
...
Axel melajukan mobilnya mengikuti mobil Rain. Dia mengambil hapenya dan mengirim pesan singkat.
"Jangan Sedih"
Nala yang masih meraung di dalam kamar mandi bangun dan membersihkan wajahnya, bawah mata yang bengkak akibat menangis, tak melunturkan kecantikan naturalnya.
Nala keluar dari toilet dan mengambil hapenya. Ada pesan masuk dari nomor yang tak dikenal, nomor yang beberapa hari lalu mengiriminya pesan namun tak ia tanggapi. Nala pun membalas pesan itu.
"Siapa"
Ting
Pesan masuk:"Pengagummu"
Nala tidak lanjut membalas, ia pikir mungkin orang iseng.
...
Waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore, Nala berniat keluar ingin menghirup udara segar karna dari tadi rasanya dadanya sesak karna kebanyakan nangis. Ia perlu pasokan oksigen yang banyak.
Nala menghubungi teman-temannya Juan dan Bella buat temani ia jalan. Ia butuh curhat, dan kedua temannya adalah orang yang tepat.
Grup chat
Nala: "guys, jalan yuk, gue butuh kalian ni"
Bella: "Tumben, tiba-tiba gini Na"
Juan: "loe kenapa Na, gue otw, dimana loe?"
Nala: "ketemu di taman dekat mall xx ya guys. Please"
Juan: "ok"
Bella: "ok, meluncur"
Nala melajukan mobilnya keluar, tak berselang lama ia pergi, mobil Rain sampai.
Axel sempat melihat Nala karna kaca mobilnya terbuka tadi. Axel memutar balik mobilnya dan mengikuti kemana Nala pergi.
...
Taman
Nala duduk sambil melamun. Nala masih tidak menyangka pacarnya Setega itu padanya. Kalo sudah bosan, bilang aja, ia tidak memaksa. Atau jangan-jangan begitu kelakuannya di belakangnya, pikir Nala.
"Woe" Bella mengagetkan Nala, di susul Juan dibelakangnya
"Wah, bikin kaget aja loe Bel" Nala memegang dadanya karna terkejut
Bella tertawa terbahak-bahak melihat raut wajah Nala yang terkejut. Eh tapi tunggu kok wajahnya sembab gitu, abis nangis pAsti ni anak, pikir Bella.
__ADS_1
"Na, koe muka loe kayak baru habis nangis, loe kenapa?" Tanya Bella
Nala mulai menunduk, matanya mulai berkaca-kaca.
"Cerita Na, ada apa" tanya Juan tak sabar
"Kak Rain Bel, Ju" Nala menghentikan ucapannya karna tangisnya Uda pecah
Bella duduk di kursi di samping Nala dan memeluknya erat.
"Kak Rain pacar loe itu? Dia ngapain loe Na?" Juan mengepalkan tangannya
"Ju, kak Rain selingkuh" Nala masih menangis mengatakannya
"Kamu tau dari mana, udah dengar penjelasan dari pacar loe yah Na" tanya Bella
Nala hanya menggeleng
"Gue dengar semuanya Bel, Ju, dengan telinga gue, gue gak tau siapa perempuan itu, cuman di panggil Sa gitu sama kak Rain"
"Kamu liat atau dengar dimana, mungkin teman kerja kak Rain Na" ucap Bella. Bella harus cari solusi biar Nala tidak berlarut-larut dalam sedihnya
"Gue dengar di telepon Bel, bahkan telinga gue panas saat gue sendiri mendengar suara seperti orang berciuman lebih lagi, ada suara kak Rain yang seperti orang mendesah Bel" cerita Nala" bahkan kalo gue gak berteriak di telepon, gue gak tau sejauh mana lagi perbuatan mereka" lanjutnya
"Sabar Na, gue nanti cari tahu siapa tuh perempuan, loe juga mesti dengar penjelasan dari kak Rain, biar loe bisa memutuskan bertahan atau udahan Na" Bella mencoba ngasih solusi
Juan mengangguk setuju
"Biar gue yang cari tau siapa Selingkuhannya pacar loe, Bell loe fokus aja sama Nala, kalian berdua gak usah pikirin selingkuhannya pacar loe, gue akan memberi pelajaran pada tuh orang Skalian pacar loe kalo terbukti dia seLinGkuh"
Dari kejauhan sebuah mobil mewah terparkir, sepasang mata tajam sedang memperhatikan ketiga orang itu.
" Syukurlah, kamu punya teman yang ngerti kamu, aku lega, setidaknya kamu gak memendam perasaan kamu sendiri Nara" ucap Axel
...
