
Maaf kalo masih ada typo
SELAMAT MEMBACA!!!
...
Singapore
Rio yang melihat Axel sedang tertidur pulas, tidak tega buat bangunin Axel. Rio memilih duduk di kursi sofa yang berada pada ruangan itu.
"Gue gak nyangka loe bisa sakit selama ini Ax. Liat keadaan loe seperti ini, gue jadi ragu Kase tau keadaan Nala sama loe" ucap Rio
2 jam berlalu, Axel akhirnya bangun juga dari tidurnya. Axel melihat ke arah sofa, seseorang tengah tertidur sambil memegang hapenya.
"Rio"panggil Axel
Rio pun terbangun mendengar namanya di panggil.
"Axel. Loe udah bangun?" Rio mendekat dengan mata berkaca-kaca dan langsung memeluk Axel erat.
"Rio. Gue gak bisa bernafas woe"
"Gue kangen Loe Bro Loe lama banget sih sembuhnya. Kalah loe sama penyakitnya."
"Gue kangen juga Bro. Kok kita jadi kayak anak ABG sih. Ihhh"
Mereka berdua pun tertawa bersama.
"Gimana kondisi loe SkaranG Ax?" Tanya Rio
"Seperti yang loe liat. Gue Uda lumayan. Hanya susah buat gerakin kaki gue bro. Lagi ikut terapi aja"
"Syukur deh kalo gitu"
"Loe kok bisa di sini sih?"
"Gue lagi ada kerjaan di sini. Gue juga emang sengaja datang liat keadaan loe"
"Gue komanya lumayan lama Yo, gimana keadaan di sana?"
"Keadaan apa maksudnya?" Rio pancing tanya.
"Loe tau maksud gue"
"Keadaan Nala maksud loe " Axel mengangguk.
"Sebenarnya gue Kesini juga emang di rencanain Ax. Tapi loe jangan marah yah kalo gue kasi tau semuanya."
"Iya. Cepatan. Lama banget"
"Rain, dia seLinGkuh sama Teman masa kecil Nala.''
"Gue udah prediksi hal ini pasti akan terjadi. Terus gimana keadaan Nala?"
"Nala baik baik saja. Dia belum mengetahui semuanya. Gue, Bella dan Juan yang udah tau. Tapi Bella sama Juan tidak ingin Nala tau sebelum bikin dia Cinta sama loe, dengan begitu saat Nala mengetahui hubungan mereka dia tidak terlalu sakit hati Ax."
__ADS_1
"Waktu itu kalo gue gak kecelakaan, itu emang yang gue lakuin, Nala harus jatuh cinta sama gue SebeLum tau hubungan Rain sama Tessa"
"Rain sudah terlalu sering bohongin Nala. SkaranG aja dia seLinGkuh sama Tessa dan Bunga, belum masalah kecelakaan loe. Dalangnya Rain Bro"
"Gue Uda tau. Saat kecelakaan itu gue tau pasti dia yang lakuin itu "
"Lalu apa yang akan kita lakukan bro, Apa kita laporin aja Rain ke pihak berwajib?"
"Gak usah. Gimanapun Rain teman kita. Gue masih kasih dia kesempatan terakhir. Gue sekarang fokus ke Nala dulu. Btw, selain loe sama gue yang tau dalangnya Rain, siapa lagi yang tau"
"Kita berdua aja bro. Hari itu Bokap loe yang kerahkan anak buahnya untuk cari tau. Tapi gue gerak duluan, makanya Bokap loe tidak mendapat informasi terkait kecelakaan itu. Jadi Bokap loe tau murni kecelakaan tanpa di sengaja"
"Thanks bro."
"Jadi gimana cara loe bisa bikin Nala suka sama loe
"Gue gak tau. Gue pikir dulu. Loe tau keadaan gue sekarang kan bro?"
Indonesia
Di kampus, Nala, Bella, Juan dan Bunga sedang berada di kantin.
