
Waktu terus berlalu, hari ini Anggun dan Kevin telah resmi menjadi suami istri lagi. Mereka tidak mengadakan pesta. Hanya dihadiri keluarga saja. Namun sebelumnya keluarga Armadja sudah mengadakan konferensi pers terkait kembalinya Kevin. Namun, berita yang beredar membuat sakit mata melihat judul-judul yang dibuat oleh Netizen. Seperti...
Seorang Pengusaha asal Singapura hidup kembali setelah 10 tahun dikabarkan meninggal.
Kakak ipar Raya Armadja dikabarkan bangkit dari kematian setelah sepuluh tahun lamanya.
Kevin Pramudya, pengusaha asal Singapura bertahan hidup karena cintanya pada anak dan istrinya.
Misteri dibalik kembalinya Almarhum Kevin.
Bikin merinding, ini yang terjadi pada orang yang meninggal selama sepuluh tahun dan hidup kembali.
"Aku heran, apakah saat konferensi Pers aku bilang bahwa Kevin bangkit dari kubur?" tanya Sean yang tengah duduk di sofa ruang keluarga rumahnya.
"Tidak ada. Tapi kau tau kan pembawa berita itu hanya ingin viral makanya mereka membuat judul seperti itu." jawab Viana.
"Apa mereka harus berkata bahwa Kevin hidup kembali setelah sepuluh tahun meninggal? Huh ada-ada saja." Gerutu Sean.
__ADS_1
"Mama." Terdengar suara Sevina dan Reyza memanggil mereka dari pintu utama.
"Oh iya kita kan mau pergi ke pernikahan Anggun dan Kevin." ucap Sean.
"Lagi pula kenapa kita duduk dan menghibah disini, ayo pergi." ucap Viana seraya beranjak dari duduknya dan menarik tangan Sean.
Mereka pun berangkat ke rumah Kevin dan Anggun. Sesampainya disana, Kevin dan Anggun sudah menikah. Tinggallah keluarga Armadja dan Pramudya saja yang ada disana. Mereka tengah mengobrol ria dan memakan hidangan yang tersedia.
"Selamat ya Anggun, Kevin." ucap Viana sambil memeluk Anggun.
"Hei selamat ya." ucap Sean kepada Kevin. "Didalam kado istriku, aku menyelipkan obat kuat di dalamnya. Minumlah nanti malam agar terjadi pertempuran sengit." Bisik Sean.
"Sudah sudah jangan memikirkannya sekarang." ucap Sean.
"Kalian bicara apa? Kenapa berbisik?" tanya Viana heran.
"Tidak ada. Kalian mengobrol lanjutkan saja ghibahnya." ucap Sean.
__ADS_1
"Siapa yang ghibah?"
"Ya sudah kalau tidak merasa tidak perlu ge'er." ucap Sean.
Viana mendengus kesal. Dia mengajak Anggun menemui anak-anak mereka sementara Sean dan Kevin masih mengobrol.
"Oh ya Kevin aku ingin meminta maaf." ucap Sean.
"Maaf? Kenapa?" tanya Kevin.
"Sebenarnya dulu aku yang mencopot keempat ban mobilmu." ucap Sean.
"Oh...Apa? Jadi kau yang dulu mencopot ban mobilku dan membuangnya bahkan sampai ke semak-semak?" tanya Kevin sedikit terkejut.
"Hahaha iya. Tapi aku sungguh menyesal. Seharusnya pada waktu itu aku mencopot satu ban saja." ucap Sean.
Kevin menatap Sean dengan tatapan heran.
__ADS_1
"Apa? Waktu itu aku sedang kesal padamu karena kau dekat dengan istriku. Wajar saja jika aku memberi pelajaran kepadamu sedikit." ucap Sean membela diri.
"Ya, kau benar. Jika ada yang mendekati Anggun, aku juga akan melakukan hal yang sama. Mungkin bukan hanya ban mobilnya saja yang ku copot. Tapi kepalanya juga." ucap Kevin tersenyum sinis sambil mengingat Erik yang bahkan hampir pernah membunuh anaknya. Jika saja saat itu Viana tidak menolong, entah apa yang akan terjadi pada Anggun dan David.