
...
Di kediaman keluarga Rain, Pak Niko dan Ibu Uli selaku Papa dan Mama Rain, dan Yunita adiknya Rain yang statusnya masih Anak SMP, duduk di ruang keluarga mereka. Mereka mengobrol mengenai perkembangan masa depan Anak-anak mereka dan perusahaan mereka, yang skaranG telah dipegang oleh Rain sendiri.
"Uni, gimana perkembangan sekolah kamu. Minggu kemarin waktu Papa dan Mama lagi ada urusan di Bali, dengar-dengar kamu buat masalah lagi yha, kali ini masalah apa yang kamu buat Yuni?" Cerca Papa Niko
Yuni melihat ke Arah Rain. Tapi Rain malah pura-pura melihat ke arah lain.
"Uni gak buat salah Pa, emang si Set*n itu yang mulai duluan. Masa orang kayak dia banyak yang bela si Pa. Seakan-akan Uni tu orang yang jahat tau" Protes Ini
"Itu karna kelakuan kamu sendiri yang bikin kamu terlihat jahat, kamu ini Uda mau masuk SMA, aduh Ma, papa pusing, SMP aja anak ini Bikin masalah terus apalagi nanti dia Masuk SMA" kata papa Niko sambil memijit pelipisnya
"Emang kelakuan aku kenapa Pa, perasaan baik-baik aja deh" Yuni memutar bola matanya
"Kamu ini" geram Papa Niko" Rain coba kamu ceritakan adik kamu ini berbuat apalagi kali ini" sambungnya
Mau tidak mau Rain menceritakan kelakuan adiknya yang berbuat masalah sampai ia di panggil menghadap kepala sekolah.
" Gini Pak, Uni menampar pipi seorang gadis di sekolah, Uda nampar 2x eh di dorong lagi hingga gadis itu pingsan pa" cerita Rain
"Ya ampun, dia itu setan kecil pa, dia munafik banget, bukan aku yang tampar dia doang pa, dia duluan yang cari gara-gara, aku juga kena loh pak, dia Jambak rambut aku, aku emang nampar dia benaran, tapi cuma sekali kok, dia yang nampar pipinya sendiri. Karna Uda di salahin, yah aku nampar aja hingga bibir si licik itu luka benaran. Haha" bela Yuni sambil tertawa mengingat bibir temannya yang robek
" Yah ampun, kamu itu, emang Top" tambah Mama Uli
Rain dan pa Niko saling berpandangan heran. Anaknya salah malah di belain.
"Ma, apa-apaan sih, nanti ngerunjak dianya" ucap Papa Niko
" Pa, Mama tau anak mama, dia gak mungkin lakuin itu kalo orang itu gak memulai duluan pa" bela mama Uli
"Iya juga yah, kalo di ingat lagi teman kamu itu yang sering kamu tindas kan de?" Tanya Rain
Yuni mengangguk
"Itu karna si Bodoh Dewa, masa dia gak bisa membedakan mana yang tulus dan yang gak? Aku sama Dewa kan Uda berteman dari kecil, aku kan suka sama Dewa, tapi perempuan itu nempel terus sama Dewa, Dewa makin jauh sama aku, setiap aku bertemu si Lintah itu, dia sering bikin diri lemah, seakan-akan aku yang nindas dia, semua tindakan aku ke dia bertepatan hampir dengan kedatangannya Dewa, Dewa benci aku karna dia, hm skarang aku bakalan MoveOn, enak aja, emang Dewa doang ya cowo di sekolah? Ada banyak cowo yang ngejar-ngejar aku, secara kan aku sebelas dua belas cantiknya sama kak Nala" tutur Yuni panjang lebar sambil senyum-senyum sendiri karna menyamakan kecantikannya dengan calon kakak Iparnya Nala
__ADS_1
" Betul Emang kamu sayang, itu baru anak mama, cowo masih banyak, biarin si Dewa bodoh itu sama gadis setan itu, masa yang cantik dan tulus kayak putri mama ini di sia-siakan?"
