Milik Sang Pewaris Dingin

Milik Sang Pewaris Dingin
Melarikan Diri


__ADS_3

Betapa murkanya Dimitri ketika menyadari Michelle meninggalkan rumahnya bagaimana bisa dia pergi...?


diliriknya jam di tangannya dan membeku ketika menyadari ini sudah tengah malam..segera Dimitri berdiri dan melangkah menuju lemari penyimpanan senjatanya dan mengambil pistol dan sebuah pisau kecil dan menyimpannya di dalam sakunya..


Dimitri menoleh tajam.....


''Katakan padaku bagaimana dia bisa pergi..siapa yang membawanya, sudahkah kau memeriksan cctv....''ucap Dimitri seraya mengambil jaket panjangnya dan melangkah menuju pintu di ikuti Tomi...


''Terpantau di ccctv kalau seorang pelayan baru yang memandu nona untuk keluar, lalu ada mobil yang sudah terparkir di pinggir jalan dan mereka meninggalkan kediaman ini.....''


Dimitri menghentikan langkahnya ia menoleh...


''Jadi kau mau bilang Michelle pergi dengan gampangnya bahkan mengelabui para penjaga...apa kau mau aku menembak kepalamu...'' Dimitri tertawa kejam...


Tomi begitu ketakutan lalu menundukan kepalanya dalam-dalam, tubuhnya sampai bergetar...ia tau benar kali ini dia berhadapan dengan pria yang kejam...


''Nona memberi para penjaga minuman yang sudah di campur obat tidur dan akhirnya mereka bisa lolos...''


''Sial.....'' desis Dimitri mengepalkan tangannya dengan kuat..


Dimitri lalu melangkah menuruni tangga dengan cepat menuju garasi, disana sudah ada supir dan anak buah kita yang lain....pandangan Dmitri mengeras...menyapu wajah anak buahnya yang tampak begitu segan....


''Dengarkan aku baik-baik..menyebarlah dan temukan cela apapun demi menemukan Michelle...jika kalian tak ada yang berhasil maka....bersiaplah...aku akan menghancurkan kalian....termasuk kau...Tomi.......''


''Baik tuan....'' jawab mereka serempak hingga Dimitri puas..


Pria itu masuk ke dalam mobil tanpa supir karna dia ingin mengendarai mobil sendiri...sementara Tomi dan beberapa anak buah mereka yang lain menggunakan mobil lain untuk berpencar....


Mobil iring-iringan Dimitri dan para anak buahnya keluar dari gerbang rumah lalu berpencar untuk mencari jejak sang nona muda..masing-masing dari mereka menyimpan gelisahnya sendiri mengingat ancaman Dimitri yang tak main-main....


Mobil Dimitri menyusuri jalan-jalan di tengah kota sambil matanya melirik ke segala arah untuk mencari sosok Michelle di tengah malam...susah sejam lamanya namun tak ada berita apapun dari anak buahnya untuk memberikan kabar baik..hingga akhirnya Dimitri menjadi putus asa....pria itu menghentikan laju mobilnya di tepi jembatan yang sudah sepi..harus mencari kemana, dan Michelle...dia tak tau sama sekali tentang dunia luar..siapa yang membantunya pergi...siapa...


''Michelle....kau tak akan pernah aku biarkan pergi....apa kau mengerti, kau adalah milikku.....'' teriak Dimitri dengan murka....


***********


Michelle menatap sebuah ruangan kamar yang cukup sempit di banding kamarnya yang mewah dan bersih..kamar ini cukup memprihatinkan, bahkan kamar pelayannya masih lebih bagus dari ini...


''Nona istirahatlah...aku akan membelikan nona makanan...''

__ADS_1


''Elsa...tengah malam begini..jangan meninggalkan aku sendiri....''ucap Michelle ketakutan menatap pelayannya..


Namun Elsa mencoba menyakinkan dirinya agar menunggu sebentar....


''Aku akan kembali dalam 10 menit nona..jika kita keluar bersama maka kita akan tertangkap..''


Akhirnya Michelle tak punya pilihan selain


menunggu di kamar Hotel kecil itu...Elsa pun pergi namun Michelle masih sangat ketakutan....ini pertama kalinya dia pergi dari rumah dan sungguh pengalaman pertama ini sangat mengerikan baginya...apalagi menyadari jika Dimitri bisa saja menemukannya di tempat ini...Michelle duduk di tepi ranjang, keputusannya sudah bulat..pergi adalah yang terbaik bukan..??lagi pula itu bukan rumahnya.....


Michelle menundukan kepalanya memohon agar semua bisa cepat selesai....dia bisa bebas dari Dimitri dan bertemu dengan kak Rob mungkin,...mereka saudara sekandung,..kak Rob mungkin akab berpihak kepadanya...


