mempersilahkan 2 murid barunya.


"Hai semua, perkenalkan aku Andrew Peterson dan ini Saudari kembarku Angela Peterson." Andrew memperkenalkan dirinya dan Angela yang merupakan saudari kembarnya.


"Halo semua aku Angela Peterson, senang berjumpa dengan kalian semua." Angel menyapa teman-teman barunya.


"Halo"


"Hai"


Miss Lala kemudian mempersilahkan Andrew dan Angel duduk didekat Abizhar dan Caca.


Abizhar menatap 2 teman barunya yang kini berada di dekatnya.


Sementara Caca yang bawel sudah lebih dulu memperkenalkan diri.


"Halo, Kenalin aku Carissa, tapi panggil aja Caca." Caca mengajak Andrew dan Angel bersalaman.


"Hai Ca, aku Andrew."


"Angel, Ca!"


"Oh iya, ini yang mukanya jutek namanya Abizhar, kenalin!" Caca meminta Abizhar mengulurkan tangan untuk bersalaman.


"Abizhar"


"Andrew."


"Angel."


Kini mereka bersama mengikuti kelas Miss Lala dengan sangat antusias.


Miss Lala meminta setiap siswanya untuk menceritakan pengalaman liburan mereka.


Satu persatu maju ke depan kelas mendapat giliran bernarasi.


Tentu saja berbagai macam pengalaman liburan kini diceritakan dari masing-masing siswa.


Tak terkecuali Abizhar.


Saat Abizhar maju ke depan ia menceritakan pengalaman liburannya dengan sangat menarik.


Teman-teman Abizhar sangat antusias dan beberapa diantara mereka justru berinteraktif dengan Abizhar.


Abizhar memiliki public speaking yang bagus.


Miss Lala pun tampak kagum dengan cara Abizhar menarasikan pengalaman liburannya.


Tampak Angel melihat teman barunya sambil senyum-senyum.


"Heran Caca sama Abizhar, kalo hari-hari jutekkk banget, tapi kalo soal pelajaran Abizhar pinter banget." Caca sedang beragumen sendiri dan tentu didengar Andrew dan Angel.

__ADS_1


"Caca kenal Abizhar sudah lama?" Angel bertanya pada Caca.


"Iya. Caca kan teman Abizhar dari pas preeschool dan TK." jawab Caca.


Andrew hanya mengamati saja pembicaraan Angel dan Caca.


Abizhar mendapat tepuk tangan dari teman-teman saat selesai bercerita didepan kelas.


"Kamu liburan ke Amerika?" Andrew bertanya pada Abizhar.


"Iya. Kamu berasal darisana ya?" Abizhar menjawab dan bertanya pada Andrew.


"Iya kami baru pindah 1 bulan lalu ke Indonesia. Daddy kami kantornya sekarang disini." jawab Angel.


"Oh jadi kalian baru pindah? Kalian lancar berbahasa Indonesia?" tanya Caca penasaran.


"Mommy kita orang Indonesia. Jadi sejak kecil grandma panggilkan kita guru bahasa Indonesia agar kita bisa menguasai bahasa Mommy." jawab Andrew.


"Oh jadi kalian blasteran ya, ih Caca seneng deh punya teman Bule." Caca yang bawel sangat amat berisik.


"Abizhar bisakah kita berteman?" Andrew membuka diri ingin lebih mengenal Abizhar.


"Tentu Andrew. Kalau begitu nanti sepulang sekolah kalian ikut kerumah aku ya, aku mau memberikan sedikit oleh-oleh yang aku bawa." Abizhar menawarkan kepada kedua teman barunya.


"Ih Abizhar, Caca kok ga diajak sih, padahal kan Caca sering kerumah Abizhar, dan Caca juga sudah lama tidak ketemu Mama Andin dan Aunty Dinda." Caca dengan mulut bagaikan petasan cabe rawit.


"Kalo kamu aku ga tawarin paling juga ngikutin kayak jalangkung." Abizhar menjawab dengan santai.


"Nah tuh Abizhar tahu!" Caca dengan santai pula menjawab ucapan Abizhar.


"Wah ada yang mau bagi oleh-oleh, aku mau dong!" Dito menghampiri mereka.


"Kamu kalau soal itu pasti denger." Abizhar yang tahu sifat Dito.


Akhirnya sesuai kesepakatan Abizhar mengajak Caca, Dito, Andrew dan Angel kerumahnya sepulang sekolah.


Andrew tampak menghubungi Daddy nya meminta izin untuk mengunjungi rumah Abizhar.


