Menikahi Kakak Sahabatku

Menikahi Kakak Sahabatku
Bab 83 Persami


__ADS_3

"Pokoknya Cucu Oma pasti paling top!" Oma Dona saat melepas Abizhar yang akan mengikuti Persami di Buperta Cibubur.


"Semangat gantengnya Oma!" Oma Shopia mengepalkan tangan layaknya pemberi semangat seperti di film-film drakor.


"Makasi Oma-Omaku yang cantik. Abizhar berangkat dulu ya. Assalamualaikum." ucap salam Abizhar sambil mencium tangan Oma Donda dan Oma Shopia.


"Sayang, sudah tidak ada lagi yang tertinggal?" Andin memastikan semua perlengkapan Abizhar apakah sudah komplit tidak ada yang terlupakan.


"Sudah Ma. Pokoknya beres." jawab Abizhar.


"Ikuti arahan kakak-kakak pembina disana. Jangan lupa harus selalu waspada. Dan jangan keluyuran tanpa izin dari guru atau pembina disana ya." pesan Satya kepada anak laki-lakinya yang memiliki keingintahuan yang besar.


"Abizhar!" Dito memanggil Abizhar yang baru saja sampai.


"Ma, Pa, Abizhar berangkat dulu ya." pamit Abizhar sekaligus mencium tangan kedua orang tuanya.


"Iya sayang, hati-hati. Kabari Mama ya kalau sudah sampai atau ada apa-apa." Andin mengusap kepala sang anak yang semakin hari tumbuh tinggi.


"Ingat pesen Papa, harus bisa jaga diri. Jangan lupa Shalatnya dijaga ya." Satya mengingatkan sang anak tanpa bosan.


"Iya Pa,Ma. Assalamualaikum." Abizhar mengucaokan salam sebelum masuk ke sekolahnya untuk mendengarkan pengarahan.


"Hai!" Angel menyapa teman-temannya yang sudah berkumpul dilapangan.


Sementara Andrew mengikuti dibelakang sambil membawa perlengkapan.


Abizhar, Andrew, Dito, Angel dan Caca serta teman-tan kelas lain berkumpul mendengarkan arahan dari bapak kepala sekolah.


Tampak guru-guru ikut serta akan mendampingi para siswanya.


Untuk kelas Abizhar sendiri ada 3 Guru pendamping yaitu Miss Lala, Mr. Edo dan Mr.Fajar.


Selesai mendengarkan pengarahan mereka segera masuk ke dalam truk tentara yang akan membawa mereka semua ke lokasi perkemahan.



Sebuah pengalaman baru bagi Abizhar dan kawan-kawan naik truk tentara.


"Caca diam aja, sakit?" Andrew bertanya pada Caca yang biasanya kalem tapi kini terlihat lebih kalem dari biasanya.


"Gapapa Andrew. Caca ga sakit kok." Caca sambil menggeleng namun raut wajahnya tampak lesu da cemas.


"Bilang aja Ca, kamu sekarang lagi takut kan?" kini Dito malah meledek Caca.


"Caca ga takut!" Caca meninggikan suaranya.


Dito tanpa dosa malah tertawa meledek mendengar Caca yang suaranya meninggi dengan wajah marah.

__ADS_1


Miss Lala yang melihat itu mendekati Caca.


"Caca kenapa?" Miss Lala mengusap kepala Caca.


Caca hanya menggeleng. Ia masih saja diam.


"Kalao ada sesuatu Caca jangan segan-segan bilang sama Miss ya. Dito Miss ga mau lihat Dito ganggu Caca lagi ya." Miss Lala mengusap wajah Caca dan memberikan Dito peringatan agar tak mengganggu Caca.


Sepeninggal Miss Lala, Caca masih betah dengan diamnya.


Abizhar, Andrew dan Dito tampak sedang ngobrol dengan teman-teman lainnya.


Tampak 2 orang pria muda siapa lagi kalau bukan Mr.Edo dan Mr. Fajar yang sedang berusaha mendekati Miss Lala.


"Miss Lala mau minum, ini ada air mineral." Mr. Edo menyodorkan botol air mineral pada Miss Lala.


"Terima kasih Mr. Edo, tapi Saya belum haus." tolak Miss Lala sopan.


Sementara dipojok truk Angel mengamati interaksi guru-gurunya dan mengetik sesuatu di HP nya berkomunikasi dengan seseorang.


Sekitar 2 jam perjalanan truk yang membawa mereka kini telah sampai di BUPERTA.


Suasana berbeda dari yang biasa mereka saksikan tampak disambut oleh pepohonan rindang yang memenuhi lokasi perkemahan tersebut.


Masih terdengar suara-suara kicauan burung serta sejauh mata memandang hanyalah pepohonan yang menjulang tinggi.



