Menyesal Pernah MencintaiMu

Menyesal Pernah MencintaiMu
76


__ADS_3

-SELAMAT MEMBACA-


......


Indonesia


Semua pekerjaan di kantor di Tangani Rain dengan Baik, hanya satu yang tidak bisa, yaitu Bunga. Sudah sebulan setelah Nala ke luar Negeri, dan sudah tiga minggu setelah Bunga menghampirinya ke kantor, Bunga kembali sering menerornya, menggodanya, Rain sempat terbuai seperti kejadian di kantornya dulu, hampir saja Rain goyah kalo waktu itu tidak ada panggilan masuk dari adiknya. Rain tidak tau lagi harus membuat Bunga mengerti dengan jalan seperti apa. Hanya saja jika Rain tegas hal-hal semacam itu tidak akan menghantuinya. Namun karna Rain menberi celah dengan berdalih mau melindungi dan menjaga Bunga, maka Bunga merasa di atas angin dan dia terus menggoda Rain. Bahkan sekarang kesempatan mereka saling bercumbu sudah keseringan, Rain seakan tidak menolak jika Bunga menc*umnya, karena dari lubuk hatinya, sebenarnya dia menginginkan itu juga, namun selebihnya dari itu Rain masih menahan. Bukan menahan, tepatnya ada saja gangguan saat sampai ke tahap itu, yang membuat Rain kembali teringat pada Janjinya dan Nala.


Akhir-akhir ini, Bunga selalu meminta Rain membantunya, dan Rain selalu menurut padanya. Seperti saat ini, Rain mendapat pesan dari Bunga untuk ketemu, dan di sinilah mereka berada, di sebuah hotel di pantai. Rain menyewa salah satu kamarnya, karna ia tidak mau pertemuannya dengan Bunga diketahui orang, yang akan mengakibatkan hubungannya dengan Nala terancam.


Saat ini, Rain dan Bunga sedang berdua duduk di depan tv seperti orang pacaran. Bunga menyandarkan kepalanya di bahu Rain, dan Rain membiarkannya saja.


“kak, Bunga rindu sama kak Rain. Sudah tiga hari kita tidak ke sini, sesibuk apa sih kakak?” tanya Bunga


“aku lagi sibuk Bunga, banyak kerjaan” ucap Rain.


“oh yah, sebenarnya hubungan kita apa sih kak. Kita udah balik seperti dulu kan?”


“gak. Aku gak mau Nala marah lagi”


“gak mau Nala marah tapi mau aja di goda sama aku.” Ucap Bunga Rain hanya terdiam. Ia, benar juga.


“kak, kali ini Nala gak bakalan tau. Kita lebih berhati-hati lagi. Asalkan tidak di lihat oleh mata Nala sendiri, kita bisa mencari alasan.” bujuk Bunga. Tangannya sudah bermain di dada Rain.

__ADS_1


Sejenak Rain berpikir. Ia juga, sebenarnya tanpa pacaran pun hubungan keduanya kalau seperti ini, sama saja, sudah di sebut selingkuh namanya.


“kita seperti ini kayak dulu, tapi tidak dengan pacaran. Jujur aku juga membutuhkan sentuhanmu seperti ini” Rain men*cium Bunga dan membawanya ke tempat tidur, dan has*at yang ia tahan selama ini tersalurkan juga, yah akhirnya Bunga berhasil menggoda Rain dan mendapatkan tubuhnya kembali.


Setelah melakukan kegiatan panas mereka, mereka tertidur selama dua jam, saat Rain terbangun, ia melihat Bunga di sampingnya. Ada rasa bersalah yang ia rasakan pada Nala, tapi mau gimana lagi, semua sudah terjadi. Beberapa menit kemudian, Bunga terbangun dari tidurnya dan kembali menggoda Rain dengan turun dari ranjang dan berlenggak-lenggok ke kamar mandi, Bunga yakin Rain pasti mengikutinya, dan benar saja, Rain langsung berlari dan menggendong Bunga ke kamar mandi, kegiatan panas terulang lagi di dalam kamar mandi, begitulah kalau tidak bisa menahan godaan. Rain mungkin harus banyak berpuasa agar lebih bisa menahan godaan, entah godaan dari setan, ataupun godaan dari Wanita seperti Bunga setan berwujud manusia .


.....


