
maaf kalo masih ada typo
Selamat membaca
.......
di luar ruangan Leon, Lia sedang menangis dan di hibur oleh Nala.
"Nala yakin kak Lia sama kak Leon pasti dapat restu dari orang tua kak Leon. cinta yang kalian miliki sangat kuat, Tuhan pasti akan nunjukin jalannya kak" ucap Nala menguatkan Lia.
Lia memeluk Nala"Tapi tadi kakak melihat kebencian dari mamanya kak Leon buat kakak, kakak gak Kuat Nala. seburuk itukah kakak di mata mamanya Leon?" ucap Lia.
"itu hanya masa lalu. Nala yakin berangsur-angsur mereka dapat menyukai kakak. bukannya sebelum kebencian ini muncul, kakak pernah menjadi kesayangan mamanya kak Leon?" ucap Nala. Lia melepaskan pelukannya.
"hah? dari mana kamu tau Nala" tanya Lia heran.
"dari kak Axel dan kak Rio" jawab Nala. yah, memang Axel dan Rio sudah menceritakan semuanya. saat mereka dulu berteman, Lia dan satu teman perempuannya lagi berteman dengan Axel, Rio, Leon dan Rain. mereka berdua cewek ini di perlakukan spesial oleh keempat cowok itu. Lia begitu di sayang oleh mereka terutama perlakuan Leon dan Axel padanya. Leon sering mengajak Lia ke rumahnya. dari situ, Lia sangat di sayang oleh orang tuanya Leon. hingga semuanya berubah kala Lia terus mengejar Axel dan berbuat yang tidak-tidak untuk mendapatkan Axel.
__ADS_1
"aku ingin kembali ke masa itu kalo bisa. masa di mana hampir semua kasih sayang keluarga Leon tercurah padaku. andai bisa memutar waktu, aku tidak akan berbuat hal-hal yang menjijikan seperti itu" ucap Lia sendu.
"waktu tidak dapat di putar, penyesalan pun tidak dapat kita hindari. hanya saja, kita harus belajar dari masa lalu, biarlah masa lalu menjadi pelajaran, untuk ke depannya kita bisa lebih baik lagi" ucap Nala.
Lia tercenung. walaupun umur Nala jauh di bawahnya, Nala sosok yang wawasannya luas.
"terima kasih Nala. pantasan Axel sangat mencintai dan menggilaimu. bukan hanya cantik, kamu baik, dan juga pintar. aku jadi malu sendiri Nala. aku di nasehati oleh gadis se usia diri mu" balas Lia.
"sama-sama kak. aku juga bersyukur bisa di cintai oleh kak Axel begitu gilanya. hehe" Ucap Nala. Lia pun terkekeh mendengarnya.
ternyata obrolan mereka dari tadi di dengar oleh Axel maupun Rio.
"sebelum loe dekatin dia, loe duluan udah masuk Rumah sakit bro" balas Axel tajam.
Rio tertawa
"tenang bro. bercanda gue. gue kan bilang seandainya. tenang aja gue gak mungkin khianatin teman sendiri. yang ada gue di cap teman makan teman lagi" ucap Rio.
__ADS_1
"ia. gue tau loe bercanda." balas Axel.
hening... hingga pintu di buka dari dalam.
"Lia. ikut saya ke dalam" suara papanya Leon.
Lia Mengangguk. "i.. ia Om" jawab Lia
Lia mengikuti langkah papanya Leon ke dalam. sampai di dalam, Leon memberi kode pada Lia untuk mendekat. Lia pun menuruti perintah Leon.
Leon menggenggam tangan Lia. Leon tersenyum lebar, membuat Lia bingung.
"Ma. bisa mama ulangi lagi?" pinta Leon pada mamanya.
mamanya Leon menarik nafas dan berucap.
"saya merestui hubungan kalian"
__ADS_1
Bersambung....