Menyesal Pernah MencintaiMu

Menyesal Pernah MencintaiMu
105


__ADS_3

Maaf Kalo Masih ada typo.


-Selamat Membaca-


.......


Axel menatap Leon dengan wajah yang tidak lagi semarah tadi. Benar kata Leon, Leon tidak mungkin mengkhianati gue sama Rio.


"Gue tunggu penjelasan loe mengenai ini nanti, tapi.. Ngapain loe muncul skarang di saat gue lagi pacaran sama Nala?" Ucap Axel.


"Isst, Santai dong. Sensi amat loe. Gue gak ganggu kalian. Ngapain juga ganggu, kalo gue mau, udah dari dulu Nala gue embat" kata Leon santai.


"Sinting loe. Coba aja kalo berani" Marah Axel.


"siapa Takut?. Nala juga pasti mau sama gue. Gue kan gak kalah keren, ia gak Nala sayang." ucap Leon memancing.


Nala yang sudah tau bahwa Leon memang iseng, diam saja. Malahan dia tampak senyum-senyum sendiri melihat tingkah kekanakan Kekasihnya Axel.


"Berani loe yah manggil dia Sayang. Brak"


Axel mendorong kursinya berdiri dan menarik kerah baju Leon.


Nala dan Lia ikutan berdiri dan melerai pertengkaran mereka berdua.


"kak Axel Stop" Teriak Nala.


"Axel cukup. Kalian berdua kenapa sih? Kamu juga Yon, dari tadi mancing terus emosi si Ax." Ngomong Lia.


Axel melepaskan tangannya. Ia di tuntun oleh Nala untuk kembali duduk di tempatnya semula. Sedangkan Lia juga memelototi matanya ke arah Leon, memberikan isyarat bahwa segera duduk kembali. Leon yang melihat Lia seperti itu segera duduk.


"Axel, dengarin gue. Leon udah ngasih penjelasan singkat mengenai kesalapahaman yang terjadi di antara kalian. Gue tau, di dalam lubuk hati loe skarang, loe udah mulai percaya pada Leon. Selebihnya nanti kalian bicarakan bertiga sama Rio. Dan Loe juga, bisa ngontrol sedikit gak emosi loe itu, Loe tau Leon udah kayak gini ke Loe lagi, artinya dia sudah kembali Kayak Leon yang kita kenal dulu. Dan kedatangan dia kemari karna gue" Ucap Lia panjang kali lebar.


"jadi orang yang mbak Lia nunggu dari tadi itu kak Leon?" Tanya Nala.

__ADS_1


"Ia Benar Nala" Balas Lia.


"Kalian... Ada angin apa kalian berdua ketemuan kayak gini?" tanya Axel penasaran.


"Yah, terserah gue dong Ax. Suka-suka gue mau ketemuan sama siapa. Bukan urusan loe." Leon Mulai lagi.


"astaga" Geram Lia "Bisa diam gak kamu Yon?" marah Lia.


Leon terdiam. Dia tidak bisa berkutik kalo Wanita di sampingnya ini mulai bersuara sedikit tinggi.


"Gue sama Leon.. Kita berdua.. " Lia menghentikan omongannya dan menggenggam tangan Leon, Leon yang melihat itu sontak kaget. Ini yang selama ini ia tunggu-tunggu. Ia tersenyum haru melihat Lia. Lia balas tersenyum padanya.


Axel dan Nala yang melihat pasangan beda jenis kelamin di hadapan mereka ini sontak saling memandang kaget.


"Leon.., Lia..., kalian berdua Pacaran?" Ucap Axel dengan suara nya yang melejit tinggi.


"Kurang tinggi suara loe Set*n" Marah Leon


Lia melihat ke arah Nala, tersenyum dan Mengangguk "Ia Nala" Ucap Lia.


Nala senang nya bukan main. Bukan nya apa, ia merasa bersalah kala Axel dan Lia memutuskan hubungan mereka. Ia berpikir semua ini pasti karena nya. Tapi melihat skarang Lia sudah bersama Leon, Nala merasa Lega juga turut bahagia. Bisa Nala lihat besarnya Cinta dari tatapan Leon ke Lia. Nala bersyukur Lia bisa mendapatkan seseorang yang benar-benar mencintai nya seperti Leon. Nala juga berfirasat bahwa kelak Lia akan bahagia bersama Leon.


