Menyesal Pernah MencintaiMu

Menyesal Pernah MencintaiMu
Aku Menunggumu Sayang


__ADS_3

Selamat Membaca!!!


...


Rain melajukan mobilnya kembali ke arah bandara setelah sesaat tadi dia dan Nala berhenti untuk mengobrol.


Tidak ada obrolan lagi, mereka berdua masing-masing terdiam. Rain terdiam masih memikirkan perkataan Nala tadi. Sedangkan Nala terdiam karena tidak tahu mau memulai obrolan apa lagi.


Kini mereka telah tiba di Bandara, di sana Bella dan Bunga sudah menunggu. Bella dengan senyumannya memandang kedatangan Rain dan Nala sedangkan Bunga memasang wajah datarnya.


Mereka berempat masuk ke dalam. Nala sengaja menggenggam tangan Rain, hal itu semakin membuat Bunga Iri. Sementara mereka menunggu, terlihat sepasang suami istri yang tidak lain adalah orang tua Bunga mendekat. Bunga berlari dan memeluk keduanya.


"Mom,dad I Miss u" ucap Bunga masih memeluk erat mereka.


"Miss u honey" jawab mereka berdua


Mama Bunga melihat ke samping berdiri seorang pria tampan dan dua orang gadis cantik yang tersenyum tulus memandang adegan itu.


"Nala yah?" Tanya Mama Bunga sambil memandang Nala.


Nala mengangguk"ia Tante"jawab Nala mendekati mereka dan memeluk mama Bunga.


"Kamu Uda besar sayang. Tambah cantik SkaranG yah. Pasti banyak yang suka. Iyakan?" Puji Mama Bunga.


"Banyak banget Tante. Eh" jawab Bella sengaja.


Sontak semua orang beralih menatap Bella. Bella dengan wajah tanpa dosa cengengesan.


"Kenapa? Benaran loh. Saya gak bohong kok Tante. Di kampus banyak yang suka sama Nala, mulai dari teman seangkatan kita, bahkan juga kakAk tingkat kami Tante. Tapi Nala-nya terlalu setia" Bella lebih sengaja lagi membanggakan Nala. Hal itu membuat Bunga Tambah benci sama Nala.

__ADS_1


"Bangsat. Tunggu saja. Apa loe masih bangga saat tunangan yang loe cinta ninggalin loe" Batin Bunga


"Ulu ulu. Senangnya banyak yang suka" goda Mama Bunga.


"Yaudah. Ayo kita pergi. Ntar bisa di lanjutkan obrolan sama kangen-kangennya di rumah." Potong Papa Bunga saat tau wajah anaknya yang kesal karena sedari tadi bukannya mamanya menanyakan kabarnya malah memuji terus Nala


Mereka pun menuju tempat mobil Rain dan Bella di parkir.


Bella mengenderai mobilnya sendiri. Karena Nala dan Keluarganya Bunga menaiki mobilnya Rain.


Setelah kurang lebih menempuh perjalanan 1 setengah jam dari Bandara, tibalah mereka di kediaman Keluarganya Bunga. Rumah mewah yang tampak asri dengan beberapa penjaga serta beberapa asisten rumah tangga sudah siap menunggu.


Setelah berbincang sesaat dan melepas kerinduan, Nala, Rain dan Bella meminta pamit.


"Tante, Om, Bunga. Kami pamit dulu yah. Ntar Nala kasih tau Ibu sama Ayah kalo Om dan Tante udah kembali ke Jakarta" ucap Nala


"Ia sayang. Sampaikan salam yah buat orang tua kamu. Kapan-kapan kita berkumpul lagi kayak dulu" kata mama Bunga.


"Kami permisi yah. Pak, buk" ucap Rain


Saat mereka hendak keluar. Bunga bersuara.


"Em. Kak Rain. Bunga bisa numpang kembali gak ke apartemen. Ada sesuatu yang ingin Bunga ambil. Boleh yah Nala"


"Boleh kok Bunga. Ayo" Nala mengiyakan biar Rain dan Bunga tidak merasa curiga.


Bunga pamit kepada Mama Papanya dan pergi ke apartemennya.


"Bell. Gue sama kak Rain yah. Makasih loh Uda temanin gue jemput orang tuanya Bunga. See u tomorrow"

__ADS_1


"Santai aja Na, ok see u" Bella melambaikan tangannya kearah Nala dan memasuki mobilnya.


Setelah Bella meninggalkan kediaman Keluarganya Bunga, Rain juga melajukan mobilnya.


Di dalam perjalanan mereka masih terdiam. Nala memutuskan memulai obrolan.


"Bunga. Pipi kamu gimana? Masih sakit?Tadi Uda beli obat belum"tanya Nala


"Mm. Iya masih perih. Tadi Uda beli obat kok sama Bella. Uda di kasih salep dan minum obat. Untung aja tadi gue bawa fondation, kalo gak mama sama papa pasti marah"


"Maafin gue yah Bunga. Gue merasa bersalah bangat sama loe"


"Iya gak apapa. Gue maafin kok" kata Bunga" enak aja maafin loe, jangan harap" batin Bunga


Nala memeluk Bunga sayang. Tapi cuma pura-pura. Semua kegiatan mereka berdua di kursi belakang tak lepas dari pandangan Rain.


"Semoga Nala tidak curiga lagi ke depannya. gue harus cari cara agar mengakhiri hubungan sama Bunga, tapi gak bikin dia sakit hati. Gue gAk mau di tinggal Nala" Rain membatin."


Rain mengantarkan Bunga hingga tiba di apartemennya. Dan selanjutnya mengantar Nala kembali ke rumahnya.


...


Singapore


Keadaan Axel sudah membaik. Hanya saja, mama Sandra memintanya untuk beberapa hari lagi di negara itu.


Axel sementara duduk di sofa kamarnya, berkutat dengan laptopnya melihat beberapa file yang di kirim sekretarisnya. Tiba-tiba ada pesan masuk dari handphonenya.


Pesan yang baru masuk itu tiba-tiba membuat Axel tersenyum senang, bagaimana tidak, seminggu lagi Nala orang yang dia cintai akan ke negara ini.

__ADS_1


"Aku menunggumu sayang" ucap Axel senang menatap wallpaper hapenya yang adalah foto gadis pujaannya siapa lagi kalo bukan Nala.


Bersambung !!!


__ADS_2