Singapura


Berbeda dengan Rain dan Bunga yang sembunyi-sembunyi berselingkuh dan melakukan hal-hal terlarang menurut agama, Axel dan Nala kini semakin mesra tapi tidak sembunyi-sembunyi. Mereka berpacaran layaknya pasangan pada umumnya tanpa takut di ketahui orang lain. Karena orang suruhan Rain telah di bungkam oleh Axel dengan bantuan Rio tentunya. Jadi kini orang suruhannya Rain di bayar dua kali lipat dari bayaran yang di terimanya dari Rain, orang itu malah di suruh Axel untuk berbalik memata-matai Rain. Dan segala aktifitas Rain yang terjadi di Indonesia termasuk hubungan Rain dengan Bunga yang kembali terjalin telah di ketahui oleh Axel maupun Nala.


Nala sih skarang fine-fine saja. Sekarang Nala benar-benar telah melepaskan seluruh Perasaannya yang dulu pada Rain. Kini Nala serahkan perasaannya seutuhnya kepada pemiliknya yang baru, Axel Abraham tentunya.


Hari ini beretepatan hari minggu, setelah melakukan ibadah, Axel menjemput Nala di asrama putri. Hari ini Axel berjanji untuk membawa Nala ke suatu tempat. Axel menelpon Nala untuk keluar karena ia sudah berada di parkiran asrama.


“kak Axel” panggil Nala untuk kesekian kalinya namun tak di gubris oleh Axel, entahlah sekarang apa yang sedang di pikirkan oleh Axel hingga panggilan Nala tak ia sahuti.


“kak Axel Abraham” panggil Nala dengan sedikit menaikan intonasinya. Seketika Axel tersadar dan gelagapan.


“eh eh ia sayang” Axel ketahuan mengagumi Nala dengan begitu dalamnya. Ia menggaruk bagian tengkuknya salah tingkah. Biasanya para cewek yang biasa terpesona dan salah tingkah jika sudah bersama Axel, kini Axel merasakan yang orang lain rasakan ketika bersamanya. Yah, Axel terpesona dan salah tingkah terhadap Nala. Nala adalah cintanya, Nala adalah gadis yang kasihinya.


“Kak Axel bengong aja dari tadi. Nala panggilin juga.” Ucap Nala.

__ADS_1


“maaf sayang. Kakak terpesona sama kamu. kamu make masker aja yah sama kaca mata hitam” kata Axel yang malah membuat Nala bingung.


“kok make masker kak, kalo kaca mata Nala bawa, tapi nanti kalo kena panas aja” jawab Nala.


Axel menggaruk kepalanya gimana menjelaskannya yah.


“maaf, kakak lagi Flu. Mau yah. Ada kok di dalam mobil maskernya” kata Axel berharap Nala setuju.


“oh. Ya udah deh kak.”


“ia. Ayo sayang.” Axel membuka pintu mobil untuk Nala.


Di dalam mobil Axel memberikan masker ke Nala


“maskernya di pake saat turun aja. Gak apa-apa kok. Ntar di dalam mobil kakak yang pake maskernya” ucap Axel. Nala jadi bingung, bukannya tadi katanya lagi flu. Tapi Nala menurut saja.


“hais Axel, loe tu yah, masih pacaran aja loe udah posesif kayak gini, apalagi Nala jadi istri loe. Mungkin loe kurung kali yah. Ah, tapi bodoh amatlah, Nala sangat cantik, senyumnya itu, matanya, gue gak mau orang lain jatuh cinta pada kecantikannya dan senyumannya itu” Axel sementara berperang dalam batinnya.


Dalam perjalanan Axel dan Nala saling menggoda, rasanya Axel tidak percaya kalo yang duduk di sebelahnya ini adalah Naranya atau Nala Kejora. Penantiannya selama ini, permohonannya dalam diam selama ini di dengar oleh Tuhan juga pada akhirnya.


Sebelum tiba di tempat yang saat ini mereka tuju, Axel menyuruh Nala memakai masker dan kaca mata hitamnya. Nala menuruti Axel tanpa membantah sedikit pun.


Kini tibalah Axel dan Nala di depan sebuah gedung, saat keluar dari mobil itu Nala di buat terkejut, karna Nala tidak menyangka Axel akan membawanya ke tempat ini.

__ADS_1


Tempat apa ayo. Coba tebak


BERSAMBUNG.......


__ADS_2