Menyesal Pernah MencintaiMu

Menyesal Pernah MencintaiMu
Saran dari Axel


__ADS_3

...


Nala dan Rain masing-masing terdiam untuk beberapa saat. Sampai Akhirnya Nala angkat bicara.


"Kak Rain, apa sebaiknya kita break dulu kak. Aku masih belum terima kenyataan kalo kak Rain Uda selingkuh dari aku, aku butuh waktu sendiri. Aku juga ngasih kesempatan buat kamu kak, untuk tau perasaan kakak, siapa yang benar-benar kakak sayang, sampai kak Rain Uda bisa ngambil keputusan, datang dan ngomong sama aku" Ucap Nala sambil menangis


"Maafkan kakak skaLi lagi Na, kakak akui kesalahan kakak. Jika itu mau kamu. Ok. Makasih karna masih ngasih kesempatan ke kakak" Ucap Rain sambil berdiri"jaga kesehatan kamu, jangan tidur larut malam, ingat makan, lambung kamu gak sehat jangan kebanyakan makan pedas, kakak pamit yha" Rain mengecup dahi Nala dan berjalan menuju mobilnya.


Nala menangis sejadi-jadinya saat mobil Rain keluar dari halaman rumahnya.


...


Malam hari, Nala mengeluarkan buku Diary dari laci mejanya dan menumpahkan semua keluh kesahnya disitu.


Ting


Pesan masuk: Tidurlah, jangan banyak melamun. Jangan begadang. Kalo kamu sakit, aku yang lebih sakit.


Pesan dari nomor itu lagi, batin Nala. Karna penasaran, Nala menekan tombol panggil.


"haLLo" Suara itu menggetarkan hati Nala


Sepertinya gue kenal ni suaranya, Pikir Nala.


"Kak Axel?" Nama itu yang langsung terbersit di otak Nala, kala mendengar suaranya.


"Siapa Axel? Pacar kamu?" Goda si penerima telepon


"Aisst, nyangkal lagi, kak Axel Abraham, benar kan? Ngaku aja kak, aku hafal kok suara kakak"


"Bukan, saya Pengagum kamu, sudah saya bilang sedari awal kan?" Axel menahan tawanya setengah mati


"Ngaku aja kak, kalo gak, aku matiin ni panggilannya" ancam Nala


"Eh eh, jangan dong, ia ngaku deh" Axel nyerah daripada sambungannya terputus. Jangan deh, ini juga Axel berasa beruntung sekali bisa bicara sama Nala sesantai ini.


"Ngaku apa?" Nala senyum-senyum sendiri


"Ngaku kalo kakak suka sama kamu"


Nala kaget, Sampai hampir tersedak air liurnya sendiri 😁


"Jangan bercanda dong, lagi serius ni, aku matiin benaran yha"


"Eh. Ia. Kakak ngaku. Saya Axel Abraham" padahal kakak serius Na, bilang suka sama kamu.


"Hm, benar kan? Tapi kak tau dari mana kalo Nala lagi ngelamun?" Tanya Nala penasaran


"Tau aja, kita sehati mungkin''


"Kak Axel bisa aja"


"Hm, boleh kakak ngasih saran sama kamu?"


"Ia boleh, kenapa kak"


"Saya tidak tau kamu ada masalah apa, cuman satu pesan saya, jangan kamu berlarut-larut dalam kesedihan, banyak kok yang sayang sama kamu. Orang yang gak setia, gak usah kamu pikirkan. Ingat itu"


Nala tersenyum


"Makasih kak Axel. Ntah kenapa, ngobrol sama kakak, aku jadi lega"ucap Nala tulus"Beruntung sekali, orang yang nantinya jadi pasangan hidup kakak" sambungnya lagi


Axel mendengar kata-kata yang di bilang Nala, hanya tersenyum, andai Nala tau perempuan yang slama ini Axel mau cuma dia seorang.


"Hm, suatu saat kamu pasti tau siapa orang yang beruntung itu Nala"


"Yaudah kak, Nala matiin yha" ucap Nala tapi masih di cegah Axel

__ADS_1


"Sebentar Nala, kalo kamu lagi ada Masalah, jangan sungkan cerita sama Saya"


"Ah, gak kak. Aku malu cerita sama kakak"


"Kenapa musti malu, saya siap mendengar keluh kesah kamu. Yaudah. Skarang tidur, jangan begadang, jangan ngelamun, jangan Sedih. Ok by" Axel langsung memutuskan sambungan teleponnya


Axel memegang dadanya yang LaGi berdebar, dia jadi malu sendiri, seakan Nala itu udah jadi kekasihnya aja, sampai-sampai Ngomongnya kayak gitu, pasti Nala merasa gak nyaman, pikir Axel


Begitu juga dengan Nala, dia kembali melihat hapenya sambil tersenyum kikuk. Berasa kayak pasangan aja dia sama Axel.


Malam itu, Nala berhasil menghalau segala kesedihannya karna Axel.


...


Sedangkan di kediaman Rain, Rain sedang mondar-mandir Bagai setrika rusak. Telepon dari Tessa ia abaikan. Hingga panggilan yang kesekian kalinya baru diangkat Rain.


"haLLo Sa"


"haLLo En, kamu mara yah sama Aku"


"Aku gak marah kok, oh ia Sa, esok kita ketemu yah, ada yang ingin aku omongin. Tempatnya nanti aku ngirim Via WA, ini penting banget Sa, aku harap kamu bisa datang"


"Aku pasti datang kok En, sampai ketemu esok hari En"


Rain mematikan sambungan teleponnya.


