Milik Sang Pewaris Dingin

Milik Sang Pewaris Dingin
Carissa Yang Menghindar


__ADS_3

Tubuh Carissa merinding ketika mendengar ucapan Arga yang tajam kepadanya, entah mengapa ada nada ancaman di dalam suara Arga, dan hal itu cukup membuat Carissa takut..


apakah mungkin Arga tau tentang apa yang ia lakukan...?tidak mungkin bukan..?


''Aku ingin ke kamar...''


''Tentu saja.....aku akan menemuimu di kamar sayang....''bisik Arga dengan tatapan liar.


Tanpa menunggu Carissa langsung melangkah menuju tangga, ia merasa ngeri melihat wajah para pria yang menakutkan baginya...sampai di kamar, Carissa segera masuk dan melemparkan tasnya..


ia menjadi gugup sendiri..mengapa tatapan Arga berbeda..apakah dia ingin menyentuhnya dalam percintaan..? Tentu saja Carissa tak ingin di sentuh..entah mengapa sejak terakhir kali Dimi menyentuhnya Carissa menutup dirinya..ia tak ingin Arga juga menyentuhnya..mungkin Carissa ingin mengatakan hal yang jujur bahwa...ia tidak memiliki perasaan apapun kepada Arga..meski mereka sudah menikah namun...ia tak bisa menjalani hari bersama Arga dan memilih hidup sendiri..entahlah mengapa perasaan ingin berpisah dari Arga semakin kuat dan begitu mempengaruhinya...


Carissa menghampiri meja rias dan mengambil lipglos berwarna merah darah dan mengeraskan tatapannya..ini adalah salah satu jalan agar Arga tak bisa menyentuhnya bukan...??


Carissa lalu menelfon seseorang.....


''Aku butuh wanita cantik.....''ucap Carissa lembut..


******


Sesaat kemudian, tampak ada gerakan pintu terbuka dan sosok Arga masuk ke kamar,..pandangannya berbeda ia terlihat bergairah...dan Carissa mulai gemetar...


Mendekati Carissa pria itu mulai memeluknya dari belakang dan memberi kecupan seringan bulu di bahu Carissa yang mulus...


Carissa memejamkan matanya...ia berusaha kuat menahan rasa muaknya...apakah ini yang di cari para pria..bahkan Dimi juga melakukan ini kepadanya..


Carissa merasa hatinya tidak mengijinkan Arga menyentuhnya lagi...


Tubuh Carissa di balik tanpa mampu di lawan wanita muda itu...sembari menurunkan atasannya...Arga mulai mencumbui dadanya...lidahnya mulai menjilat* setiap kenikmatan yang menunggunya..


''Aaa...Arga...''


Kali ini Carissa memberanikan dirinya untuk menghindar...


Mata Arga masih di selimuti gairah...


''Yah.......''


''A...aku...sedang mengalami siklus bulananku jadi maaf....''


Arga mengerang kesal...menjauhkan tubuhnya..dia sudah menunggu lama demi percintaan ini dan....Carissa malah mengalami hal yang membuatnya marah..


''Carissa....''


''Aku benar-benar minta maaf, bukan aku sengaja dia datang begitu saja.......'' desah Carissa dengan mata yang basah...


Sementara Arga menjauhkan tubuhnya ia sangat kesal...ia bahkan sudah menyiapkan tubuhnya agar melewatkan percintaan panas...


Tapi malah Carissa berhalangan...?


Sial.........

__ADS_1


Arga melangkah menuju ranjang dan duduk dengan kemarahan disana..sementara itu Carissa menatap Arga dengan tatapan dalam..


''Aku akan mengambilkan minum untukmu sayang.....''


Carissa lalu melangkah keluar dan meninggalkan Arga sendirian...dan tidak berapa lama kemudian...pintu di ketuk dan seorang gadis bertubuh sexy masuk ke dalam kamar,....ia adalah wanita panggilan yang di pesan oleh Carissa...


Arga menoleh dan mau tak mau melonggarkan tenggorokannya..siapa gadis ini mengapa dia sangat indah,....ukuran dadanya besar ia terlihat memakai baju kekecilan hingga menunjukan lekuk tubuhnya..


''Siapa kau.......''


''Aku adalah teman Carissa.....dia adalah teman baruku, kami janjian akan jalan-jalan...dan siapa tuan..''


Dengan lancang...sang gadis mendekat sengaja membuat Arga tergoda,...dia di panggil memang untuk melakukan itu oelh Carissa..dan dia harus berhasil..


Dan Arga yang memang menginginkan percintaan itu segera tergoda..jemarinya mulai naik dan menyentuh dada sang gadis dengan sedikit kasar..


''Kau teman istriku.......''


''Yah...dia adalah istrimu...''


