
Amina Saraswati Sanjaya adalah seorang anak bungsu dari keluarga Sanjaya. Ayahnya bernama Indra Sanjaya dan Ibunya Aisyah Saraswati.
Ayahnya memiliki teman bernama Hendra Gunawan. Hendra memiliki seorang putra bernama Bagaskara Gunawan. Mereka adalah teman dekat hingga mereka berniat untuk menjodohkan anak mereka.
Karena anak pertama dari Indra berjenis kelamin laki-laki maka yang akan dijodohkan dengan anak temannya yang notabenenya laki-laki juga maka ia akan menjodohkan anak kedua mereka yaitu Mina.
Maka dari itu sedari kecil Mina dan Bagas pun didekatkan oleh kedua orang tua mereka. Bagas yang usianya 4 tahun lebih tua dari Mina selalu menjaga Mina layaknya seorang adik.
Namun seiring waktu berjalan, mereka semakin dewasa perasaan diantara mereka tumbuh menjadi cinta. Tentu orang tua mereka sangat senang mendengarnya. Mereka pun bertunangan saat Mina berusia 22 tahun. Yaitu saat ia sudah lulus kuliah.
Meski memiliki calon suami yang mapan, Mina masih ingin melanjutkan pendidikannya. Ia juga sebenarnya belum siap untuk menjadi seorang istri, ia juga belum siap untuk menyerahkan seluruh jiwa raganya untuk hidup bersama sang suami. Dan berpisah dari kedua orang tuanya.
Dengan sabar, Bagas pun menuruti permintaan Mina. Apapun ia lakukan untuk wanita tercintanya. Ia bersedia menunggu sampai kapanpun Mina siap menjadi istrinya.
Mina sendiri memiliki seorang sahabat bernama Siska. Ia sudah mengnggapnya layak saudara. Namun bagaimana dengan Siska, ia sama sekali tak pernah tulus berteman dengan Mina.
Siska bahkan sudah di anggap anak oleh kedua orang tua Mina. Dari pendidikan hingga pekerjaan semua adalah hasil dari kebaikan keluarga Mina. Siska hanyalah anak dari seorang tangan kanan Indra Ayahnya Mina. Yah, Dimas Ayahnya adalah asisten Indra.
Ia adalah wanita bermuka dua. Wanita yang akan mendukung Mina di depan namun menusuk di belakang. Ketika ia mengetahui bahwa Mina akan menikah dengan seorang lelaki mapan dan tampan, tentu rasa iri dan dengki muncul dalam dirinya. Bahkan ia memiliki niat untuk merebut calon suami Mina.
Tak jarang ia mencari perhatian Bagas saat Bagas berkunjung ke rumah Mina. Dengan sengaja ia juga selalu merengek untuk ikut kemanapun Bagas pergi mengajak Mina keluar.
__ADS_1
Perasaan yang Siska simpan dihatinya membuat ia berambisi untuk merebut Bagas dari Mina.
Entah keadaan yang mendukungnya atau bagaimana, suatu malam ia melihat seorang lelaki mabuk tengah dibawa seseorang ke apartemen yang sama dengannya namun berbeda lantai.
Muncul ide picik di pikirannya untuk Mina. Apalagi Mina saat itu tengah berkunjung ke apartemen miliknya. Ia terus mengikuti dimana kira-kira ruangan milik salah satu pria itu. Alangkah senangnya saat ia mendapati bahwa lelaki yang mungkin teman dari pria mabuk tadi tak mengunci apartemennya.
Ia semakin serius untuk menjalankan rencana liciknya. Siska dengan sengaja memberi obat perangsang pada Mina. Di tengah Mina yang seakan merasa terbakar tubuhnya, Siska dengan susah payah membawanya menuju apartemen milik pria yang tadi ia lihatnya.
Ia yakin bahwa pria mabuk tadi masih ada di sana. Siska membawa keduanya menuju kamar. Lalu dengan sengaja ia merekam semua yang terjadi.
Mina yang memang tengah berada dibawah pengaruh obat sangat bergairah menatap pria mabuk itu. Dan tentu saja diterima dengan senang oleh pria beralkohol itu.