Ya, Rain sudah memutuskan segalanya, ia akan tetap bersama Nala, Rain sudah berjanji dulu, ia tak akan ingkari janjinya.


...


Hari ini Weekend, Nala bersantai di Ruang keluarga sama orang tuanya.


Mereka bersenda gurau, tertawa bersama, Nala sudah sedikit- Sedikit melupakan kejadian kemarin. Seperti kata Axel, dia tidak mau berlarut-larut dalam kesedihan.


Ting


Kak Axel: "Slamat Pagi tuan Putri"


Nala tersenyum membaca pesan itu.


"Slamat Pagi juga kak" balas Nala


Ayah sama ibunya Nala melihat Nala senyum-senyum sambil memandang hapenya, mereka dengan sengaja menggoda Nala.


"Cie, Ayah, Ada yang berbunga-bunga ni ee" ucap ibunya Sambil melirik Nala


"Hm, Cemburu Ayah sama Rain, bisa bikin putri kita seperti ini"


Seketika Raut wajah Nala berubah. Bukan Rain yang bikin ia senyum-senyum dari tadi tapi Axel.


"Ih Ayah Ibu, kayak gak pernah muda aja" kata Nala sambil memaksakan senyumnya.


Ting tong..


Suara Bunyi bel depan rumah, membuyarkan mereka dari candaan mereka.


"Biar Nala aja yang buka" Nala berlari ke depan pintu, saat pintu di buka ia terkejut.


"Kak Rain?"


"Boleh kakak masuk?"


"Eh, boleh kak, silahkan ada Ayah sama ibu di dalam"


Rain dan Nala berjalan ke dalam dimana orang tua Nala berada.


"Slamat Pagi Om, Tante"

__ADS_1


"Eh, ada nak Rain, slamat pagi juga, wah pantasan dari tadi si gadis ini senyum-senyum sendiri sambil melihat hapenya, ternyata Pangerannya mau kesini toh" cerocos Ayah Nala.


Rain melihat kearah Nala dengan tajam


"Alamak, kayak orang ketahuan selingkuh aja aku" Gumam Nala dalam hati sambil menelan ludahnya


"Oh. Itu tadi Bella teman Nala Ayah, biasa dia orangnya emang jail, bikin aku ketawa-ketawa sendiri liat chatnya" ucap Nala berbohong. Wah, aku uda mulai berbohong, maafkan aku kak Rain


"Hm, yaudah. Ngomongnya jangan tegang gitu dong Na" Rain tau Nala berbohong tapi ia biarkan saja dulu karna ada hal lain yang lebih penting" Tante, Om, Aku mau ngajak Nala keluar sebentar yha, ada kesalahpahaman kemarin diantara kami jadi aku mau secepatnya menyelesaikannya"


"Ia. Silahkan. Bagus nak, setiap masalah harus segera memang di selesaikan biar gak berlarut-larut atau tambah runyam masalahnya" ucap Ayah Nala


"Ia benar Om, Na kamu siap-siap gih, kakak nunggu kamu"


Nala Mengangguk dan menaiki tangga menuju kamarnya.


30 menit kemudian Nala turun dari tangga menemui Rain dan kedua orangtuanya. Rain pangling melihat Nala, tak ada bosan-bosannya Rain akui Nala begitu cantik dan anggun.


"Nala udah siap kak, ayo kita pergi" walaupun Nala lagi marahan sama Rain, tapi ia tidak bisa menolak. Ada Ayah sama ibunya. Nala tidak mau orang tuanya tau apa sebenarnya masalah mereka.


"Kami pergi yha Om Tan"


...


Rain dan Nala menuju Restauran Favorite keduanya. Rain menggenggam tangan Nala tapi di tepis oleh Nala.


Mereka diam-diaman sampai tiba di restoran.


Rain keluar dan hendak membuka pintu untuk Nala tapi Nala sudah membukanya sendiri.


Mereka berdua berjalan beriringan ke dalam Restaurant, Menuju meja yang telah Rain pesan. Rain menarik Kursi untuk Nala, mereka pun duduk.


Tidak ada dari mereka yang angkat bicara. Rain hanya diam, meneliti wajah cantik Nala.


"Mau ngomong apa kak, kalo gak ada yah pesan makan kek, aku uda lapar tau" Ucap Nala. Duh, Rain gemas liatnya. Dia mau Nala kayak gini ke dia. Sikap manjanya pada Rain. Rain suka itu.


"Bentar lagi yha, please. Ada satu orang lagi yang nanti bergabung sama kita" ucap Rain lembut


"Siapa?"tanya Nala penasaran


"Ah, itu dia Uda datang" Ucap Rain tersenyum


Tak tak tak


Bunyi Sepatu bersentuhan dengan lantai..


Nala tiba-tiba kaget ternyata...


Jreng-jreng


Siapa yha, penasaran kan?😁


Tunggu yah di eps selanjutnya


Bersambung...


Segini dulu yha readers


Jangan lupa follow Ig nya author yha


#Nalatue


#Author akan usahakan setiap hari update yha guys


#tinggalkan like, vote, n komen yang membangun yha buat author


#Dangke

__ADS_1


#Saranghe😍


__ADS_2