"Aiss, betul orang cantik mah dimana-mana banyak yang ngantri, eh Kak Rain, jaga tuh kak Nala, kak Nala kan orangnya cantik banget kayak artis favorit aku itu loh yang orang Korea, kalo salah jaga, bakal di ambil orang, jangan sampai aduh" Yuni mulai mencerca Rain
Perkataan Yuni membuat Rain teringat, dia belum ngasih tau orang tuanya untuk melamar Nala.
"Oh ia pa, aku hampir lupa, aku berencana akan melangsungkan acara pertunangan aku sama Nala bulan depan pa, karna Nala masih muda, dia belum siap menikah, jadi aku mau ngikat dia pa, biar lebih serius lagi. Esok kita ke rumah keluarga Nala ya Pa ma?"
"Bagus sayang, mama suka ide kamu, kamu takut yha Nala di incar orang?" Goda mama Uli
"Hehe, ia Ma" kata Rain sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal
"Oh ia Rain, lusa kamu papa kasih tugas yah ke Bali, liat pembangunan resort kita di sana, katanya ada kendala dalam proses pembangunan, papa harap kamu dapat mengurusnya dengan baik"
"Ia pa, tenang aja"
...
Keesokan harinya Rain serta keluarganya datang ke rumah keluarga Nala. Mereka membicangkan soal lamaran mereka dan acara pertunangan sebulan nanti. Dari keluarga Nala maunya acara pertunangan jangan ada undangan, biar dihadiri keluarga besar masing-masing calon saja, dan keluarga Rain pun menyetujui permintaan itu.
Rain mengajak Nala duduk di taman belakang rumah Nala.
"Lama kak Rain di Bali? sendiri kan? Atau dengan sekretaris kakak?" Nala memanyunkan bibirnya karna cemburu
Rain tersenyum lihat tingkah Nala.
"Sepertinya seminggu, kakak sama asisten kakak doang, sekretaris kakak tetap di kantor buat ngehendel urusan kantor selama kakak pergi sayang"
" Lama banget seminggu kak, aku kan gak bisa lama-lama jauh dari kak Rain?" Nala mulai merajuk
"Sabar sayang, kita kan bisa Videocall an untuk melepas rindu, lagian seminggu itu gak lama kok?" Bujuk Rain
Nala mengangguk. Rain pun memeluk Nala
...
__ADS_1
Hari ini Nala mengantar kepergian Rain ke Bali. Sesampainya di Bandara, Nala memeluk Rain erat gak mau di tinggal.
"Sayang. Kakak pergi yah, kamu baik-baik di sini. By sayang"
Nala memandang terus punggung Rain hingga orang yang di pandang menghilang dari pandangan. Nala berbalik arah dan hendak pergi tapi tiba-tiba dia menabrak seseorang hingga hampir terjatuh, dengan sigap sebuah tangan kekar menangkapnya. Nala kaget.
"Kak Axel?"
"Nala, ngapain disini?" Tanya Axel pura-pura
Axel sebenarnya mengikuti Rain dan Nala semenjak mereka keluar dari rumahnya Rain.
"Aku ngantar kak Rain kak, kak Rain ke Bali ada urusan di sana. Kakak juga ngapain disini antar orang juga yah" tanya Nala
"Oh ia. Tante aku ke Malaysia, jadi minta tolong aku antar ke sini, yuk pulang sama aku yah"
" Oh. Gak bisa kak, aku tadi datang sama kak Rain, di luar sopirnya kak Rain lagi nunggu buat ngantar balik aku kak"
"Nanti kakak ngomong sama sopirnya, ia kenal sama kak Axel kok"
Nala hanya mengangguk
Mereka berdua berjalan keluar menghampiri mobilnya Rain.
Bersambung...
Segini dulu yha readers
Jangan lupa follow Ig nya author yha
#Nalatue
#Author akan usahakan setiap hari update yha guys
#tinggalkan like, vote, n komen yang membangun yha buat author
__ADS_1
#Dangke
#Saranghe😍