Menyesal Pernah MencintaiMu

Menyesal Pernah MencintaiMu
84


__ADS_3

Maaf kalo masih ada typo.


-Selamat Membaca-


.....


“yah marah lah. Axel itu suka sama kamu. GAK PANTAS KAMU DEKAT-DEKAT SAMA DIA DAN KELUARGANYA NALA.” Bentak Rain.


Nala terlonjak kaget. Ia hampir menangis karna di bentak seperti itu.


“ada hak apa kakak ngelarang aku. Cuma sebatas tunangan aja, mau ngurusin semua yang ada di hidup aku. KAKAK TAU, KAKAK TIDAK BERHAK” bentak Nala balik.


“NALA” teriak Rain marah. “sudah berani yah kamu bentak aku”


“apa yang kalian ributkan?”


Deg ....


.....


Mereka berdua terpaku, mendengar suara itu.


“Rain, kenapa bentak-bentak putri Ibu nak.” Tanya ibu Nala.


“maaf bu, hanya masalah kecil kok bu” jawab Rain.


.


“masalah kecil kok sampe teriak-teriak seperti itu? Biasanya kamu tidak seperti ini nak. Ada apa dengan kalian” ibu melihat ke arah Nala “ sayang jawab ibu, ada apa?” sambungnya.


Nala hanya terdiam. Matanya masih berkaca-kaca menahan tangis dan juga amarah.


“benaran bu gak apa-apa kok. Masalah kecil doang. Oh ia bu, Rain pamit yah.” Ucap Rain langsung pamit begitu saja tanpa menghiraukan Nala.


Hal itu membuat ibunya Nala makin curiga.


“sayang, ibu tau, kalian ada masalah, bukan masalah ini saja, namun masalah yang lebih serius dari ini” ucap ibunya Nala.


“gak kok bu. Cuma masalah sepele kok kayak yang tadi di katakan kak Rain” balas Nala.


“ibu harap, kamu mau jujur sama ibu sayang, apapun itu, jangan kamu tutupi dari ibu. Kalo pikiran kamu tak lagi emosi, bicaralah dengan ibu” ucap ibu lalu bergegas masuk ke dalam rumah.


Setelah melihat ibu masuk kedalam, Nala langsung menumpahkan air matanya.


Sedangkan di seberang sana, Axel sangat geram mendengar bentakan Rain kepada kekasihnya itu.

__ADS_1


“sayang” panggil Axel. Nala tersadar, ia sampai lupa panggilan videonya dengan Axel masih aktif.


Nala menghapus air matanya, dan mengambil hape dari saku celananya.


“hallo kak. Maaf” ucap Nala.


“kok minta maaf sih sayang. Kamu gak salah apa-apa kok. Rain tuh yang harus di kasi pelajaran karna sudah seenaknya bentak kamu” ucap Axel..


“jangan nangis sayang. Mending masuk ke dalam kamar, ada sesuatu buat kamu.” sambung Axel lagi.


“apa itu kak” tanya Nala.


“masuk dulu, hapus air matamu, kakak gak suka liatnya” Ucap Axel. Nala tersenyum menghapus sisa-sisa air di matanya.


Nala berjalan ke dalam kamar, ia langsung mendudukan dirinya di kursi sofa yang berhadapan dengan tempat tidurnya itu.


“apa kak. Penasaran aku jadinya” ucap Nala manja.


“tutup mata kamu dulu” kata Axel. Ia yang melihat Nala telah menutup matanya, bergegas mengambil gitar dan memposisikan hapenya sebaik mungkin.


“buka matanya” ucap Axel sambil di barengi dengan permainan gitar dan lantunan lagu ‘Angel Baby’ yang dipopulerkan oleh ‘Troye Sivan’.


Nala terkesima dengan suara merdu seorang Axel Abraham. Ia tidak percaya, Axel yang di lihatnya selama ini sangat arogan, dingin bisa melakukan hal-hal romantis padanya seperti ini. '


Walaupun bukan secara langsung, namun sudah sangat membahagiakan bagi Nala.


“sayang, kau adalah malaikatku. Jangan pernah menangis lagi. Aku sangat bersyukur memiliki mu My Angel Nala Kejora. I Love You” ucap Axel.


.....