Setelah beberapa hari tentang kejadian itu, Siska masih diam. Berpura-pura bersikap seperti biasanya. Ia yakin pasti suatu saat Mina akan hamil dan mengakui kesalahannya.
Alangkah senangnya ia mendengar kabar bahwa lelaki yang telah melecehkan Mina datang kekediaman Sanjaya mengakui segala perbuatannya dengan Mina. Bahkan ia telah berjanji akan bertanggung jawab dengan Mina.
Rencana Siska benar-benar berjalan sangat mulus. Keluarga Sanjaya tentu sangat malu dengan keadaan saat ini. Apalagi bahwa putrinya sudah bertunangan dengan temannya sendiri.
Bagaimana cara mereka menjelaskan semuanya. Di satu sisi mereka ingin putri mereka menikah dengan pria baik-baik. Namun disisi lain keadaan membuat putri mereka menikah dengan pria yang bahkan mereka tak tahu asal usul keluarganya.
Benar saja, keluarga Gunawan tentu sangat murka dan kecewa dengan Sanjaya. Mereka bahkan menyanggupi Mina yang mengulurkan waktu untuk menikahi putra mereka. Namun Bagas tentu tidak percaya bahwa wanita yang ia cintai bisa berbuat tak senonoh.
__ADS_1
Ia sudah dari kecil bersama Mina, segala tingkah laku ia sangat mengetahuinya. Bagas tetap kekeh ingin menikahi Mina. Tentu membuat keluarga Sanjaya maupun Gunawan terheran-heran.
Sampai kapanpun wanita yang dicintai Bagas tetaplah Mina. Ia akan menerima apapun keadaan Mina yang sudah tak perawan itu. Mina yang mendengarnya pun terharu. Namun pernyataan dari Bagas membuatnya seakan dijatuhkan ke dasar laut terdalam.
Bagas akan menerima Mina dengan syarat bayi yang berada dikandungan Mina dilenyapkan. Tentu Mina tak akan pernah melakukan hal itu. Cukup satu kali ia membuat kehilafan saat itu. Dengan menggugurkan kandungannya tentu membuatnya menjadi seorang pembunuh.
Bagas pun tak percaya dengan apa yang dikatakan Mina. Bagaimana bisa wanitanya memilih untuk mempertahankan nyawa yang bahkan belum dilihatnya. Sedangkan Bagas sudah bertahun-tahun ia menemaninya.
Siska tentu geram dengan sikap Bagas. Bagaimana bisa ia tetap menerima Mina yang telah mengkhianatinya. Dengan segala bukti yang telah ia buat, ia pun menyerahkan bagaimana dengan sukarelanya Mina menyerahkan harta berharganya pada lelaki itu.
Bagas benar-benar merasa dikhianati. Perasaan cinta yang selama ini ia pendam untuk Mina perlahan luntur dan sirna. Ia memandang jijik Mina dan membencinya. Begitu juga dengan keluarga Gunawan. Saat itu juga mereka memutus persahabatan dengan keluarga Sanjaya.
Siska yang melihat drama dua keluarga didepannya begitu menikmatinya. Pintu untuk masuk ke keluarga Gunawan terbuka lebar. Dan hanya satu langkah lagi untuk menggapai mimpinya.
Yaitu membuat Bagas agar mencintainya. Namun jika tidak maka apapun akan ia halalkan segala cara untuk mendapat keinginannya.
Saat ini ia begitu bahagia melihat pernikahan antara Mina dan seorang lelaki yang ia sendiri tidak kenal. Apa pedulinya, yang ia inginkan hanyalah Bagas.
Karena kejadian itu, Bagas benar-benar terpuruk dalam kesedihan. Ia bahkan sampai depresi akan hal ini. Tentu membuat seluruh keluarganya khawatir dengan keadaannya.
Siska dengan segala kelicikan akal yang ia punya mendekati Bagas. Seolah-olah ialah orang yang selalu ada untuk Bagas. Dengan ini ia juga mendekati keluarga Gunawan. Mencari perhatian mereka agar mereka merasa bahwa hanya dirinyalah yang pantas untuk Bagas dan menjadi menantu mereka.
__ADS_1