Menyesal Pernah MencintaiMu

Menyesal Pernah MencintaiMu
97


__ADS_3

-Selamat Membaca-


Beberapa Bulan pun berlalu. Tessa sudah Melahirkan. anaknya Perempuan. cantik sekali.


Rencana Tessa untuk menghancurkan kehidupan Bara dan kekasihnya gagal total, mereka bahkan sudah sah menjadi suami istri.


Sedangkan Ayahnya Nala sudah kembali ke rumah sebulan yang lalu. Nala sangat bahagia. akhirnya ayahnya melewati masa-masa sulitnya.


Nala sudah masuk semester tiga. prestasinya di kampus jangan di ragukan lagi.


hubungan Nala dan Axel berjalan sangat baik, walaupun ada beberapa masalah yang datang, namun mereka berhasil melewatinya.


Bunga dan Rain? entahlah. mereka tidak tau kemana. mereka tidak pernah terlihat lagi semenjak di rumah sakit waktu itu. hubungan keluarga Nala dan keluarga Rain tetap harmonis. mamanya Rain tetap menyaangi Nala seperti dulu.


Hari ini Nala sedang bersiap-siap karena ia akan di jemput oleh Axel. hari-hari Nala kini di penuhi keceriaan. ayahnya sudah lebih baik skarang, prestasinya bagus di kampus, teman-temannya juga tulus dan jangan lupa, Kekasih hatinya Axel yang begitu Mencintainya.


Axel memang posesif terhadap Nala. namun dalam hal apa dulu. dia tidak mau keposesifannya dapat membuat Nala risih. Axel memberikan kebebasan pada Nala untuk berteman dengan siapa saja. mau temannya Laki-laki ataupun perempuan, yang penting Nala harus menjaga batasan dalam berteman. dan selama ini pun Nala tidak pernah mengecewakan Axel. Axel pun begitu. sebisa mungkin ia menjaga pergaulannya. ia yang merasa lebih dewasa dari Nala sebisa mungkin menjaga perasaan Nala.


tok tok tok


"Non" panggil bibi


panggilan Bibi memutuskan Lamunan Nala yang sedang di depan cermin.


ceklek. Nala membuka pintu kamarnya.


"ia bi? "


"itu non. den Axel uda datang. uda nunggu non dari tadi di ruang tamu" kata bibi.


"loh, kok Nala gak dengar yah bi bunyi Mobilnya kak Axel?" tanya Nala kikuk.


"Non melamun yah. melamun apa hayo" Goda bibi.


"hehe. ia bi. Nala lamunin kak Ax dong bi. haha" Jawab Nala malu-malu" Oh ia bi. bilangin kak Ax bentar lagi Nala turun kok."


"ok Non" jawab Bibi menjauh dari kamar Nala.


tidak sampai lima menit Nala turun ke ruang tamu. Nala melihat Axel yang sedang senyum-senyum melihat Hapenya. entah siapa yang membuat Axel tersenyum seperti itu hingga kedatangan Nala tak Axel sambut.


"khmmmm" deheman Nala membuat Axel sadar akan kehadirannya.

__ADS_1


"Sayang" Sapa Axel.


Nala tidak menjawab. ia memanyunkan bibirnya sebel. Axel yang melihatnya merasa lucu. ingin Axel kecup bibir Nala tapi itu tidak mungkin karena ia sudah berjanji.


"Kok mukanya kayak gitu Angel?"


"uda tau nanya lagi" balas Nala.


Axel mengeluarkan hapenya dari dalam saku celananya. menunjukan chatingan Ia dengan seseorang yang tak lain adalah mamanya.


"ini hape kakak. kamu liat deh." Axel memberikan hapenya pada Nala.


Nala membukanya. setelah membaca pesan-pesan dari Mama Sandra, Sontak Nala tertawa terbahak-bahak. bagaimana tidak tertawa, Mama Sandra sangat Gaul skali. beginilah chat'annya Axel dan Mama Sandra.


My Mom: Kamu lagi di mana Boy?


Axel: Di Rumah Calon mantu mom ni.


My Mom: Nala bukan Calon mantu boy. uda jadi mantu mom.


Axel: Iaia Mantu kesayangan Mom.


Axel: sabar Mom. masih lama. habis Kuliah dulu.