Jam sekolah pun selesai.


Kini mereka waktunya pulang.


Jemputan Abizhar sudah datang.


Selama sekolah SD Abizhar pulang hanya dijemput sopir saja.


Paling jika Mama atau Duo Oma tidak sibuk barulah mereka menjemput Abizhar.


Kini kedua mobil memasuki rumah Abizhar.


Papa dan Mama Abizhar tentu tidak ada dirumah karena bekerja.


Begitupun Aunty Dinda yang memang ke kantornya.


Dirumah hanya ada Duo Oma yaitu Oma Dona dan Oma Shopia.


Sementara Andrew dan Angel hanya jadi diantar supir mereka karena Grandmanya ada urusan lain jadi fak bisa menemani keduanya.


"Assalamualaikum." Abizhar mengucap salam.


Tentu Dito dan Caca yang sering main kesini juga ikut mengucap salam malah lebih nyaring.


Tampak Duo Oma menghampiri keempat bocah tersebut.


Abizhar seraya mencium punggung tangan menyalami Oma Dona dan Oma Shopia.


Begitupun Caca dan Dito melakukan hal yang sama.


Namun raut wajah Angel dan Andrew yang melihat kebiasaan tersebut sedikit aneh.

__ADS_1


Caca yang ceriwis tentu mengajak kedua temannya itu salim pada Duo Oma dan mereka mengikuti saja.


"Waalaikumsalam." Jawab Oma Dona dan Oma Shopia.


"Oma-Oma Abizhar bawa teman baru, kenalin." Abizhar memberitahukan temannya pada Oma.


"Andrew Oma."


"Angel Oma."


"Kalian kembar ya?" Oma Dona menerima salim kedua teman Abizhar tersebut.


"Iya Oma." jawab Andrew.


"Kalian cantik dan ganteng. Ayo masuk. Kita makan siang sama-sama." Ajak Oma Shopia kepada semuanya.


"Asik. Makasi Oma. Tahu aja Caca udah laper."


"Andrew, Angel masakan dirumah Abizhar selaku enak, aku aja seeing makan disini." bisik Dito.


Oma Dona dan Oma Shopia hanya tersenyum mendengar ucapan Caca dan Dito yang memang sudah terbiasa main kerumah mereka.


Kini setelah mencuci tangan, Abizhar, Dito, Caca, Andrew, Angel bersama Duo Oma menikmati makan siang bersama di meja makan.


Menu hari ini sangat indonesia sekali.


Sayur Sop telur puyuh dan Baso Ikan, Ayam goreng, Tahu dan Tempe, Perkedel, Bakwan Jagung dan kerupuk.


Sedangkan dessertnya ada Es Cendol dan Kue putu mayang.


Buahannya ada pisang dan rambutan.


"Ayo Andrew, Angel makan yang banyak jangan malu-malu." Oma Shopia menawarkan kedua anak tersebut.


"Iya Oma. terima kasih." jawab Andrew dan Angel.


"Iya Andrew, Angel kalo dirumah Abizhar jangan malu, aku sama Caca aja sering makan disini." ujar Dito saat kembali mengunyah perkedel kentang di piringnya.


"Ih Dito sih makannya emang banyak!" komentar Caca.


Abizhar tidak banyak berkomentar memilih makan dengan santai dan perlahan.


Selesai menikmati makan siangnya Oma Dona dan Oma Shopia pamit.


Kedua Oma akan pergi karena ada urusan bisnis masing-masing.


"Oma pergi dulu ya. Sampai ketemu lagi lain waktu. Assalamualaikum." pamit Oma Dona dan Oma Shopia kepada bocah-bocah tersebut.


"Waalaikumsalam. Hati-hati ya Oma." jawab Abizhar diikuti teman-temannya.


Bocah-bocah itu bergantian salim pada Oma Shopia dan Oma Dona.


"Andrew kamu suka main games ga?"


"Tentu" Andrew menjawab.


"Ok, kita main games yuk!"


Abizhar mengajak Andrew bermain games.


Sementara Caca dan Angel tampak ngobrol-ngobrol sambil menonton Abizhar dan Andrew Mabar.


Angel memperhatikan Abizhar dengan serius.


Angel tak sadar ia tersenyum.


"Angel kok kamu senyum-senyum? Ayo kenapa?" tanya Caca kepo.


"Enggak, Angel ga senyum. Cuma seneng aja. Hihihii." Angel tertawa, terlihat giginya yang rapih dan bagus.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2