Di tempat lain, di kediaman keluarganya Nala, Rain sedang menunggu dengan perasaan cemas. Sudah satu jam lebih dia menunggu, Nala belum muncul juga. Semarah itukah Nala sama dia.
"gue telpon aja deh" Rain meraba saku celananya, ia baru teringat, hapenya tadi sudah rusak karna ia banting di kantor tadi.
"Oh Shiit" umpat Rain
Rain masuk ke dalam rumah Nala hendak meminta tolong Bibi hubungin Nala, eh orang yang membuatnya resah akhirnya nongol juga.
Rain buru-buru mendekat pada Nala.
"Sayang, kakak minta maaf. Kamu mau yah, maafin kakak" Rain Memohon
"Emang kak Rain ada buat salah apa sama aku, sampai-sampai minta maaf segala"
Rain bungkam
Melihat Rain hanya berdiam saja, Nala beranjak dari situ dan hendak meninggalkan Rain, tapi tanga Rain menahannya.
__ADS_1
"Ayo duduk sebentar sini, kakak akan mengatakan semuanya" Rain menarik tangan Nala lembut dan mengajaknya duduk.
"Namanya Tessa, dia Mantan kakak waktu SMA hingga kuliah" Nala hanya diam mendengar Apa yang Rain sampaikan. Mendengar nama itu di sebut Nala meremas ujung bajunya erat, hatinya sakit.
"Tessa itu Cinta pertama aku, sejak bertahun-tahun menjalin kasih hingga akhirnya kami memilih serius menjalani hubungan, kami terpaksa di pisahkan karna Tessa di jodohkan keluarganya dengan anak dari teman bisnis keluarga mereka" Rain mulai bercerita
"Kakak masih cinta kan sama mba Tessa?" Ucap Nala sambil menahan agar tangisnya tidak pecah
"Aku juga bingung Nala, Melihat Tessa menangis, aku gak sanggup"
Mendengar ucapan kekasihnya mengenai perempuan lain, Tangis Nala seketika pecah.
Rain Yang melihat tangisan Nala, hatinya ikutan sakit. Tapi mau gimana lagi dia harus berkata jujur kan?
" Jadi kak Rain lebih ngehargain air mata mba Tessa daripada melihat aku menangis? Begitu kan kak. Aku tahu sekarang, ternyata aku cuma sebatas pelampiasan kamu doang kak" Nala mengungkapkannya dengan nada penuh kekecewaan.
"Bukan begitu juga sayang"
" Aku akhirnya tau, kak Rain tidak benar-benar melupakan Mba itu"
"Tidak benar sayang, kalo mau jujur dulu, saat kak Rain masih menjalin hubungan sama Tessa, aku ketemu seorang gadis cantik di depan sebuah mall, gadis kecil itu dengan beraninya nyelamatin kakak dari musuh kakak, kamu tau siapa gadis itu?"
Nala menggeleng
"Gadis kecil itu kamu sayang, mungkin kamu lupa"
" Tapi aku gak pernah nolongin orang di depan mall kak Rain"
"Kamu masih kecil kala itu, mungkin kamu tak mengingatnya lagi sayang"
Nala mulai bingung, tapi benar kata Rain, karna masih kecil mungkin ia lupa.
"Sehabis Kejadian itu, aku berjanji akan mencari kamu. aku hanya tau keluarga kamu dari orang suruhan aku. Setelah kejadian itu, aku harus melanjutkan kuliah di London lagi karna tak mau jauh dari Tessa" Cerita Rain Lagi
"Sampai akhirnya selesai lanjut S2, akhirnya kakak dan Tessa berpisah. Kakak kembali ingat sama kamu, dan begitu ketemu kamu, ternyata kamu udah besar. Waktu itu kamu kelas satu SMA. Tapi setahun kemudian kakak dekatin kamu Sayang"
"Percaya sama kakak, melihat kamu untuk pertama kalinya setelah sekian lama, kakak benar jatuh cinta lagi. Yah sama kamu"
Nala mulai mengerti sesuatu. Kak Rain emang ketemu sama seorang gadis waktu dulu. Tapi itu bukan dirinya. Jadi selama ini hubungan ini terjadi, apa cuma karna salah paham? Pikir Nala
Bersambung...
Segini dulu yha readers
Jangan lupa follow Ig nya author yha
#Nalatue
#Author akan usahakan setiap hari update yha guys
#tinggalkan like, vote, n komen yang membangun yha buat author
#Dangke
__ADS_1
#Saranghe😍