Malam kini telah menampakan wajahnya, Nala sudah di tempat tidur namun belum juga masuk ke dalam alam mimpi. Kenapa? Karna Axel tentunya, ia masih teringat kisah mereka yang terjadi di sore hari tadi. Jika Rain memberi Nala luka dan kesedihan, maka Axel lah penawar luka itu.


.


Di seberang sana, Axel pun demikian, ia tidak bisa tidur, ia persis seperti ABG, senyum-sendiri kayak orang gila, semuanya karna Nala, Nala nya. ...


Axel yang melihat Nala masih Online mengiriminya kata-kata cinta, semacam gombalan lebih tepatnya..


‘Rasanya begitu menyedihkan dan menyenangkan ketika waktuku untuk tertidur telah hilang hanya untuk memikirkanmu.’


Send. Terbaca.


Ting. Pesan masuk.


My Angel: Rindu menghancurkan waktu tidurku.

__ADS_1


Axel bergirang senang.


‘Seperti lagu anak-anak, ketika melihat kebun akan terlihat banyak bunga sedangkan saat melihatmu hatiku terus menerus merasa berbunga-bunga’


My Angel: Jika Jepang bisa membuat motor dan Korea bisa membuat Samsung, maka kamu adalah seseorang yang bisa selalu membuat aku terkangen-kangen.


‘Aku hanya berharap bahwa tak mengapa antartika memiliki jarak yang sangat jauh sedangkan antar kita jangan pernah sampai berjauhan’


My Angel: Tak mengapa jika jaringan seringkali menghilang, asalkan kamu jangan hilang.


Axel membaca pesan-pesan Nala, sungguh hatinya sangat bahagia tak bisa ia ungkapkan dengan kata-kata. Ia ingin waktu cepat berlalu agar ia bisa segera menghalalkan Nalanya. Biar tidak berjauhan lagi.


Nala pun begitu, ia sangat bahagia, walaupun hari ini ia sempat menangis karna Rain, tapi lebih banyak bahagianya di hari ini karna Axel.


Mereka menutup percakapan via chat mereka dengan kata-kata sayang yang tulus dari hati mereka berdua, bukan gombalan semata, namun benar-benar tulus dari hati.


.....


Di hotel di pinggir pantai, Rain sedang menunggu kedatangan Bunga di temani beberapa botol minuman beralkohol.


Selepas dari rumah Nala tadi, Axel langsung menuju ke hotel, ia butuh sesorang, ia sempat tertidur tadi, hingga saat terbangun, ia langsung m2uenelpone Bunga.


Beberapa saat kemudian, pintu pun terbuka, Bunga masuk dengan beberapa tentengan di tangannya. Yah, ia sempat membeli makanan dari luar.


Saat masuk, Bunga yang ingin mengajak Rain buat makan, ternyata di luar dugaan, Rain langsung menariknya hingga ia jatuh di pangkuan Rain.


.


“kakak kenapa?” tanya Bunga.


“biarkan seperti ini dulu” ucap Rain memeluk Bunga.


Bunga merasa senang, ia merasa di butuhkan oleh Rain.


Bunga mengusap-usap kepala Rain dengan sayang, seperti anak kecil. Rain merasa nyaman, ia semakin erat memeluk Bunga.


Bunga mengangkat wajah Rain, ia melihat kesedihan sekaligus kekesalan di wajah itu. Ingin bertanya lebih namun ia urungkan, ia tidak mau bertanya lebih, ia yakin, Rain sendirilah yang akan memberitahunya nanti.


Bunga memandang wajah Rain lama” tampan” batin Bunga.


Rain yang melihat Bunga terus memandanginya dengan tatapan memuja langsung menyambar bibir Bunga, melu*atnya. Bunga mengikuti permainan Rain, ini yang selalu ia dambakan dari Rain.


Rain mengangkat tubuh Bunga ke tempat tidur. eNtah kenapa dalam pikiran Rain saat ini di depannya adalah Nala.


Dengan penuh gai*ah Rain melakukan hubungan in*im itu, tapi... untuk kesekian kali nama orang lain yang ia sebut.

__ADS_1


“Nala....” teriak Rain untuk yang ke sekian kalinya. Membuat Bunga murka, ia mendorong Rain secara tiba-tiba. Ia sangat marah karna bukannya namanya yang di sebut Rain, malah nama perempuan yang ia benci keluar dari mulut lelaki yang ia cintai saat mereka melakukan hubungan int*m.


Bersambung...


__ADS_2