"Na. Mau pesan apa?"Tanya Bella
"Bakso aja Bell. Kalo minumnya Es Jeruk nipis yah" Jawab Nala
"Kalian berdua?" Tanya Bella pada Juan dan Bunga.
"Aku Coto aja Pake Nasi. Minumnya air Mineral yah Sayang" jawab Juan
"Bunga, temanin gue yah banyak banget soalnya" kata Bella
"Ok" Bunga berdiri dan berjalan mengikuti Bella.
Beberapa menit mereka kembali. Bella membawa nampan berisi makanan, sedangkan Bunga membawa nampan berisi minuman.
"Rencana di mulai sebentar lagi"batin Bella
Saat mereka sampai di meja makan kantin, Bunga duluan yang menaruh dan membagikan minuman mereka masing-masing. Giliran Bella. Bella manaruh makanan Nala dan Juan tepat di depan meja mereka. Pas Bella hendak memberikan ke Bunga, ia sengaja menumpahkan bakso panas ke tangan Bunga.
Auww. Bunga meringis
"Eh. Sorry sorry. Gue gak sengaja. Yah ampun"
Auww. Lagi lagi Bella dengan sengaja menumpahkan bakso ke paha Bunga. Karena saat tadi bakso yang tumpah dan terkena tangan Bunga, Bella pura pura panik dan melap tangannya Bunga, sedangkan tangan kirinya masih memegang bakso itu.
"Yah ampun. Kena lagi" kata Bella pura pura panik
Bella meletakkan Mangkuk baksonya. sedangkan Nala sudah panik, Mengambil tissue dan segera melap tangan dan celana Bunga.
"Bunga, ini melepuh loh tangannya, gimana yang bagian paha? TAnya Nala
"Gak terlalu kok. Soalnya celananya sedikit tebal"
"Kita ke ruang kesehatan yah. Biar di obatin"
__ADS_1
Bunga mengangguk. Sedangkan dalam hati ia berjanji akan membalas perbuatan Bella padanya.
"Bunga, maafin gue yah. Gue gak sengaja"
"Ia gak apa-apa kok. Nanti juga sembuh"
"Bell loe sama Juan lanjutin makan aja, gue temanin Bunga kesana"
"Kita sama-sama aja, lagian gue juga yang salah"
"Gak usah. Gue sendiri aja. Mubazir loh buang-buang makanan. Nanti kalian nyusul"
"Ok. Bunga skaLi lagi maaf yah" Bella berpura-pura memelas
"Ia gak apa-apa"
Nala dan Bunga meninggalkan kantin. Tinggallah Bella sama Juan. Juan melihat Kearah Bella. Bella pun menyengir.
"Hehe"
"Sengaja kan loe?"
"Ia. Emang sengaja" jawab Bella jujur
"Bel, kamu Thu yah, kelakuannya uhh"
"Auw. Kenapa sih dahi aku di sentil? Sakit tau"
"Kamu tau kan sifat Bunga. Kamu cari gara-gara sama dia, aku takutnya dia bakalan balas kamu sayang"
"Aku gak takut. Coba aja. Dia juga tau aku gak sengaja tadi, selagi dia gak curiga kalo kita tau dia seLinGkuh sama kak Rain, jadi aku akan buat dia menderita karna Uda khianatin Nala"
"Aku bakalan dukung kamu, asalkan jangan berlebihan."
"Ia. Aku cuma iseng iseng doang kok ngerjainnya"
"Yaudah cepat habiskan makanannya kita nyusul mereka"
Bella mengangguk, dan cepat cepat menghabiskan makanannya. Juan pun begitu. Mereka berdua pun menyusul Nala sama Bunga ke Ruang kesehatan
Bersambung...
Segini dulu yha readers
Jangan lupa follow Ig nya author yha
#Nalatue
#Author akan usahakan setiap hari update yha guys
#tinggalkan like, vote, n komen yang membangun yha buat author
#Dangke
#Saranghe😍
__ADS_1