Menyesal Pernah MencintaiMu

Menyesal Pernah MencintaiMu
Gelang Couple


__ADS_3

"Begini saja En, kamu bisa lanjutin hubungan kamu dengan Nala, tapi hubungan kita tetap terjalin, selain kita menjadi rekan bisnis kamu, aku juga Bakalan jadi selingkuhan kamu. Enak juga yah jadi selingkuhan selalu di utamakan. Haha. Dan kamu harus mau, kalo gak mau Nala ninggalin kamu En. Hahaha" Tessa berbicara dengan begitu anggun tanpa rasa bersalah sedikitpun.


Rain merasa frustasi. Sekarang ia menyesal. Godaan sesaat membuat dia menjadi lelaki brengsek sekarang


...


Hari terus berganti hari kini dua Minggu pun telah berlalu. Sejak hari dimana Rain menghubungi Nala, Tidak ada kabar apapun dari Rain lagi sampai saat ini. Kalo di tanya Nala galau? Ya gak lah, ada Babang Axel 😅


Hubungan Axel dan Nala semakin dekat. Nala nyaman aja di dekat Axel. Setiap Axel ada kesempatan, pasti Nala, Axel ajak jalan-jalan, tak lupa kedua teman Nala juga Juan sama Bella.


Eh si Juan dan Bella Uda mulai dekat loh. Bella dengan segala keusilannya mampu membuat Juan luluh. Tapi belum jadian. Entah karna Juan masih menginginkan Nala atau karena Juan gengsi Mengajak Pacaran Si Bella. Entahlah.


Sedangkan di tempat lain, Rain sedang mencari cara mengakhiri hubungannya dengan Tessa.


"Loe tolong, cari cara apapun, gue mau Tessa jangan gangguin hubungan gue sama Nala. Terserah cara apapun itu"


"Ok Bos. Bayarannya di muka yah."


"Soal bayaran kamu tenang saja" Rain tersenyum jahat.


"Maaf Sa, ini yang terbaik. Gue gak akan buat loe mati. Loe hanya harus sementara jauh dari gue" gumam Rain


Hari ini Rain bersiap-siap untuk kembali ke Jakarta. Ia sangat Rindu dengan Nala. Hampir sebulan mereka terpisah. Walaupun disini setiap hari di temani Tessa tak meredupkan rindunya pada Nala.


"Tunggu kak Rain Sayang, seminGGu lagi kita akan bertunangan. Kakak udah gak sabar" wajah Rain terlihat sangat bahagia mengingat ia akan segera bertunangan dengan Nala.


Rain Mengambil hapenya kembali dan menghubungi Nala, memberitahu Nala bahwa hari ini ia akan pulang dan ingin Nala menjemputnya. Tapi untuk kesekian kalinya Rain menelpon, Nala tidak meresponnya. Rain mencoba mengirim pesan singkat ke Nala, tapi tetap tidak di Balasnya.


...


Di Jakarta. Nala sedang Menemani Mama Sandra ke Panti Asuhan mereka di antar oleh Axel. Nala menSilent hapenya, jadi panggilan apapun yang masuk Nala tidak tau.


"Udah nyampe. Ayo turun sayang" ajak mama Sandra.


"Ax, kamu bawa turun gih barang-barangnya" perintah Mama Sandra.


"Ok Bos" jawab Axel


"Tante duluan aja, biar Nala bantuin kak Axel" Mama Sandra mengiyakan. Apapun yang bikin Axel dan Nala mama Rela lakuinnya.


"Gak usah, Ini berat loh. Kamu nanti capek, dan kak Axel gak mau kamu capek Nala"


"Nala ambil yang ringan-ringan saja kak, biar cepat." Axel akhirnya mengalah.


Mereka bercengkrama, tertawa bersama anak-anak di panti asuhan. Nala sangat bersyukur masih hidup berkecukupan kayak sekarang, dibanding anak-anak ini yang terlantar dan hidup mereka pas-pasan apalagi kurang.

__ADS_1


Nala lagi-lagi Mengagumi mama Sandra, terutama Axel. Ia tidak menyangka, sosok Axel aslinya bisa seperti ini.


"Nala bangga sama kak Axel" tiba-tiba Nala mengungkapkan apa yang ada dalam pikirannya


"Eh, kenapa emang" Axel kaget, tiba-tiba saja Na berkata seperti itu.


