
Pagi sekali Hera sudah mengumpulkan kedua anaknya Rob dan Michelle di kamarnya. Hera tau jika sebentar lagi pengacara keluarga Swan akan datang dan membaca seluruh peninggalan yang telah di buat oleh suaminya,..Hera tau benar kalau Rob akan menghabiskan uangnya dalam sekejap di meja judi dan foya-foya dengan para wanita..dan untuk Michelle, ia sudah pasrah karna mungkin..Michelle tak akan mendapatkan apapun dari Dimitri mengingat Dimitri telah memperingatkannya semalam..
''Ada apa ibu..mengapa mengumpulkan kami pagi sekali..aku bahkan masih mengantuk..''sementara Michelle juga duduk di sofa sambil sesekali masih memejamkan matanya...
''Ibu ingin bicara penting dengan kalian berdua terutama kau Rob...bagaimanapun, kau harus menjaga Michelle....''
Rob melirik adiknya dengan kerutan di dahi...
''Dia bukan anak-anak lagi ibu, lagipula dia punya dua kakak..Dimitri dia pasti mendapatkan lebih banyak jadi mengapa bukan dia saja yang menanggung Michelle..''
''Rob...tolonglah..jangan begitu...ibu mohon,..kau tau sendiri bagaimana Dimitri sekarang, dia sangat dingin bahkan membenci kita....''
''Lalu aku harus apa....''tatap Rob dengan malas...
Hera mencoba sekuat tenaga menguatkan perasaannya, ia sungguh tak bisa membayangkann bagaimana hidup Michelle jika ia sudah tak ada lagi di dunia ini...
''Melindunginya sebagai seorang kakak...ibu hanya memohon itu..bagaimanapun kalian berdua berasal dari rahimku sendiri...ibu mohon padamu lincungi adikmu Rob.,.''
''Baiklah ibu....aku akan melindunginya..astaga ibu mengucapkan hal itu seperti aku adalah kakak yang jahat saja...''
''Ibu bisa tenang sekarang....''
Rob akhirnya bangkit dari sofa....
''Michelle bersiaplah...jangan lupa menunjuk aku sebagai walimu jika kau juga mendapatkan warisan itu....kita saudara sekandung, jangan lupa itu...''
Michelle hanya mampu menganggukan kepala dengan patuh..sementara Hera hanya tersenyum puas....ia bisa tenang sekarang jika Rob bisa menjaga Michelle..
**************
Ruangan Keluarga...
Semua sudah berkumpul di dalam ruangan itu dan duduk di sofa masing-masing,..sementara sang pengacara duduk di hadapan mereka dengan setumpuk berkas yang sedang ia buka..
Michelle duduk di sudut ruangan sambil memainkan ponselnya dengan asik ia tidak perduli akan warisan yang penting ia bisa menjalankan hidupnya tanpa takut kehabisan uang...yah...ayahnya sangat kaya raya...tidak mungkin jika ia akan kekurangan bukan..?
__ADS_1
''Jadi pagi ini juga kita akan mendengarkan pembacaan surat wasiat tuan Harry Swan...aku harap kita semua bisa menerima semua keputusan yang telah di buat oleh tuan Harry..''
Dimitri dan Rob menangguk sementara Hera hanya duduk dan mendengarkan....Rob tersenyum tak sabar mendengarkan hasil dari pembacaan hari ini ia ingin segera menghabiskan waktu untuk bersenang-senang....
sementara Dimitri hanya menatap dingin, tatapannya tak sengaja jatuh pada sosok Michelle yang sedang menatap ponselnya sambil tersenyum entah karna apa..dan senyuman itu tampak manis hingga Dimitri sedikit tertegun...mengapa ia melihat Michelle dengan pandangan berbeda,...apakah karna Michelle bukan adik kandungnya...??
Tak bisa di pungkiri kalau Michelle sangat cantik, kulitnya begitu putih bersih dan bercahaya..rambutnya keemasan begitu cantik, jika ia tersenyum seperti sinar matahari pagi saja...
Disaat yang sama Michelle mengangkat wajahnya dan tak sengaja menatap mata Dimitri..ia sedikit terkejut...masih segar di ingatannya ketika sang kakak menembak kain untuk menjatuhkannya dari balkon..sangat mengerikan..mengapa kakaknya sangat kejam..? seperti ia bukanlah adik kandungnya saja...
Michelle langsung memalingkan wajahnya menghindari tatapan Dimitri yang masih bertahan padanya..
Pengacarapun mulai membaca satu persatu kata hati sang ayah yang di tulis panjang lebar..sementara Rob mulai merasa malas..ia tak ingin mendengarkan kenangan ayahnya ia ingin mendengarkan berapa bagian yang dia dapatkan....