Sementara,......


Elsa keluar dari Hotel kecil menuju sebuah mobil seseorang...ia menelfon dari sana...dan tersenyum dengan dingin......


''Mangsamu sudah berada di dalam kamar tuan...jadi anda bisa menikmatinya sekarang...jadi bisakah tuan membayarku sekarang...''


Elsa tersenyum menang sambil menutup telp, ketika dia mendapatkan pemintaan aneh dari nona besarnya untuk pergi..Elsa tak mampu lagi menahan rasa bahagianya...ia adalah mantan germo yang menyamar menjadi opelayan di rumah milik keluarga besar Dimitri Swan...untuk menghindari hutang yang besar...dan ketika melihat Michelle jiwa menjualnya timbul..Michelle sangat cantik, polos, kulitnya seperti mutiara yang selalu mengkilap...tubuhnya indah..dia sempurna dan terlebih lagi dia seorang perawan..


Dan seorang perawan adalah harga yang mahal bagi para pria pemuja dunia malam...dan tanpa ragu salah satu pelanggannya rela membayarkan uang yang sangat banyak pada Elsa hingga ia bisa membayar hutang dan hidup mewah...


Elsa tak sabar menuju ATM untuk mengambil uang banyak dan berpesta malam ini..hatinya sudah berbunga-bunga menanti kesenangannya kembali...


Langkah Elsa sangat ringan menuju sebuah mobil, senyumnya lebar ketika hampir sampai di ujung jalan..


Elsa membeku ketika ujung pistol menempel di kepalanya....wajahnya begitu pucat karna rasa ngeri,...


matanya melebar tak percaya melihat Tomi menatapnya dengan marah...


''Elsa....rupanya kau penghianat itu....''


''Tuan Tomi......''


Tomi tak menunggu, seketika itu juga pria itu mencengkram leher jenjang Elsa dan setengh mencekiknya...


''Apa kau bosan hidup...? kau...beraninya kau membawa lari nona muda kami....katakan dimana dia sekarang atau aku akan menembakmu...''


Elsa menghela nafas....ia akan mati,..habislah dia sekarang....Elsa mulai menangis....

__ADS_1


*********


Michelle masih duduk dengan gelisah di dalam kamar, ia bahkan tak dapat tertidur sedikitpun...mengapa Elsa lama sekali....hanya membeli makanan ini bahkan sudah lebih dari 10 menit waktu yang ia janjikan bukan...? gadis itu mulai cemas...berulangkali dia melirik ke arah jendela dan menjadi semakin gelisah...di bawah sana sudah sangat sepi...bagaimana kalau Elsa tak akan kembali karna suatu hal...??


Ditengah kecemasannya...terdengar bunyi seseorang membuka pintu...Michelle mengangkat wajahnya...menatap lurus dengan senyuman..itu pasti Elsa yang datang...


Michelle hendak melangkah menuju pintu namun senyumnya menguap ketika melihat seorang pria berkumis tebal dengan sorot mata yang nakal memandangnya dengan tatapan buas, usianya sudah seperti ayahnya...


Sontak Michelle begitu ketakutan...


''Sii...siapa kau........''


Pria itu malah tertawa dan mendekati Michelle yang bergerak menjauh...


''Aku sudah membeli tubuhmu dengan harga yang mahal jadi layani aku manis....''


Michelle begitu histeris, itu artinya Elsa menjualnya...tidak mungkin..


Airmata Michelle menetes.....


''Tidak....aku bisa menngganti berapapun uangmu lepaskan aku....'' isak Michelle memohon.....


Pria itu tertawa..tidak mungkin ia melepaskan gadis ini...persetan dengan uang itu...ini gadis yang sempurna kapan lagi ia menikmati gadis secantik ini...


''Aku bahkan rela menyerahkan segalanya demi kau manis....''


''Tidak.........''


Tangis Michelle pecah ketika pria itu menangkap tangannya dan berusaha menciumnya...namun tidak berhasil....


Michelle menendang pria itu dengan kuat hingga pegangan itu terlepas...namun pria itu berhasil merobek atasannya hingga sedikit terbuka...


Mata sang pria begitu membara melihat pundak Michelle yang begitu mulus....


''Kau tak bisa lari sayangku........tak bisa...'' pria itu mendekati Michelle yang merintih..ia mencoba berteriak namun tak berhasil..


Suaranya tertelan di dalam kamar....dan ketika sang pria menyentuh tangan Michelle di saat yang sama pintu terbuka paksa dan..


Dorrrr!!!!!

__ADS_1


__ADS_2