
Maaf kalo masih ada typo
SELAMAT MEMBACA!!!
...
"Benar. Tapi Karena melihat Rain hari itu sangat bahagia, Axel terpaksa membatalkan niatnya untuk mengutarakan perasaannya kepada Nala" ucap Rio.
"Kasihan kak Axel. Andai Nala tau sebegitu dalam perasaan Kak Axel terhadapnya" kata Bella
"Ia. Kak jadi gimana, kasitau kita kak Axel lagi dimana. NeGara apa. Kita gak bisa hubungi kak Axel karena nomornya tidak aktif." Kata Bella.
"Kakak juga gak tau Axel di Negara mana? Nanti kakak cari tau dulu, batu kasi tau kalian." Ucap Rio berbohong.
"Benaran yah kak. Pokoknya Bella gak mau tau, dalam dua hari kita Uda tau keberadaannya kak Axel. Bella kok heran yah, masa kak Axel yang begitu sayangnya sama Nala dan Uda mulai mendekati Nala, tiba-tiba pergi gitu aja?"
"Axel punya masalah sama perusahaannya yang di luar negeri, makanya dia harus pergi"
"Bella kok gak percaya yah"
"Bell. Gak mungkin kak Axel mau bohongin kita. Nala bilang kak Ax sendiri kan yang kirim pesan ke dia kalo ada urusan bisnis?" Kata Juan. Ia sebenarnya juga merasa janggal, tapi ia yakin Axel dan Rio pasti punya alasan tersendiri.
"Yaudah deh. Tapi ingat yah kak. Harus secepatnya"
"Ia Bell, lusa kak Rio kasih kabar kalian" ucap Rio.
"Baiklah. Kak. Aku sama Bella pulang dulu yah" ucap Juan
"Kalian hati-hatilah"
"Ia kak"
Juan dan Bella pergi meninggalkan kedai itu, sedangkan Rio mengeluarkan Hapenya menghubungi seseorang di seberang sana.
"Hallo. Bro, gue butuh bantuan loe ni, gue ingin loe cari tau di Rumah sakit mana terdapat pasien yang bernama Axel Abraham. Gue tunggu kabar loe yah. Secepatnya kalau bisa"
Rio mematikan sambungan teleponnya.
"Axel. Loe apa kabar. Uda berbulan-bulan loe gak ada kabar. Gimana keadaan loe. Keluarga loe nutupinya rapat bangat, gue aja sampe gak di kasih tau keadaan loe" gumam Rio.
__ADS_1
...
Di Sebuah Rumah sakit di Singapura, sepasang suami-istri sedang menemani anaknya yang masih belum sadar dari komanya.
Mama Sandra duduk di samping tempat tidur Axel, ia menggenggam tangan Axel. Bercerita tentang Nala. Lagi-lagi tentang Nala. Tidak lama kemudian, jari-jari Axel bergerak. Mama Sandra Kaget.
"Pa, Tangan Ax gerak pa" mama Sandra menangis
Papa Axel mendekat. Melihat anaknya, papa Ax langsung menekan tombol memanggil dokter dan perawat
"Nala, Nala, Nala...." Teriak Axel kencang bangun dari komanya.
Mama Dan papa Axel Sangat senang, akhirnya Axel bangun dari komanya. Dokter Masuk.
"Keluarga pasien mohon keluar dulu yah, kami akan memeriksa keadaan pasien"
Papa Ax mengajak mamanya keluar.
Setelah beberapa menit, dokter dan perawat keluar dari kamar rawat Axel.
"Gimana keadaan Anak kami dokter" Papa Axel bertanya.
"Terimakasih dokter"
"Sama-sama Pak. Kami permisi dulu"
Dokter dan perawat beranjak dari depan kamar rawat Axel. Papa dan mamanya Axel masuk ke kamar Axel.
Mama Sandra menangis dan memeluk Axel erat.
"Akhirnya kamu sadar juga nak. Mama gak kuat setiap hari melihat kamu yang tetap diam saja di tempat tidur" mama Sandra menangis
"Ma. Axel Uda gak apa kok. Tinggal terapi ringan aja ma" kata Axel
"Pa, ma. Axel Uda berapa lama gak bangun dari koma?"
"Kamu koma Uda hampir tiga bulan sayang" jawab Mama Sandra
"Ti ti tiga bulan Ma? Terus gimana Nala ma" Axel kaget. Ia tidak menyangka kalo ia akan berbaring tak sadarkan diri selama tiga bulan.
__ADS_1
"Mama gak tau sayang, selama kamu sakit, papa dan mama nemanin kamu disini."
"Hape Axel mana ma."
"Hape kamu rusak sayang"
"tolong Ma. Bilang seseorang perbaiki hapenya Axel Ma. Pastikan semua data yang ada di hape Axel jangan sampai hilang ma. Please" mohon Axel
"Ia sayang. Kamu jangan terlalu mikirin itu." Axel mengangguk
"Ma. Boleh pinjam hapenya mama. Axel ingin menelepon Rio ma"
"Sayang. Sabar yah. Mama janji mama yang nanti hubungi Rio. Kamu harus pikirkan kesehatan kamu sayang. Kamu mau Nala tau kamu dalam keadaan seperti ini?"
"Jangan kasih tau Nala ma. Aku tidak mau Nala melihat keadaan aku yang seperti ini"
"Axel, kamu tenang saja. Sebelum membawa kamu kesini, mama Uda minta tolong Rio buat kasi tau Nala kalo kamu lagi ada urusan ke luar negeri, Mama pasangin kartu kamu di hape mama dan minta Rio hubungi Nala sayang. Jadi Nala tidak tau kalo kamu sakit"
"Makasih Ma."
"Tapi mama masih heran, kenapa saat kamu di Rumah Sakit waktu kita masih di Negara kita, Rio melarang mama buat kasih tau keadaan kamu sama Rain"
"Gak apapa ma. Mungkin Rio takut, misalnya kita kasih tau Rain, Rain pasti bilang keadaan Axel ke Nala ma."
"Ia juga yah. Mama tidak kepikiran sampe situ Ax"
Bersambung...
Segini dulu yha readers
Jangan lupa follow Ig nya author yha
#Nalatue
#Author akan usahakan setiap hari update yha guys
#tinggalkan like, vote, n komen yang membangun yha buat author
#Dangke
__ADS_1
#Saranghe😍