My Mom: Kelamaan. mom udah pengen gendong cucu. keburu jangan sampai ketuaan kamu loh. nanti di kira orang kamu Bapanya Nala Lagi. 😂😃


Axel: Sembarangan aja mom kalo ngomong. ganteng-ganteng gini kok di bilangnya bapak-bapak?


My Mom: makanya buruan. kelamaan kalo nunggu Nala habis kuliah. kalo mom yang ada di posisi kamu, udah Mama Nikahin Nala dari dulu. biar mom kasi tau, cara ampuh biar Nala mau di halalin.


Axel: Ajarin anak sembarangan aja ni orang tua. uda yah. nunggu Dua tahun lebih lagi. yang sabar jadi orang tua. by. 😀


Nala mengembalikan hapenya Axel.


"Udah baca kan? mama mah gitu orangnya tiap hari ada aja kelakuannya. ngomong terus sama aku. kapan Nala kamu Nikahin? begitu terus." terang Axel


"yang sabar yah kak. dua tahun gak lama kok. Nala harap kakak Gak bosan nungguin Nala" ucap Nala.


"Ia sayang. mana mungkin kakak bosan nungguin kamu. delapan tahun saja bisa kakak lewatin berharap kamu bersama kakak. ini cuma dua tahun? tidak ada apa-apanya. harusnya kakak yang nanya takut kamu bosan sama kakak. apalagi kamu masih muda, cantik, banyak yang naksir lagi. kakak takut kamu yang bakal bosan dan ninggalin kakak" balas Axel.


"Aku itu cinta sama kakak. mana mungkin bisa ninggalin kakak. aku akan ninggalin kakak jika kakak menduakan aku" ucap Nala. Axel pun tersenyum.

__ADS_1


"kakak juga lebih mencintai kamu Angel.gak mungkin menduakan kamu sayang" Balas Axel.


Axel pun mengantarkan Nala ke Kampus. Sesampainya di kampus, sebelum turun dari mobil Axel memperingatkan Nala.


"ingat yah Angel, berteman boleh yang penting, jaga batasan" Ucap Axel dengan lembut.


"Siap kak. kakak juga." Ucap Nala.


"Siap Princess" jawab Axel. mereka berduapun tertawa bersama.


Nala keluar dari mobil, menuju kelasnya, Axel melajukan mobilnya kembali ke kantor. begitulah hari-hari yang mereka lalui.


mereka tidak tau saja ada sepasang mata yang mengintai dari balik mobil.


"Sudah cukup kalian bersenang-senang. Axel, ternyata loe cukup kuat. bisa lolos lagi. entah pake ilmu apa loe, tapi gue pastikan, loe akan benar-benar hancur." Ucap orang itu yang tak lain adalah Rain.


beberapa bulan lalu, orang suruhan Rain mencelakai Axel, tapi Axel berhasil lolos dari kejadian itu. ia mengelabui orang suruhan Rain.


Rain marah. ingin membayar orang lagi, namun tabungannya tidak mungkin ia pake.Rain pun turun tangan sendiri. namun Rain tidak menyangka bahwa setiap Axel dan Nala pergi pasti ada pengawal yang mendampingi. karena tau tidak akan berhasil, Rain memilih mundur untuk sementara. ia akan datang kembali kalau keadaan sudah kondusif, tidak ada pengawalan lagi.


maka di sinilah Rain skarang. Rain terobsesi dengan Nala sehingga ia melupakan Bunga yang sering sakit-sakitan.


Rain kembali lagi ke rumah yang ia dan Bunga kontrak untuk dua tahun ke depan. rumah satu lantai yang cukup bagus.


"kak. uda pulang?" tanya Bunga


"udah"


"makan kak"


"hmm"


begitulah hari-hari yang Bunga dan Rain lalui. Rain dan Bunga juga sudah menikah. mereka menikah secara sederhana. Rain terpaksa menikahi Bunga, ia takut di usir karena kumpul kebo.


hubungan Rain dan Bunga memang dingin semenjak pemutusan pertunangan Nala dan Rain. tapi mereka akan kembali hangat jika sudah di atas ranjang.


Walaupun Rain sangat kasar memperlakukan Bunga, Bunga tetap Tidak bisa menolak Rain atau pun sebaliknya. Rain tidak bisa menolak Godaan Bunga, kalau itu masalah Ranjang.


pasangan yang serasi memang yah. 😅


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2