Menyesal Pernah MencintaiMu

Menyesal Pernah MencintaiMu
Akting Lia


__ADS_3

...


Masih di club xx, Axel yang baru tersadar dari ingatan mengenai kejadian minggu lalu, tersenyum sinis, dia berjanji akan membuat perhitungan dengan orang yang merencanakan hal ini padanya.


"Bro, bengong aja sih? mikirin sugar baby loe ya?" kata Rio


"sugar baby? ta*k loe. hampir aja gue kejebak sama j***ng itu" ucap Axel kesal


Rio tertawa mengejek


"parah loe, kalo gue, uda gue embat"


"ya itu kan loe, siapa aja mau, gue mah ogah"


"terserah loe aja deh. btw, gue ke kamar dulu ya" Ucap Rio hendak berdiri diapit seorang wanita cantik


"kapan loe berubah Rio, loe makin kesini justru tambah parah. move on woe. kayak gak ada wanita lain aja"


"eh, Cabe sok ngatain Jahe. ngaca dong loe. loe juga gak bisa lepas dari bayangnya si Nala" sinis Rio sambil berlalu


"Kamu dimana Skarang Sya, Maafin aku. aku rindu kamu. sangat rindu" gumam Rio dalam hati


(sebenarnya apa yang terjadi dengan kisah Rio? tunggu ya, season 2 mungkin baru di bahas. 😁)


"aissst. benar juga kata si Rio" ucap Axel


Beberapa menit berlalu. Axel pun keluar dari Club xx ditemani sang asisten


"Luk, kita pulang" perintah Axel

__ADS_1


" baik bos" jawab sang asisten


...


Axel duduk di depan meja kerjanya sambil memandang sebuah bingkai foto seorang gadis kecil yang berpose dengan rambutnya dikuncir dua


"Manis Skali kamu Sayang, apa kamu bahagia bersama Rain? kalau benar kamu memang bahagia, aku takut suatu saat nanti jika kamu mengetahui yang sebenarnya, kamu tidak sanggup menahan rasa sakit itu Nara. semoga kamu kuat Sayang"


Axel duduk sambil terus berpikir. sebelum semuanya terungkap, dia harus melakukan sesuatu pada Nala.


"Yes. cara yang paling tepat, mendekati Nara dan membuatnya jatuh cinta padaku" gumam Axel pada dirinya sendiri


drrrtt


drrrt


drrrt


"hallo"


"hallo pak, maaf ini dari club xx, seorang wanita cantik sedang mabuk dan tidak sadarkan diri, dia sedari tadi nyebut-nyebut nama Axel Abraham, Apakah ini dengan tuan Axel?" kata seseorang di seberang telepon


"benar saya Axel, tapi maaf saya tidak mengenalnya"


"tapi tuan, nomor telepon tuan di kontak hapenya tertulis 'Sayangku Axel' Ku pikir dia kekasih anda tuan"


"kami sudah putus. silahkan hubungi orang lain saja"


"tuan, hape nona ini kehabisan baterei, jadi tadi saya hanya sempat mengambil nomor anda saja tuan"

__ADS_1


"bisa di charger kembali kan?"


"Saya tidak membawa charger tuan"


"yaudah saya kesana skarang. bikin repot saja kamu Lia" ucap Axel sambil mematikan panggilan teleponnya


...


"kerja bagus kamu, ini imbalannya" kata Lia sambil menyodorkan beberapa lembar uang


"Oke Bos Lia. trimakasih. jangan sungkan jika ingin meminta bantuan" jawab orang itu sambil mengedipkan sebelah matanya


" Siap, ayo skarang kita memulai aktingnya, sebentar lagi Axel sampai"


Lia mulai beraksi. dia mengambil botol dan memecahkan botol itu, lia mengambil pecahannya dan mengiris pergelangan tangannya. niatnya hanya berrpura-pura pingsan, eh, taunya pingsan benaran.diatas meja gelas dan botol-botol minuman keras berserakan. darah Lia mulai mengalir keluar hingga meja sudah penuh dengan darah. Orang yang tadi membantu Lia sendiri juga kaget.


"tolong" tidak ada yang menghiraukan


"tolong siapa saja tolong. ada yang mencoba bunuh diri


semua orang mulai mendekat tapi karna mereka semuanya mabuk, mereka hanya melihatnya saja. dari pintu depan Axel masuk dan melihat orang-orang yang berkerumun, diapun mendekat dan kaget.


"Ya ampun Lia? minggir-minggir" karna panik Axel mendorong beberapa orang yang ada disitu.


Axel menggendong Lia keluar dari Club menuju RS. dia menyuruh orang yang tadi ada bersama Lia pergi dengannya


"bertahanlah Lia, kenapa kamu begitu bodoh Lia" gumam Axel dalam hati


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2