Arga tersenyum.......sementara menganggukan kepala,..matanya terlihat liar melahap seluruh tubuh sang gadis dengan tatapan penuh nafs*..


''Dia istriku.....''


Gadis itu sengaja menundukan kepalanya dan memperlihatkan dadanya yang menggantung ranum..dan terbakarlah Arga dengan gairahnya..


Segera ia menarik gadis itu dan menurunkan atasannya...tak menunggu lama..kepalanya di benamkan di dada sang gadis...hingga hanya terdengar erangan yang menggairahkan..


''Layani aku...dan aku akan membayarmu...''desis Arga dengan mata berkabut..


Gadis itu tersenyum penuh kemenangan dan segera melayani pria itu..


''Tapi apakah istrimu......''


''Dia akan mengerti...dia harus mengerti aku butuh.......''


''Baiklah.......''


Arga segera menjatuhkan tubuh gadis itu ke ranjang dan menindihnya..sementara, itu di balik pintu Carissa meneteskan airmata...sebenarnya dia sekaligus ingin menguji Arga dan benar pria ini memang tergoda...semua pria sama saja...


Carissa masih berdiri disana sampai beberapa menit..agar Arga menuntaskan hasratnya..bagi Carissa....ia tak ingin lagi menikah...ia ingin melepaskan diri dan hidup sendirian..itu lebih baik untuk dirinya..


10 menit.....20 menit.......30 menit.....


Carissa merasa ini waktu yang tepat untuk menangkap mereka, agar dia punya alasan untuk mengajukan cerai...


Ceklek......


Pintu terbuka dan Carissa melangkah masuk..dia menemukan memang benar Arga dan gadis bayaran itu baru selesai menuntaskan hasrat di atas tempat tidurnya...


''Apa yang kalian lakukan.....'' jerit Carissa dengan mata yang basah...

__ADS_1


Arga begitu terkejut hingga ia mendorong tubuh gadis itu menjauh darinya...dan menatap Carissa penuh rasa bersalah..


''Sayang........''


''Kau tidak setia dan...semua selesai Arga...aku ingin bercerai...'' ucap Carissa melangkah meninggalkan kamar...dengan Arga yang melompat dari ranjang....meninggalkan gadis itu yang hanya menggeleng santai..


''Kau sudah tidak punya harapan tuan Arga..'' ucap gadis itu memakai pakaiannya kembali..


Sementara Arga berlari menuruni tangga, dengan hanya memakai celana panjangnya tanpa atasan...wajahnya begitu pucat karna takut kehilangan.....


''Carissa...........Carissa berhenti...''


Carissa menghentikan langkahnya dan membalikan tubuhnya dengan tatapan menuduh..


''Kau sangat menjijikan...dan aku tidak akan memaafkan dirimu.....''


''Ayolah ini hanyalah pemenuhan kebutuhan dan kau tetap istriku...''


Carissa menggeleng...ia sudah gila jika percaya pria ini..


''Kalau begitu tetaplah seperti itu dan berhenti menyentuhku.....''


''Apa maksudmu...''lirik Arga mengepalkan tangannya..


''Aku ingin kau menceraikan aku.....''


Deg!!!!


Arga membeku mendengar ucapan Carissa yang tidak masuk akal...sementara ia tertawa dingin....


''Setelah kau selesai dengan masa periodemu maka kau akan tetap melayani kebutuhanku..dan itu semua di mulai dari sekarang...1 minggu lagi dan persiapkan dirimu Carissa...dan satu lagi...aku tidak suka di ancam...apa kau mengerti..'' A rga menatap dengan tajam.


Airmata Carissa menetes di wajahnya, bahkan Arga masih egois setelah melakukan itu...


Carissa mengepalkan tangannya,...dia akan mencari cara untuk pergi...


''Tenangkan dirimu..karna nanti sore temanku akan datang dan aku ingin kau memperlihatkan senyum terbaikmu...soal teman barumu....aku akan menghubunginya jika aku sedang butuh atau ketika kau tidak bisa melaksanakan tugasmu..'' ucap Arga tajam..


Pria itu lalu melangkah kembali ke kamar.....dan melanjutkan kegiatannya...


**********


Sore harinya...


Arga dan Carissa menunggu kedatangan teman Arga, meski wajah Carissa terlihat dingin namun Arga sama sekali tidak perduli...


Mobil memasuki gerbang rumah dan kemudian berhenti di depan Arga dan Carissa...tak berapa lama kemudian, seorang pria keluar dari sana dan mampu mengejutkan Carissa.....sementara sang pria juga tampak terkejut melihat sosok Carissa...


Dimi....? Apakah dia tidak salah liat...? Jantung Carissa berdebar pelan.....


''Selamat datang tuan Dimitri...'' ucap Arga dengan penuh keramahan...

__ADS_1


Deg!!!!


__ADS_2