Milik Sang Pewaris Dingin

Milik Sang Pewaris Dingin
Seharusnya Kau Adalah Milikku


__ADS_3

Pintu kamar Hotel sudah di terkunci dan Carissa tidak bisa keluar kemanapun sekarang, selain berada di kamar ini bersama pria yang sudah kehilangan pikirannya..


Carissa berbalik dan menatap Dimi yang sudah berada dekat dengannya,..


''Apa maumu....katakan kepadaku apa maumu,..bukankah kau sudah tau kalau aku adalah wanita yang sudah menikah..''


Dimi mengabaikan ucapan Carissa yang dingin padanya,...dimatanya dan di hatinya yang ia liat sekarang adalah Michelle istrinya..bahkan Dimi sudah tak perduli apapun lagi..dia terlalu rindu pada Michelle...dan kerinduan ini hanya bisa terbalas oleh wanita yang kini berada di hadapannya.


Dimi meraih tubuh Carissa mendekat walau ia mendapat perlawanan, wajah mereka tampak dekat sekarang ini...


''Taukah kau aku mencintaimu...mengapa kau pergi, apa salahku terlalu besar sehingga mendapatkan ampunan darimu..aku suamimu Michelle....aku..''


Kata-kata Dimi yang terus menerus memanggil nama Michelle seharusnya membuatnya muak dan marah, namun yang ada Michelle hanya merasakan nyeri asing yang tanpa permisi merasuki hantinya, rasa nyeri yang tidak pernah dia alami sebelumnya dan Carissa tidak tau mengapa merasakan ini..


''Lepaskan aku...sadarlah..aku bukanlah Michelle, aku bukanlah Michelle istrimu..percuma saja kau memanggil namanya karna aku bukanlah dirinya aku..bukanlah Michelle..''


Namun yang dirasakan Carissa adalah Dimi semakin mempererat pegangannya..ia terlihat kehilangan kendali pada dirinya sendiri..


sementara itu bau alkohol yang menyengat membuat wanita muda itu mengerang...


''Dim...lepaskan aku.......''


''Tidak...kau mau kemana Michelle bukankah aku sudah bilang kau adalah istriku...itu artinya kau adalah milikku..''


Dimitri menyeret tubuh Carissa menuju ranjang walau wanita itu terus menangis tak mau..namun Dimi bahkan tidak perduli, di hempaskannya tubuh Michelle hingga jatuh ke atas ranjang luas itu sementara ia membuka kancing kemejanya, ia terlihat bagitu nekat,...


''Dimi apa yang kau lakukan...''


Dimi hanya tersenyum dingin ia bahkan sudah kehilangan pikiran sehatnya di matanya Carissa adalah Michelle dan itu artinya..ia bebas melakukan apapun..


Dimi segera menaiki tubuh Carissa..

__ADS_1


Srakkk...


Carissa menjerit keras ketika pakaiannya terkoyak di hadapan pria asing ini..tanpa menunggu Dimi menaiki tubuhnya meski Carissa meronta dengan kuat, ie mulai meneteskan airmatanya ketika bibir Dimi mulai menjil*ti put*ng pa yu da ra nya yang menegang, memberi sensasi panas yang terbakar..


''Tidak...aku mohon..Dim..'' tangisan Carissa pecah saat itu juga.


Namun Dimi bahkan tidak perduli, ia bahkan semakin mencumbu tubuh Carissa dengan membabibuta.


Sementara Carissa mengerang, ketika dengan lancang Dimi menyentuh bagian sensitifnya dengan posesif. Carissa tak pernah mengijinkan siapapun menyentuhnya selain suaminnya itupun mereka jarang melakukannya, dapat di hitung dengan jari karna Carissa selalu menghindar..


Namun Dimi..pria asing ini bahkan tanpa takut menyentuh daerah terlarangnya,...wanita itu merintih..tubuhnya bereaksi atas sengatan gairah aneh yang membuatnya mulai terlena..


Sementara Dimi mengerang, hasratnya naik dengan cepat dan melambungkannya sampai ke awan...


Gila...ini benar-benar gila...pa yu da ra Carissa begitu padat dan tak tersentuh, seperti seorang perawan..dan satu yang membuat Dimi bahagia adalah tubuhnya benar-benar mirip dengan Michelle istrinya..bukankah itu artinya mereka orang yang sama..?