"Selamat Yah kak Leon dan Mbak Lia. Nala senang banget akhirnya Mbak Lia menemukan Pengganti kak Axel. Nala berdoa, Semoga hubungan nya terus langgeng sampe ke jenjang lebih serius"


"Amin" Balas Lia.


"tunggu-tunggu, sejak kapan kalian berdua pacaran." tanya Axel masih penasaran.


"Udah mau satu bulan." Ucap Leon santai, di ikuti anggukan oleh Lia.


"wait, Leon sebentar. Gue sidang loe." Axel melupakan segala kemarahan nya terhadap Leon dan sudah kembali seperti Axel sahabat Leon yang dulu. Leon pun begitu.


"sidang apaan. Sidang Skripsi loe. Emang gue mahasiswa loe apa?" ucap Leon.

__ADS_1


"gue seriue Yon" Balas Axel.


"Yaudah, mau sidang gue mengenai apa?" tanya Leon.


"jadi, cewek yang loe ceritain sama gue dan Rio dulu itu Si Lia? Cinta pertama loe, skalian orang yang loe cintai dalam diam? Yang katanya Cinta loe bertepuk sebelah tangan karena Cewek itu suka sama Orang lain? Benarkan itu si Lia?" ucap Axel. Leon merutuki semua kebodohan Axel. Apaan jadi Pimpinan, yang kayak gini aja malah di umbar. Axel Sialan, batin Leon


"Eh Seta* Loe. bisa tutup mulut gak?" Ucap Leon kesal setenga mati. ia melihat ke arah Lia, Lia balik melihat ke arahnya, dengan pandangan terkejut.


"Leon... " Ucap Lia Sendu "benaran apa yang di bilang sama Axel?" tanya Lia dengan nada rendahnya. Leon meneguk ludahnya kasar.


"apa skarang waktu yang tepat buat gue bilang semuanya ke Lia?" batin Leon.


"benar Lia. itu loe sepertinya. kan dia sukanya sama cewek itu, tapi cewek itu suka nya ke orang lain. nah Leon suka sama loe, tapi loe suka nya sama gue. udah lah Yon ngaku aja. harus Gentle dong bro. brani dong, jangan kayak pecundang loe" kali ini Leon tidak berkutik lagi. Axel menang banyak kali ini. ada alasan biar dia bisa balas Leon.


"jadi, benarkah Yon? kamu suka sama aku sejak dulu. jadi cewek yang pernah kamu ceritain ke aku, itu aku kah Leon?" tanya Lia. mata Lia sudah berkaca-kaca.


Leon yang melihat Lia sudah mau Menangis, akhirnya angkat bicara.


"Ia Li, itu kamu. aku pernah curhat sama Axel dan Rio juga kamu. bahwa ada seseorang yang aku suka kala itu bahkan mungkin cintai. cinta pada pandangan pertama, juga cinta pertama aku." Ucap Leon Jujur. Air mata Lia tumpah sudah. Leon mengusap air mata dari pipi cantik Lia.


"hah, akhirnya ngaku juga loe" Ucap Axel


Nala hanya duduk diam dan menyimak. Nala sangat terharu menyaksikan ini semua. ia melihat ke arah Axel, mungkin seperti Leon, ini juga yang Axel rasakan saat Nala bersama dengan Rain.


"tapi kenapa dulu gak bilang aja sama aku Yon?" Tanya Lia lagi.


"karena... " ucapan Leon terpotong karena Axel.


"Yah karna dia orangnya pengecut Li" Ucap Axel lantang.


"diam loe." Balas Leon tak kalah lantangnya "itu karena Sebelum aku mau nembak kamu, kamu udah duluan bilang sama aku kalo kamu suka sama Axel Lia. makanya aku memilih memendam perasaan aku, asalkan kamu bahagia Li. apapun akan aku lakukan demi melihat kamu bahagia, walaupun perasaan aku harus aku pendam" lanjut Leon.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2