Menyesal Pernah MencintaiMu

Menyesal Pernah MencintaiMu
66


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA-


...


Nala, Bella dan Juan kini berada di rumah Bella. Mereka masih kesal dengan Rain yang seakan-akan membela Bunga. Bella tidak mengerti dengan jalan pikiran Nala yang sampai saat ini masih diam saja. Nala seakan-akan ingin memberi kesempatan pada Rain kembali padanya.


“gue heran yah sama loe Na, kenapa masih diam aja. Kenapa belum ngasih tau keluarga loe mengenai kelakuan Rain dan Bunga di belakang loe Na”cerca Bella pada Nala


“ia Na. Apa ada alasan khusus sampai loe nyembunyiin ini smua dari keluarga loe juga keluarga Rain?” tambah Juan. Bunga belum menjawab. Ia terdiam sambil menahan tangisnya.


“Na, kita sahabat loe, ayo cerita. Biar kit nyari solusinya bareng-bareng” timpal Bella


“sebenarnya waktu itu gue mau kasi tau Ayah sama Ibu, tapi pas gue nelpon Ayah, gak sengaja dengar ibu ngomong kalo Ayah sakit, gue langsung ke tempat mereka, ternyata Ayah lagi sakit. Ayah baru aja keluar dari rumah sakit. Mereka gak ngasih tau gue karena takut bikin gue sedih. Ayah sakit jantung Bell, ju. Apa kalian pikir gue tega kasi tau mereka setelah keadaan Ayah seperti itu? Gue gak mau mereka kecewa, gue gak mau Ayah sakit lagi. Apalagi pernyataan kak Rain di depan Wartawan waktu itu. Saat nonton berita itu wajah Ayah keliatan senang banget Bell, Ju. Apa yang harus gue lakuin. Tolong bantu gue, nyembunyiin ini sementara dulu. Gue pastiin akan cari cara terbaik. Tapi nanti sepulang dari Singapura. Kalian percaya kan sama gue?” jelas Nala


“astaga Nala. Kita gak tau kalo ayah loe lagi sakit.” Bella mulai menangis sambil memeluk Nala”kita selALU percaya kok sama loe. Kita juga akan bantu. Mulai sekarang senang maupun susah kita harus bareng. Gue senang punya sahabat kayak loe Nala. Semoga kelak loe selalu bahagia dengan seseorang yang benar-benar tulus mencintai loe” tutur bella


“ia Na. Gue sama Bella slalu ada buat loe. Juga kak Axel” ucap Juan. Nala menyerngit


“hah? Kak Axel?” tanya Nala


“ia kak Axel. Dia selalu nanyain kabar loe sama gue. Katanya loe gak ngangkat telepon sama balas chatnya” kata Juan. Yah benar, beberapa hari ini Nala gak pernah mau menerima telepon dari orang. Terpaksa Axel harus tahu keadaan Nala melalui Juan dan Bella.

__ADS_1


“ia. Gue gak balas pesannya. Gak angkat teleponnya juga. Karena pikiran gue penuh. Rasanya kepala gue gak akan mampu buat berpikir lagi. Gue sekarang fokusnya ke kuliah gue dulu. Untuk masalah ini, sehabis pulang nanti gue pasti punya cara membalas mereka yang gak akan mereka sangka nanti” jawab Nala


“bagus. Gue dukung loe seratus persen sayang” balas Bella


Waktu menunjukan pukul 17.00 wib. Nala dan Juan Pamit pulang. Juan mengantarkan Nala ke rumahnya. Sehabis itu, Juan langsung pulang ke rumahnya.


...


Sedangkan Rain sama Bunga, sehabis dari rumah Rain, Rain mengantarkan Bunga ke Di Apartemen Bunga, sudah beberapa jam Rain berada bersama Bunga. Dari masak dan makan bersama hingga kini mereka berdua di depan tv sedang menonton drama kesukaan Bunga. Sebenarnya Rain dari tadi sudah pamit pulang namun Bunga menahannya, dengan alasan ingin di temani karena masih sedih dengan sikap Nala padanya tadi. Mau tidak mau Rain pun menemani Bunga.


