Menyesal Pernah MencintaiMu

Menyesal Pernah MencintaiMu
100


__ADS_3

Sorry kalo masih ada typo


-Selamat Membaca-


.....


Orang-orang di sekitar terganggu dengan adegan ketiga manusia yang berada di situ. ada yang memandang hina Rain dan selingkuhannya, ada pula yang Mengasihani Bunga yang sudah terisak sedari tadi.


"Bunga, hentikan." Ucap Rain. "Ayo pulang. malu-maluin kamu tau gak?" Rain mencoba menarik tangan Bunga, tapi Bunga menepisnya.


"Katakan dulu siapa dia mas? Siapa tante-tante Kecentilan ini. apa yang mas suka darinya.?" Ucap Bunga sambil berjalan mengitari Wanita selingkuhannya Rain."ada Istri kamu yang lagi hamil di rumah, kamu malah Bersenang-senang dengan tante-tante peot kayak gini. kalo selingkuhanmu Secantik aku tidak apa-apa mas, nah malah ini tante-tante kayak gini? eh tante di bayar berapa suami saya sama tante? " lanjut Ngomong si Bunga.


kata-kata yang Bunga ucapkan membuat Rain tambah emosi karena merasa di permalukan. semua orang memandang jijik ke arah Rain dan wanita Selingkuhannya.

__ADS_1


"kasihan yah, lagi hamil tapi lakinya main serong"


"Ia yah. mana istrinya masih muda, tapi selingkuhannya kok gak model seperti itu. mungkin goyangannya mantap kali. hihi"


sindiran-sindiran mulai terdengar panas di telinga Rain dan Selingkuhannya, namun terdengar adem di telinga Bunga.


"eh mas tolong dong tau diri dan tau malu dikit jadi laki. udah hamilin anak orang malah di tinggal selingkuh."


Rain tidak tahan berlama-lama lagi, ia menarik paksa Bunga keluar.


"mas. jangan ninggalin aku mas" teriak Selingkuhannya Rain. Rain berjalan terus tanpa mempedulikan panggilan itu. yang terpenting bagi Rain, mengamankan Bunga dari situ.


"kasihan. di tinggal sendirian sama mas nya. eh Wanita Murahannya. pulang sana dan perbaiki dirimu jangan suka menghancurkan hubungan orang lain. apalagi ini hubungan Pernikahan. gak takut karma kamu yah"

__ADS_1


"diam kalian semua. jangan suka ikut campur urusan orang lain" Ucap selingkuhan Rain dan bergegas keluar dari situ dengan menahan amarah.


Wanita yang bernama Aurel itu menggerutu memaki Bunga dengan nama segala jenis Binata*g Yang ada di kebun Binatan*. ia tidak menerima di hina seperti tadi. masa ia di katakan tante peot? padahal kan usianya hanya beda dua tahunan saja dari Rain. ia merasa sangat cantik, seksi dan sempurna. lagian juga ia dan Rain memulai hubungan dengan rasa suka saling suka.


"awas aja kamu Istrinya Rain. tunggu pembalasanku. aku sudah sejak dulu menyukai Rain, ternyata dan tidak di sangka, Rain malah menikah dengan Bocah bau kencur seperti dirimu. tau begitu, sudah lama aku rebut Rain saja dari Tessa" Gumam Aurel masih dengan Emosinya yang menggebu.


"Aku tau. tidak ada cinta di mata Rain kepada istrinya itu. di lihat dari sikap Rain tadi, mungkin mereka menikah karena di jodohkan. jadi mudah bagi ku untuk menjadi istri keduanya." Lanjut Aurel lagi. kali ini wajahnya memancarkan senyuman.


Di sisi lain. Rain dan Bunga sedang berada di dalam Mobil. mereka tidak saling bicara. Rain dari tadi menahan emosinya.


kini mobil sudah terparkir indah di depan rumah mereka. Rain turun setelah membayar ongkos taxi di susul Bunga. Rain menarik tangan Bunga dan membawanya duduk di kursi. Rain memijit kepalanya agar menahan emosinya, ingin sekali Bunga ia jadikan Samsak tinjunya, namun ia harus bersabar Bunga sedang mengandung anaknya.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2