Menyesal Pernah MencintaiMu

Menyesal Pernah MencintaiMu
96


__ADS_3


Selamat Membaca -



......


Rain duduk di atas tempat tidurnya, mengambil foto Nala dan berbicara dengan foto itu.


"sayang. tidak ada kesempatan kah buat kak Rain? kak Rain akan melakukan segala cara, apapun itu, asalkan kamu kembali lagi sama kakak. yah, mau yah sayang? " Rain terus meracau dengan foto Nala. di depan pintu Bunga menyaksikan semuanya.


Hati Bunga sakit. ternyata selama ini dia hanya di jadikan pelampiasan hasrat Rain saja. setitik pun cinta tidak ada di hati Rain untuknya. tapi Bunga sudah melangkah sejauh ini. dia tidak akan pernah mundur, walaupun tidak mendapatkan cinta dari Rain.


Di akui Bunga bahwa dia memang Telah Mencintai Rain, dulunya tidak. tapi kebersamaannya dengan Rain hampir setiap saat, membuat takluk pada pesona Rain. dia mencintai pria itu, pria yang mencintai gadia lain, pria yang sedang menangisi gadis lain di depan matanya ini.


Perlahan Bunga membersihkan seluruh ruangan apartemen itu. walaupun selama ini tidak terbiasa, namun keadaannya skarang sudah berbeda. dia harus bisa, karena perasaannya tidak enak, ia merasa ia dan Rain skarang bakalan jatuh miskin. karena orang tua Rain skarang membenci Rain, besar kemungkinan, Rain akan di keluarkan dari Perusahaan keluarganya.


Setelah bersih-bersih apartemen, Bunga memesan makanan buat mereka berdua. menunggu hingga beberapa menit, makanan yang Bunga pesan telah sampai. Bunga masuk ke dalam kamar memanggil Rain untuk makan bersamanya. awalnya Rain menolak tapi Bunga terus memaksa. hingga akhirnya, Rain pun menuruti kemauan Bunga.


Mereka makan dengan hening, tidak ada yang bersuara hingga dering dari handphonenya Rain memecahkan keheningan itu.


'Papa' Batin Rain.


Rain pun segera mengangkat panggilan dari Papanya.


"Hallo Pa" ucap Rain.


"Mulai skarang, kamu Papa pecat dari Perusahaan, jangan pernah kembali sebelum kamu menyesali perbuatan mu dan berubah jadi lebih baik." Ucap Papanya Rain yang membuat Rain menegang.


"tapi Pa. bagaimana Rain nanti Pa"


"itu urusan kamu. bukan urusan Papa. oh ia, papa Blokir semua kartu kamu. kembaliin mobil kantor yang kamu pakai. kalau 1x24 jam kamu belum balikin juga, papa akan nyuruh orang buat mengambilnya"

__ADS_1


tut


Sambungan terputus.


Rain mengeram kesal melihat layar di hapenya. kenapa skarang nasibnya begitu sial. kenapa skarang nasibnya jadi seperti ini? batin Rain.


Rain bangkit dari kursinya dan hendak masuk ke kamar tanpa menghabiskan makanannya. nafsu makannya langsung hilang padahal tadinya ia sangat lapar.


" loh kak. kok makanannya gak di habisin? "


"aku udah gak ada nafsu makan lagi. habis makan kamu langsung pergi dari sini. jangan menambah beban aku. skarang aku sudah di keluarkan dari perusahaan. aku tidak punya apa-apa lagi. jadi jangan nyusahin aku" balas Rain.


"gak kak. aku gak akan pergi. aku sedang Mengandung anak kamu kak. aku mau terua ada di samping kamu. aku juga sudah di usir dari keluargaku kak. aku mau kemana lagi"


Perkataan Bunga membuat Rain tambah Frustasi. dia skarang sudah di pecat. untuk menghidupi dirinya sendiri saja ia harus mulai kerja keras, di tambah Bunga dan bayinya lagi maka lengkaplah penderitaannya.


"kenapa kamu di usir Bunga. pulang dan minta maaf lah pada keluargamu. aku yakin mereka akan memaafkan kamu. "


"aku udah milih kakak, makanya aku di usir, tapi ternyata kak Rain tidak menginginkan aku sama anak yang aku kandung. terus aku harus kemana kak. trima aku kak. demi anak di dalam kandunganku ini kak."


