
Bunga mendekati foto Rain dan mengusapnya pelan.
"Ganteng juga ni orang. Siapapun yang menyayangi kamu, akan gue rebut Nala Kejora. Haha" Bunga tertawa sangat kencang sambil memandang semua foto-foto yang berada dalam kamar rahasia itu.
...
Keesokan harinya Nala menjemput Bunga ke apartemennya. Karena Bunga minta di temani ke kampusnya Nala. Maklum mahasiswi pindahan.
Nala memencet bel apartemen Bunga. Tak lama kemudian Bunga pun keluar dengan pakaian lengkap ala ala anak kuliahan.
"Widih. Cantik banget loe" Puji Nala.
"Iyalah, siapa dulu temannya" Bunga menanggapi candaan Nala.
Mereka berdua tertawa bersama dan berlalu dari tempat itu menuju kampus x di Jakarta.
Sebelum berangkat tadi, Nala sudah menghubungi Bella dan Juan duluan, Nala hari ini mau mengenalkan Bunga pada kedua sahabatnya itu.
Dalam perjalanan Bunga sengaja berbasa-basi dengan Nala. Padahal Bunga mempunyai Niat berbeda.
"Em. Na, gue mho tanya, loe dengan kak Rain udah lama kenal yah" tanya Bunga.
"Uda. Sekitar dua setengah tahun gitu, tapi baru jadian setelah satu tahun kita saling mengenal" Nala menjelaskan.
"Oh gitu, loe cinta banget dong sama kak Rain?"
"Ia dong. Cinta banget, kak Rain itu orangnya baik skaLi Bunga. Gak pernah bikin gue kecewa, eh, sekali sih. Tapi salah Paham doang kitanya"
"Salah paham kenapa?" Bunga mulai kepo.
"Itu tentang mantan pacarnya kak Rain, gak usah di bahas yah, bikin badmood aja deh" Nala tak ingin suasana bahagianya bersama Bunga jadi rusak kala mengingat Tessa si mantan pacarnya Rain.
__ADS_1
"Ih yaudah. Mulai deh manjanya. Bahas yang lain aja kalo gitu"
"Oh ia Bunga, loe masih nyimpen gak, kalung kita berdua yang waktu itu beli di mall xx, punya masih ada."
"Punya gue juga. Ini lagi gue Pake" Bunga menunjukkan kalung yang dikalungkan pada leher indahnya.
"Loe emang teman ter the best pokoknya, gue kira Uda loe buang"
"Mana bisa gue buang sesuatu yang berharga seperti ini" ucap Bunga.
Nala memeluk Bunga dengan sayang, sedangkan Bunga, jangan di tanya, di balik pundak Nala, ia mengeluarkan senyuman yang ih mengerikan.
...
Nala dan Bunga sudah sampai di kampus x, ternyata disana mereka sudah pada di tungguin sama Bella dan Juan.
"Loe lama banget sumpah. Uda hampir keram ni kaki gue. Sayang ada Juan, kalo gak loe Uda gue makan hidup hidup" Sambut Bella dengan segala bentuk dramanya. Juan hanya tersenyum melihat tingkah Pacarnya itu
Nala cengengesan
"Btw, siapa dia Na" tanya Bella.
"Hampir lupa. Kenalin Bel, Ju, ini Bunga teman masa kecil gue. Bunga ini baru balik dari London. Dan dia akan berkuliah di kampus ini. Satu jurusan sama kita pula" ucap Nala.
"Hai. Gue Bunga. Semoga kita bisa berteman dengan baik yah" Bunga dengan tampang sok polosnya memperkenalkan diri.
"Semoga yah" Jawab Bella
"Iya" Tambah Juan.
Bella kok lagi lagi merasa kalo si Bunga ini berpura-pura polos.
__ADS_1
Setelah saling memperkenalkan diri, Mereka berempat menuju ke ruangan Rektor.
Hari ini semua pengurusan berjalan dengan baik, Bunga mengajak Nala, Bella dan Juan untuk mampir ke Restoran.
"Ayo kita pergi makan. Gue lapar Banget. Hari ini kalian bebas makan apa aja, gue yang traktir" ucap Bunga.
"Benaran loe yang traktir?" Tanya Nala. Bunga pun mengangguk.
"Kalo gitu ayo capcus"
Sesampainya mereka di Restoran, ternyata di Sana juga ada Rain dengan kliennya yang sedang makan juga.
"Kak Rain" Teriak Nala. Nala pun menghampiri Rain dan temannya.
"Kalian disini yah. Eh ada Bunga juga. Ayo gabung aja sama kita" ajak Rain.
Mereka pun makan siang dengan terus bercanda ria. Bunga sesekali melirik ke arah Rain. Tapi Rain tidak menyadari itu, hanya Bella dan Juan lah yang menyadari tingkah Bunga, karena sedari awal mereka menaruh curiga pada Bunga, jadi sedetail apa pun sikap Bunga, akan terpantau sama Mereka.
Bersambung...
Segini dulu yha readers
Jangan lupa follow Ig nya author yha
#Nalatue
#Author akan usahakan setiap hari update yha guys
#tinggalkan like, vote, n komen yang membangun yha buat author
#Dangke
__ADS_1
#Saranghe😍