Menyesal Pernah MencintaiMu

Menyesal Pernah MencintaiMu
Pusat Perhatian


__ADS_3

"Bos, kita ada pertemuan dengan klien jam 08.30 di Restaurant Pelangi" Perkataan Sherly sang sekretaris menyadarkan Axel dari hape yang sedang ditatapnya


"Khmm, ok baiklah Sher persiapkan semuanya kita ketemu klien" jawab Axel


"Semuanya sudah saya persiapkan pak"


"Baiklah. Let's go Sher" Axel Mengambil jas yang di lampirkan di kursi kemudian memakainya sambil berjalan ke luar ruangan


...


Di kampus jam sudah menunjukkan pukul 15.00. tandanya hari pertama Ospek telah berakhir


"Aisst, akhirnya selesai juga. Ah lelahnya" ucap Bella sambil merentangkan tangannya ke atas" ayo kita pulang, aku gak sabar pengen tidur, udah capek Nerima materi dan di kerjain seharian, hufft" sambungnya lagi


"Ia, ayo kita pulang, terutama kamu Na, gak ada henti-hentinya senior kita ngerjain kamu. Untung kamu pandai ngehendelnya" tambah Juan


"Hm, yes, Aku capek emang, tapi aku enjoy lakuinnya jadi gak kerasa seperti di siksa sih, hehe"


Balas Nala sambil cengengesan


"Kalo aku jadi kamu yha Na, Uda aku bejak-bejak Thu orang, eh tapi sayang sih soalnya ganteng sih" Bella mulai lagi dengan sikap centilnya


"Sembarangan aja kamu Kalo ngomong Bel, kamu nggak liat tadi apa, kak Sinta, mukanya kayak mau nelan aku aja pas kak Andre terus ngerjain aku?" Kata Nala sambil mengingat kembali kejadian beberapa jam yang lalu


Flashback On


Dalam Aula Universitas B para Maru telah berkumpul masing-masing beberapa kelompok sesuai jurusan yang mereka pilih. Nala sama Bella satu jurusan, jurusan desain. Sedangkan Juan dia lebih memilih jurusan manajemen bisnis, jadi mereka beda kelompok.


Di depan, Pak Rektor sedang membuka Ospek hari pertama dengan memberi sambutan kepada para Maru.


Selesai Pak Rektor beserta para dosen memberikan sambutan sekalian perkenalan, kini acara selanjutnya di ambil alih oleh kakak-kakak senior di kampus itu.


Mulai dari memberikan materi sampai ujung-ujungnya Ngerjain para mahasiswa baru


"Ok, Adik-adik Junior, SkaranG saya minta kalian tulis nama-nama Kakak senat mahasiswa Universitas yang ada di kampus ini, ingat Senat Universitas, bukan Fakultas yha, mulai dari Ketua, hingga anggota" ucap kakak senior mereka" selanjutnya silahkan kalian meminta tanda tangan pada masing-masing nama yang telah kalian tulis, harus dapat smua tanda tangan. Kalo tidak, resiko kalian yang tanggung" lanjutnya


"Siap kak" jawab mereka bersamaan


Nala karena oranGnya cuek, dia tidak begitu mengenal senior mereka, Alhasil ada beberapa nama yang tidak ia tahu, salah satunya ketua senat mereka. Alamak, sial.


"Duh, siapa namanya yha, dan dimana sih orangnya?" Gumam Nala


Nala Hendak bertanya pada Bella, eh si Bella Uda gak ada


"Eh, maaf boleh tau ketua senatnya siapa namanya?" Tanya Nala pada teman perempuan di sampingnya


"Namanya kak Andre" jawab Gadis itu


"Kalo boleh tau, yang mana orangnya" tanya Nala lagi


"Itu orangnya, ganteng banget sumpah" kata gadis itu sambil menunjuk pada Andre


"Oh ia, makasih yha"


Gadis itu hanya mengangguk

__ADS_1


Nala mulai bergerak dari anggota senat dulu, karna kalo menunggu kak Andre waktunya terbatas.


Yah, para Maru memang dikasih waktu hanya 30 menit. Nala mulai berjalan mencari satu per satu kakak senatnya hingga berakhir ke kak Andre, sang ketua Senat


"Maaf kak, boleh minta tanda ta..." Nala tidak melanjutkan kata-katanya karna suara menggelegar dari depan mengatakan waktu yang di berikan telah habis


"Waktunya habis" kata sang senior


"Yah, gimana dong padahal tinggal satu doang. Kak bisa tidak tanda tangan aja" bujuk Nala


"Waktunya habis, silahkan kembali" kata kak Andre dingin


Nala kembali duduk di tempatnya


"Siapa diantara kalian yang tidak menyelesaikan tugas ini?" Kata kak senior


Tugas? Uda kayak kuliah aja


Tidak ada yang mengangkat tangan. Nala ragu buat angkat tangan, mungkin dia malu kali yah😁


"skaLi lagi saya tanya, siapa diantara kalian yang tidak menyelesaikan tugas ini?"