"baiklah. jika kamu memilih di sisiku bersiaplah hidup susah." Ucap Rain sambil berlalu ke kamarnya.


Bunga masih menangis di lantai sejak di tinggal Rain ke kamarnya beberapa waktu lalu.


"kamu yang kuat yah sayang. Mama pasti bisa buat Papa mu cinta sama kita berdua. yang sehat-sehat yah. jangan banyak rewel." Bunga berbicara dan mengusap perutnya yang masih rata itu.


.....


Berbeda dengan Rain dan Bunga yang di usir oleh keluarga mereka, di kediaman Tessa malah ia di trima dengan sepenuh hati. orang tua Tessa menangis dan memeluknya erat. Tessa bagaikan hilang di telan mangsa beberapa bulan yang lalu, dan sekarang ia kembali lagi dengan perut buncit yang mengagetkan seisi rumahnya. walaupun begitu, Tessa tetap di trima.


Tessa pun menceritakan kepada keluarganya mengenai semua yang terjadi padanya.


keluarga Tessa sangat marah atas perbuatan Rain pada Anak mereka Tessa.

__ADS_1


"Kita harus meminta pertanggung jawaban pria brengsek itu. dia tidak bisa lari dari tanggung jawabnya. enak skali dia. dia harus menikahi kamu" Marah Papahnya Tessa.


"Tessa gak mau Pa"


"kenapa gak mau sayang." tanya Mamahnya Tessa.


"ada perempuan lain juga yang hamil anaknya. Tessa baru tau beberapa hari yang lalu pa ma. dan perempuan itu lebih licik dari Tessa pa. Tessa gak mau pokoknya" Walaupun umurnya tidak muda lagi, namun di depan orang tua Tessa, ia begitu sangat manja.


"lalu bagaimana dengan kandungan kamu sayang. kamu kan sudah di ceraikan Bara sayang"


"itu dia ma. aku mau Bara kembali lagi sama aku. dengan adanya anak ini, aku mau bilang sama orang tuanya Bara untuk meminta Bara bertanggung jawab Pa Ma"


"Tessa, Papa mohon jangan lagi libatkan Bara. cukup dulu, kamu hancurin hubungan dua dengan kekasihnya. berubahlah sayang" nasihat Papanya tidak Tessa hiraukan.


"tapi aku mencintainya. aku sangat mencintai Bara makanya aku memisahkan Bara dengan perempuan miskin itu"


"Bara tidak mencintai kamu sayang. sudah bertahun-tahun kamu menikah dengannya sayang, tapi dia tidak juga membuka hatinya. apalagi skarang perempuan itu sudah kembali ke sisi Bara. kamu tidak punya kesempatan lagi sayang. lupakan Bara. kamu cantik. bukalah hatimu untuk orang lain. mama yakin ada yang bisa menerima kamu dan anakmu asalkan kamu berubah jadi lebih baik lagi" ucap mamanya Tessa bijak.


"sulit buat Tessa melupakan dia ma pa. Tau sendiri kan Tessa sangat mencintai Bara dari dulu. hanya saja Bara di butakan oleh cintanya pada perempuan Seperti itu. apa sih yang Bara lihat dari perempuan seperti itu? padahal aku sudah menjualnya ke tempat hiburan. kenapa Bara masih saja menerima perempuan kotor seperti itu. kenapa?"


"karena dia tulus sayang. kamu tau? dia tidak pernah mengatakan bahwa kamu yang sudah mencelakainya dan menjualnya. Bara sendiri yang mencari tau"


"itu salah dia sendiri. pokoknya apapun yang terjadi, Bara harus kembali lagi sama aku. aku harus kembali memisahkan mereka berdua"


"tapi sayang... "


omongan mamanya tidak lagi Tessa dengarkan. ia sudah berjalan menjauh dari mereka menuju kamarnya.


Tessa dan Bunga, tipe manusia yang di butakan oleh cinta mereka sendiri. hingga mereka menghalalkan segala cara, asalkan apa yang mereka inginkan bisa terwujud.


Bersambung.....


maaf Yah, kalo masih ada typo.

__ADS_1


maaf juga baru kembali up.


__ADS_2