Jelas....ia bisa tau perbedaan wanita yang sudah menikah namun Carissa benar-benar menjaga tubuhnya agar selalu indah. Dan Dimi terpana...kembali mengul** put*ng pa yu da ra Carissa yang ranum dan memberi jejak basah...Carissa meronta namun tubuhnya tak bisa bergerak sedikitpun dan hanya bisa pasrah ketika Dimi mencumbu kedua pa yu da ra nya seakan tak bosan...


''Tidak...lepas..Dimi, aku mohon..''


Carissa seakan gila..sebagian tubuhnya menikmati cumbuan Dimi yang terlalu panas..namun sebagian hatinya menolak dan berusaha tetap sadar dari perbuatan Dimi yang liar..


Dimi semakin menggila..tubuh mereka saling menempel tanpa sehelai benangpun sementara itu kejantanannya sudah mulai mengeras di bawah sana...berdenyut-denyut meminta di puaskan..


Namun...tubuh Carissa yang memang indah, membuat Dimi betah berlama-lama sebelum menjadikan Carissa milikknya seutuhnya...


Nafas Dimi mulai memburu di kuasai nafs* yang besar...ia tersenyum menang menyadari bibir Carissa terlihat bengkak karna ciuman panasnya..dan di sekitar leher dan pa yu da ra Carissa terlihat jejak mulutnya..


''Kau sangat nikmat sayangku....''bisik Dimi sembari terus menyu-su pada kedua pa yu da ra Carissa yang seolah menantangnya sampai pria itu merasa cukup atau dia akan meledak di dalam gairah...


Kini....

__ADS_1


Dimi menjauhkan tubuhnya dari tubuh Carissa dan menempatkan kejantanannya di antara milik Carissa yang hangat,..


Gadis itu mengerang..airmatanya mengalir deras...sementara kedua jemarinya menahan dada Dimi yang berwarna kecoklatan..ia menggeleng putus asa..apa yang terjadi itu artinya dia telah berhianat pada suaminya..?


Airmata Carissa menetes di wajahnya, walau sudah terlambat untuk menghindar..pria ini terlalu kuat...


airmata kesedihan mengalir dari mata Carissa...


''Kau....adalah milikku...dan mulai sekarang, kau akan menjadi milik seorang Dimitri Swan.''


Tawa kemenangan tanda kepuasan terlihat di wajah Dimi yang tegas....pria itu kembali melum** bibir Carissa dan membuat gadis itu kembali lengah dan tak sadar ketika tubuh Dimi mulai bergerak mendesak di bawah sana..


''Aaarrghh.....Dim.''


Suara Carissa mendesah memenuhi ruangan, rasa sesak yang menusuk mulai dirasakannya...dan membuat tubuhnya beringsut ingin menjauh namun sekali lagi Dimi menahan punggungnya..ia menatap Carissa dengan tajam........


''Kau tak bisa melepaskan diri dariku, puaskan aku maka kau akan aku lepaskan Carissa.''


''Oh tidak......kau tidak mabuk, Dim kau berbohong..kau memanfaatkan aku.'' isak Carissa sesegukan...


Dimi seakan sudah ahli dalam menangani wanita..ia tau cara menenangkan Carissa....pria itu kembali meremas payudara Carissa dan membuat sensasi nikmat mulai membungkus sang wanita yang sedang ternoda oleh pria yang bukan suaminya..Carissa merasa sungguh hancur..


Carissa mengerang...otaknya terasa beku ketika menerima cumbuan Dimi di pa yu da ra nya yang menegang....pria itu kembali menjilati put*ng pa yu da ra Carissa dan memainkannya dengan lidahnya hingga Carissa kehilangan fokus...


Disaat yang sama tubuhnya mulai bergerak dan menghentakannya dengan dalam..hingga Carissa menjerit keras, airmatanya berderai..tubuhnya bereaksi meronta walau sia-sia..


Dimi berhasil menembus miliknya dan menghancurkan harga dirinya sebagai seorang wanita yang telah menikah..Carissa bahkan tak mampu menatap wajah suaminya kali ini..tidak..apa yang harus dia lakukan sekarang..?


Dimitri mulai menggerakan tubuhnya di dalam milik Carissa yang hangat dan membungkusnya..di tengah tangisan wanita itu Dimi mengerutkan kening..ia bahkan tidak menemukan perbedaan dari tubuh Carissa kepadanya..bagaimana bisa mereka memiliki tubuh yang sama..??


''Michelleku sayang.....ingatlah ini karna kau adalah milikku, hanya milikku...''

__ADS_1


''Kau jahat..Dim....aku sangat membencimu...'' isak Carissa begitu hancur..


Deg!!!!!!


__ADS_2