"Sa..saya kak" jawab Nala ragu


"Saya juga kak" Sambung seorang cowok di kelompok sebelah


"Loh, Juan?" Kaget Nala. Juan hanya tersenyum


"Kalian berdua maju ke depan"


Juan sebenarnya telah menyelesaikan apa yang di minta senior mereka. Hanya saja dia tidak mau Nala sendirian yang dapat hukuman.


"Siapa dari senat kita yang belum ada namanya atau Tanda tangannya?"


"Itu kak, anu kak, itu kak Andre kak"


"Bagus kamu, sok cantik banget kamu yah, masak ketua senat kita tanda tangannya aja gak kamu dapat?" Seru Sinta si Sekretaris Senat" kamu ikut saya, hukuman kamu saya yang tentukan" sambung Sinta


Sinta berjalan ke samping di ikuti Nala, tapi sebuah suara bariton menghentikan langkah kaki mereka


"Tunggu, dia menjadi urusan saya" kata pria itu, yang tak lain Adalah Andre


"Tapi Ndre.." ucapan Sinta dipotong Andre


"Dia biar aku kasih hukuman, kamu Sin, hukum saja teman Pria ini" potong Andre


Sinta dan Juan Melangkah dari situ, Sinta tidak jadi memberikan hukuman pada Juan, karna emang targetnya sedari awal adalah Nala. jadi Juan terpaksa harus duduk.


"kamu, siapa namamu?" Tanya kak Andre


"Nala kak, Nala Kejora"


"Nama yang cantik secantik orangnya" sela teman Andre. Mata Andre langsung melotot tajam kearah temannya


"Sebagai hukumannya, kamu harus membuat Puisi dan membacanya sendiri dalam waktu dua menit"

__ADS_1


" Baik kak" Nala mengeluarkan buku sama pena dan mulai mencoret-coret kertas putih itu


"Uda kak"


Andre kaget. Dalam waktu kurang dari satu menit Nala bisa menyelesaikan tantangannya


"Silahkan dibaca"


*Kekasih*


Kau, Hatiku berdebar bila dekat denganmu


Kau, hatiku gundah bila jauh darimu


Kau, hadir dalam setiap mimpi indahku


Kau, Entah kenapa rasa ini terus bertambah


Kau, entah kenapa menjadi alasan, mengapa ku tak bisa berpaling


Kau kekasih hatiku


Semua orang bersuka dan bersorak riuh, walaupun tidak panjang tapi cukup bermakna


"Dasar kecentilan, awas aja kamu, tunggu hukuman tambahan dari aku" sinis Sinta di jendela luar Aula


"Pintar juga kamu ternyata" puji Andre. Dalam hati Andre bergumam" Gadis yang menarik, aku mungkin jatuh cinta untuk kedua kalinya"


"Wii Bro, mulut Nhi di tutup, awas lalat masuk ya Tuhan" Ucap Dino gemas.


Dino begitu tau sifat Andre luar dalam. Setelah putus dari pacarnya di London, Andre masih Jomblo sampai sekarang.


"kayaknya bakalan move on ni si Kutub, syukur deh, lagian juga Menang Nala di segala sisi deh, Uda cantik, pintar, dan kayaknya kalo gue perhatiin baik orangnya" gumam Dino pelan tapi masih di dengar Andre


"Ngomong apa loe barusan?"


"Oh, gak ngomong apa-apa kok Ndre" jawab Dino sambil garuk-garuk kepalanya yang tak gatal


"Nala kamu boleh duduk" perintah Andre


Acara pun di lanjutkan, detik menit jam berikutnya Nala di hukum lagi kali ini Nala di suruh nyanyi, Nala bernyanyi dengan sangat merdu. Sorak sorak dari teman-teman Maru menyemangati Nala. Nala menjadi pusat perhatian. Ada yang memuji ada juga yang nyinyir. Sampai berakhirlah Ospek di hari pertama itu.


Flashback Off


Bersambung...


Segini dulu yha readers


Jangan lupa follow Ig nya author yha


#Nalatue


#Author akan usahakan setiap hari update yha guys


#tinggalkan like, vote, n komen yang membangun yha buat author

__ADS_1


#Dangke


#Saranghe😍


__ADS_2