"Ia. Kakak mau merhatiin anak-anak ini. Aku bangga sama kak Ax" sambung Nala


"Ini biasa kok. Lagian jangan menilai buku dari sampulnya doang. Kamu mesti membuka buku itu, membacanya, mencernanya, baru bisa menilainya. Sama dengan saya. Kamu kalo mau luar dan dalamnya saya, harus dekat sama saya Nala" Axel bertutur panjang.


Nala mengangguk.


"Kak Axel kok sekarang banyak omong ya*


"Yah karna kamu. Yasudah. Ayo kita ke dalam"


Di dalam sana, Mama Sandra sedang berbincang dengan ibu panti.


"Saya tidak sendiri, ada Axel juga di lu..." belum selesai Mama Sandra berbicara, Axel sudah masuk


"Slamat Pagi Bu"


"Slamat pagi juga Nak Axel, duh mukanya terlihat berseri sekali, ayo duduk"ibu panti mempersilahkan Axel duduk. Ia beralih ke belakang Axel ternyata ada seorang gadis cantik berdiri disana" loh. Siapa ini. Pacar kamu yah Ax, wah cantik sekali. Kalian sangat serasi" sambung ibu panti antusias


"Eh. Saya bukan pa..."


"Nala, duduk sini" Axel menarik tangan Nala buat duduk. Nala duduk sambil tersenyum malu-malu.


"Duh. Ibu San, Axel pintar banget cari pasangan, cantik banget Bu" puji Ibu panti."semoga Tuhan memberkati hubungan kalian yah Nak" sambungnya lagi


Nala begitu terharu. Ia seakan-akan mengiyakan omongan Ibu panti.


Axel dari tadi melihat Nala. Nala meremas ujung gaunnya erat. Axel memegang tangan Nala dan menggenggamnya erat.


"Perasaan apa ini Tuhan. Apa Nala salah, kalo perasaan ini muncul? Nala juga tidak mampu menepisnya." Gumam Nala dalam hati sambil memandang wajah Axel


"Kamu gak apapa kan Na, kamu capek yah"


Nala menggeleng


"Gak apapa kak"


"Ayo kak, kita liat anak-anak" Axel mengangguk


Axel meminta ijin ke ibu panti buat melihat anak-anak panti.

__ADS_1


"Mereka di belakang Nak Axel, seperti biasa, membuat kerajinan tangan buat di jual"


Axel membawa Nala ke belakang.


"Hai semuanya" sapa Axel


"Om Axel" teriak anak-anak itu dan berlari memeluk Axel. Axel balik memeluk mereka


"Om Axel, siapa kakak Cantik ini om?" tanya salah satu dari mereka. Axel belum menjawab pertanyaan itu, semua anak menoleh ke arah Nala membuat Nala salah tingkah.


"Wah seperti Bidadari" Gumam mereka serentak. Mereka memandang Nala tanpa berkedip


Nala tertawa kecil.


"Ternyata bidadari di dunia nyata ada loh teman-teman" kata salah satu anak. DAn yang lainnya mengiyakan.


"Sudah-sudah. Kalian ini, kenalin. Ini kak Nala, teman Om Ax."


"Ayo kalian main lagi" kata Axel lanjut


"Kita gak main om. Kita lagi bikin gelang dan gantungan kunci Om. Oh ia. Ada yang Uda jadi. Sini aku kasi sama Om, ini gratis"


Anak itu memberikan gelang couple pada Axel.


"Satu buat Om Ax, satu lagi buat kakak cantik. Ayo Om pasangin ke tangannya kakak cantik"


"Nala, aku pasangin mau?" Tanya Axel sambil menggaruk kepalanya


Nala mengangguk setuju. Axel pun memakaikan gelang itu pada tangan Nala.


"Wah. Cocok banget Om. Semoga langgeng om sama kakak cantiknya"


Nala tersenyum lucu.


Bersambung...


Segini dulu yha readers


Jangan lupa follow Ig nya author yha


#Nalatue


#Author akan usahakan setiap hari update yha guys


#tinggalkan like, vote, n komen yang membangun yha buat author

__ADS_1


#Dangke


#Saranghe😍


__ADS_2