Membariskan para siswa dan memberikan pengarahan saat memasuki BUPERTA.


Siswa dan siswa diminta untuk membangun tenda mereka sebagai tempat beristirahat di hamoaran tanah lapang yang luas.


Tenda dibedakan antara putra dan putri. Tentu saja Abizhar, Andrew, Dito bersama teman laki-laki lainnya membangun tenda di damoingi oleh Mr. Edo.


Sedangkan Caca, Angel dan siswi lainnya juga mendirikan tenda dibantu oleh Miss Lala.



Siswa siswi tampak menikmati makan siang bersama setelah lelah perjalanan dan capek membangun tenda.


Untuk makan siang mereka masih dipersilahkan menikmati makanan yang disiapkan panitia, namun makan malam mereka akan diminta untuk memasak secara berkelompok dan membagi tugas.


Sebagai pendamping Miss Lala, Mr. Edo dan Mr. Fajar berkeliling memastikan kondisi para siswanya.


Kini Miss Lala yang duduk bersama guru-guru lain tengah menikmati nasi kotak dengan menu ayam bakar.


"Mari Mom Ayu makan." Miss Lala saat duduk disebelah Mom Ayu wali kelas kelas 6B.

__ADS_1


"Miss, itu Mr. Fajar lagi jalan kesini." Mom Ayu menyenggol lengan Miss Lala memberitahukan kedatangan Mr. Fajar kearah mereka.


"Makan Mom Ayu," Mr. Fajar berbasa basi dengan guru lain yang ada disana.


Miss Lala tampak biasa saja melanjutkan sesi santap siangnya.


"Makan Miss." sapa Mr. Fajar.


"Silahkan Mr. Fajar." jawab Miss Lala.


Mr. Fajar tampak memgambil kesempatan mengobrol dengan Miss Lala.


"Mr. Fajar dipanggil Pak kepsek." Mr. Edo saat menemukan Mr. Fajar.


Dengan malas Mr. Fajar beranjak dari sisi Miss Lala yang sebenarnya ia enggan.


"Kalo bukan kepsek yang manggil masih bisa nanti." batin Mr. Fajar.


"Miss Lala, saya ke Kepsek dulu ya." pamit Mr. Fajar pada Miss Lala.


Kini berganti Mr. Edo yang duduk disebelah Miss Lala. Tak kalah dengan Mr. Fajar, Mr. Edo pun tampak caper dengan Miss Lala.


Miss Lala sendiri sebenarnya meladeni setiap obrolan mereka sekedar menghargai sebagai sesama rekan kerja.


"Loh mau kemana Miss?" tanya Mr. Edo saat Miss Lala hendak beranjak dari sisi nya.


"Saya mau cek anak-anak dulu Mr. mari." Miss Lala meninggalkan Mr Edo.


"Wah saingan nih ceritanya sama Mr. Fajar deketin Miss Lala?" Mom Ayu meledek rekan seprofesinya.


"Sambil menyelam minum air Mom." jawab Mr. Edo santai.


"Wah bakal berat kayaknya Mr. Ga cuma Mr. Fajar tapi sama Pria Bule yang belakangan sering jemput Miss Lala waktu tangan Miss Lala masih cidera." Mom Ayu yang dikenal Mama Gosip dikalangan rekan guru lainnya.


"Bule yang pernah jemput Andrew dan Angel?" Mr. Edo memastikan.


"Iya bener. Kalau Andrew dan Angle bilang Pria Bule itu mereka panggil Uncle Daniel, teman Daddy nya." Mom Ayu semakin memberikan informasi gang membuat hati Mr Edo panas.


"Saya permisi dulu Mom Ayu, mau cek siswa." Mr. Edo meninggalkan Mom Ayu.


Selepas Ishoma seluruh siswa berkumpul dilapangan mengikuti upacara pembukaan Persami.


Tampak Bapak kepala sekolah memberikan sambut. Selain itu Bapak kepala sekolah berpesan agar para siswa dan siswa bisa mengikuti kegiatan persami dengan tertib dan lancar.


"Dengan menjalani kegiatan ini, maka kalian akan merasakan sebuah pelajaran, bagaimanakah cara seorang siswa bersikap disiplin, dari berbagai hal. mulai waktu, sikap kepada orang tua, teman, kakak, dan seterusnya, kalian akan paham mengenai hal ini. Kakak berpesan kepada seluruh peserta pramuka dalam acara ini untuk melangsungkannya dengan baik dan dijadikan ajang yang sangat berharga, karena akan menjadi sebuah pengalaman bagi kita semua." begitulah inti dari sambutan yang disampaikan Bapak kepala sekolah.


__ADS_1


...****************...


__ADS_2