Menyesal Pernah MencintaiMu

Menyesal Pernah MencintaiMu
Salah Orang


__ADS_3

Mereka pun makan siang dengan terus bercanda ria. Bunga sesekali melirik ke arah Rain. Tapi Rain tidak menyadari itu, hanya Bella dan Juan lah yang menyadari tingkah Bunga, karena sedari awal mereka menaruh curiga pada Bunga, jadi sedetail apa pun sikap Bunga, akan terpantau sama Mereka.


"Dasar munafik loe Bunga. Gue gak akan biarin loe nyakitin Nala"batin Bella.


Juan yang melihat kekasihnya memandang Bunga dengan tatapan tak bersahabat, ia menyenggol kaki Bella, agar Bella sadar.


"Gue gak tahan Ju"bisik Bella


"Kita belum tau Bel, Bunga niat sebenarnya apa. Jadi jangan kamu nunjukin sikap ketidaksukaan kamu sama Bunga di depannya" bisik balik Juan.


Bella mengangguk. Bella pun terpaksa tersenyum dan sesekali membalas candaan mereka.


Beberapa menit kemudian, mereka telah menyelesaikan makan siang mereka.


"Sayang. Mau balik kampus lagi, atau mau langsung pulang, biar kak antarin" tanya Rain


"Hari ini kita gak ada jadwal kuliah kak. Jadi langsung pulang aja."


"Gue ikut yah sama kalian" ucap Bunga.


Nala pun mengangguk setuju.


"Ayo gue sama kak Rain antarin loe pulang"


...


Dalam perjalanan, Rain melirik ke arah Bunga dan Nala yang sedang asyik bercerita.


Pandangan Rain jatuh pada kalung cantik yang melingkar pada leher Bunga. Yah kalung yang menggunakan mainan berbentuk Bunga.


Rain teringat akan gadis kecilnya dulu. Rain tidak boleh gegabah. Ia akan menanyakan hal ini nanti pada Nala.


Setelah mengantarkan Bunga pulang, Rain menuju rumah Nala untuk mengantarnya. Dalam perjalanan Rain iseng-iseng bertanya. Sebelumnya setelah Bunga turun dari mobil, Nala berpindah tempat di samping Rain.


"Sayang. Kalung kamu dari dulu emang cuman itu? Gak ada yang lain? Apa masih ada yang bentuk mainannya Bunga gitu?"


"Gak kok. Dari kecil emang ini kalung aku. Kak Rain Uda dua kali loh nanyanya? Dulu aku sama Bunga ke Mall. Karna Namaku Nala Kejora, maka aku di kasih hadiah kalung Bintang ini loh sama Bunga. Terus Nala juga ngasih hadiah buat Bunga, bedanya kalung pemberian Nala ke Bunga berbentuk Bunga juga sesuai Namanya. Kita menghabiskan tabungan kita hari itu hanya buat beli kalung kita loh kak" Bunga bercerita panjang lebar.

__ADS_1


Rain tiba-tiba menghentikan mobilnya.


"Kak Rain apa-apaan sih. Hampir aja Nala kejedot Kaca tau gak"


"Maaf sayang. Maafkan kak Rain."


Nala jadi bingung kenapa Rain tiba-tiba berhenti setelah mendengar ceritanya.


"Ada foto kalian waktu kecil tidak?" Tanya Rain.


"Ada kak. Kebetulan, kemarin waktu kita ke apartemennya Bunga, dia masih nyimpen foto kita yang masih kecil, ha disitu Nala juga sengaja buat fotoin ulang, biar jadi kenang-kenangan. Nih kak fotonya" Nala menunjukkan foto mereka berdua ke Rain.


"Kamu yang mana sayang, yang ini kan?" Tunjuk Rain pada foto Bunga.


"Yah bukan kak. Ini itu Bunga. Masa kak Rain gak bisa bedain Nala sama Bunga sih"


Deg. Rain terdiam. Kaku. Hanya Menatap kosong ke depan.


Jadi selama ini dia salah dong, pikir Rain.


"Ayo kakak antarin pulang." Nala mengangguk. Ia melihat wajah Rain yang datar Saja. Tidak seperti biasanya.


...


Di dalam Apartemen seorang Pria sedang duduk termenung memikirkan setiap kejadian yang terjadi beberapa tahun Lalu, dimana seorang gadis kecil yang cantik, pernah menolongnya. Dia berjanji, akan menemukan dan menjaga gadis itu bila suatu saat bertemu lagi.


#FLASBACK ON#


Rain, Rio dan Axel sewaktu dari Bangku sekolah dan kuliah emang di cap sebagai anak yang suka menolong, walaupun tak sedikit juga membuat Rusuh. Musuh mereka cukup banyak, saat Mereka sedang berada di Mall xx di Jakarta, mereka tak sengaja bertemu dengan musuh mereka. Karena tidak mau menjadi tontonan. Mereka seakan cuek saja.


Rain yang melupakan hapenya menyuruh Axel dan Rio duluan masuk.


"Bro kalian duluan yah, hape gue ketinggalan di mobil, gue ambil dulu. nanti gue nyusul yah"


"Jangan lama-lama bro, ada mereka disini juga, takutnya mereka nyerang loe" ucap Rio


"Sip Bro. Tenang Aja"

__ADS_1


Rain berjalan keluar menuju mobilnya. Dari arah belakang sebuah mobil di tempat parkiran hendak menabrak Rain, tapi suara mungil seseorang terdengar dan membuat Rain waspada.


"Awas kak. Ada mobil di belakang kakak"


Rain sontak meloncat ke pinggiran, tangan dan lututnya lecet.


Sedangkan mobil yang tadi telah melaju pergi.


Gadis itu mendekati Rain dan bertanya, "kakak gak apapa?"


Rain menoleh, gadis yang lucu pikirnya.


"Yah ampun berdarah kaki dan tangan kakak, ini sapu tangan aku buat kakak aja, bersihin yah lukanya, makanya jangan nakal"


Rain hanya tersenyum, mencubit pipi gadis itu Gemas.


"Sayang. Ayo kita pulang" suara seorang wanita cantik memanggil gadis itu.


Rain melihat sepasang suami istri disana menunggu sang gadis.


"Kita akan ketemu di lain waktu lagi gadis kecil. Kakak janji akan jagain kamu jika suatu saat kita bertemu lagi" gumam Rain tersenyum tipis.


#FLASBACK Of#


Bersambung...


Segini dulu yha readers


Jangan lupa follow Ig nya author yha


#Nalatue


#Author akan usahakan setiap hari update yha guys


#tinggalkan like, vote, n komen yang membangun yha buat author


#Dangke

__ADS_1


#Saranghe😍


__ADS_2