“kak Rain. Apa Bunga gak bisa yah di maafin, segitu jeleknya yah Bunga di mata Nala?”


“Gak kok. Semua orang punya hak untuk memaafkan dan dimaafkan. Nala mungkin saat itu lagi emosi aja hingga mendorong kamu. kamu yang sabar yah. Nala baik kok. Kakak kenal sama Nala. Kamu juga tau kan Nala orangnya seperti apa? Kalo sudah waktunya dia pasti maafin kita” jawab Rain. Sementara berbicara sesekali pikiran Rain memikirkan keadaan Nala. Nala pasti sekarang tambah marah padanya.


“ia. Makasih yah. Kamu udah bisa nerima semuanya ini. Kamu baik, cantik, pasti banyak yang suka. Walaupun kak Rain sadar memiliki ketertarikan sama kamu, saat kita berhubungan beberapa waktu lalu, jujur dan tak dapat di pungkiri kak Rain mulai ada perasaan sama kamu. namun kak rain sangat mencintai Nala. Maafin kak Rain yah.” Ucap Rain.


“Disini terlihat kalau Rain tipe lelaki yang cepat dan mudah berpaling. Haha. Tunggu saja. Senjata gue udah ada. Asalkan sudah ada sedikit rasa itu, gue akan dengan mudah membawa permainan ini lebih seru lagi” batin Bunga


“makasih yah kak. Kakak sosok yang terbaik. cup” ucap Bunga sambil mencium sekilas pipi Rain. Rain tersenyum sambil memeluk Bunga.mereka terlihat kembali seperti sepasang kekasih jika di lihat orang.


“kakak balik dulu yah. Kalau ada apa-apa. Kabari kakak saja” kata rain.

__ADS_1


“baik kak. Ayo Bunga antar sampai depan.” Rain mengangguk.


Sesampainya di depan pintu Bunga menutup pintu dari luar.


“loh. Kamu gak masuk?”tanya Rain


“gak. Bunga antar sampe depan. Maksudnya depan mobil haha” kata Bunga sambil tertawa. Rain menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.


“yaudah ayo” kata rain.


“ayo” bunga menggandeng tangan Rain. Rain sebenarnya merasakan ada sesuatu, namun ia mulai sekarang akan bersikap biasa-biasa aja.


Sesampainya di depan mobil.


“kamu balik dulu, baru kakak pergi” kata Rain


“gak. Kakak pergi dulu baru bunga masuk. Ayo masuk mobil sana” ucap Bunga


“haiss. Yaudah.” Sebelum masuk Rain mancium dahi Bunga. Bunga merasa di atas angin. Saat rain mau menutup kaca mobil, Bunga menghentikannya.


“eh. Tunggu kak. Ada yang lupa.” Bunga memasukan kepalanya dan “Cup” sekali lagi Bunga mencium rain namun kali ini di bibirnya. Sehabis itu, Bungapun berlari masuk ke dalam. Rain yang melihat kelakuan Bunga pun tersenyum-senyum sendiri. Ia memandang Bunga hingga menghilang, Rain pun melajukan mobilnya dari apartemen Bunga ke kediaman Nala. Walaupun bersama Bunga tadi pikiran rain masi memikirkan Nala. Yah walaupun hati rain sekarang sedikit berbunga-bunga, entah karena tingkah Bunga tadi atau sikap Bunga yang sudah mulai menerima hubungan Rain dan nala dan Mulai mengerti. Jadi rain sekarang memiliki kesempatan besar untuk memiliki Kembali. Sebabnya, karena Bunga, orang tua Nala, dan ada kartu As yang sangat ampuh. Yang ia yakini mampu membuat Nala kembali padanya.

__ADS_1


“ah. Senangnya. Hubungan aku sama Bunga berjalan baik, tinggal Nala maafin kita aja. Karena semuanya ada dalam genggaman aku. Nala sayang, kak Rain datang” ucap Rain senang.


BERSAMBUNG


__ADS_2