''Pengacara...bisakah kita mempercepat saja...aku sedang sibuk..kau membuang waktuku saja...''
Sang pengacara menatap Dimitri dan Hera juga Michelle untuk meminta persetujuan dan mereka setuju demi menghindari keributan...
''Baiklah....aku akan membaca pada intinya...jadi seperti yang kita tau jika harta peninggalan tuan Harry sangat banyak dan beliau sudah menyiapkan segalanya semi menghindari semua pertengkaran...dari 100% jumlah kekayaan...tuan Harry sudah memutuskan..akan memberikan kekayaan sebanyak 25% pada tuan Robert Swan, lalu pada Nona Michelle Swan namun karna dia masih di bawah umur maka untuk sementara kekayaan itu berada di bawah kendali tuan Dimitri dan kekayaan yang tinggal 50% sisanya akan menjadi milik tuan Dimitri Swan....''
Rob tidak terima bagaimana mungkin dia hanya mendapatkan 25% saja..bagaimana mungkin..? bahkan kekayaan Michelle berada di bawah kekuasaan Dimitri sialan..
''Aku tidak setuju, Michelle adalah adik sekandung dnganku..akulah yang berhak menjaga kekayaannya sampai dia cukup umur...''
''Maaf tuan Rob..tapi keputusan sudah di buat....anda bahkan tidak bisa merubahnya...''ucap sang pengacara menjelaskan...
Rob begitu marah hingga berdiri.....ia ingin menyerang sang pengacara namun beruntung Dimitri segera mencegahnya..
''Apa yang kau lakukan....''
Rob tertawa kesal menatap Dimitri yang berada di posisi atas..dia memegang kekayaan 75%, bagaimana itu mungkin....??
''Kau licik Dimitri...kau pasti menghasut ayah....''
''Aku putra pertamanya, akulah yang selama ini mengurus perusahaan..lalu kau..apa yang kau lakukan...?? jelas sekali darah dan sifat ayah tidak berada padamu..entah itu dari keturunan siapa...kau hanya berfoya-foya dan menghabiskan uang......''
__ADS_1
''Aku tidak terima aku...tidak terima...''
''Rob sudahlah...25% itu sangat banyak...gunakan dengan bijak pikirkanlah untuk memulai di perusahaan..''ucap Hera..
Rob menggeleng dengan gusar....
''Diam ibu.....kau benar-benar membuatku muak., aku ingin mendapatkan 50% dan bukan hanya 25 %..''
Michelle yang menatap kakaknya menjadi iba...ia mendekati Dimitri dan menatapnya tajam..
''Berikan punyaku pada kak Rob...aku akan...'
Dimitri tersenyum dingin...lalu menatap Michelle dengan pandangan menusuk..
''Ibu sudah menyerahkan perwalianmu kepadaku Michelle..dan itu artinya...aku yang brkuasa atas dirimu dan kekayaanmu sebesar 25% itu sampai kau berusia 25 tahun....bukankah ibu sudah setuju...''
Dimitri menoleh dan tersenyum kepada Hera yang tak mampu melawannya saat ini...jelas...ia tak bisa membela diri, namun sayang di mata Rob jk ibunya telah menghianatinya dengan memihak Dimitri padahal tadi pagi ibu masih menitipkan Michelle kepadanya..Rob mendekati sang ibu dan menatapmnya tajam..
''Wanita tua sial....kau benar-benar membuatku kesal...baiklah kau perlu mendengar ini dariku..aku tak akan perduli pada Michelle atau padamu.....jadi mari kita hidup masing-masing....''
Dimitri dan sang pengacara lebih dahulu meninggalkan ruangan itu, meninggalkan Pasangan ibu dan anak itu bertengkar...
''Rob cukup.......''
''Aarrrggghh.....aku tak ingin tau apapun tentang kalian berdua jadi,,,mari kita hidup masing-masing...''
Rob melangkah keluar ruang makan di ikuti Hera dan Michelle,....ketika Rob mulai menuruni tangga,.....Hera mulai mengikutinya...
''Rob dengarkan....''
''Lepaskan aku ibu.....;''
''Oh...Rob jangan marah.....Rob....''jerit Hera berusaha menggapai ujung jass sang putra namun di saat yang sama...Rob malah mengehempaskan pegangan sang ibu akhibatnya tubuh sang ibu Hera jatuh meluncur dari tangga lantai 3...
''Ibu........''jerit Michelle dengan histeris.....
__ADS_1
Tubuh Hera jatuh dan membentur lantai di bawahnya...sang ibu pingsan seketika...dan tangisann Michelle pecah saat itu juga...