Milik Sang Pewaris Dingin

Milik Sang Pewaris Dingin
Dipaksa


__ADS_3

Mobil berhenti di halaman rumah Arga Zayn, pria itu kemudian keluar dari mobil dan menuju bagasi belakang mobil, sementara beberapa anak buahnya menunggu perintah..


''Keluarkan dia dari bagasi.'' seru Arga sembari bersedekap menunggu sampai anak buahnya mendekati bagasi belakang dan mengeluarkan Michelle dari sana dan menyeretnya keluar..


Arga sedikit mengernyit melihat Michelle yang hampir pingsan karna terlalu lama di dalam bagasi. Gadis itu terbatuk-batuk karna pengapnyan udara di dalam bagasi, Michelle bahkan tidak berani bergerak karna oksigen yang minim di dalam sana.


mereka membawa gadis itu ke hadapannya, hingga keduanya saling menatap.


''Siapa namamu..''


Michelle mengeraskan tatapannya, sungguh ia kesal pada pria asing ini yang tiba-tiba mendatanginya dan mengambil hidupnya dengan kejam.


Michelle bahkan tidak tau dimana dirinya sekarang, negara mana, tempat apa...ia bahkan tidak mengenal dimana dia berada sekarang..


Michelle menatap dengan gusar...


''Dimana aku...katakan....''


Arga mendekat...


''Aku bertanya kepadamu...siapa namamu...mengapa kau tidak menjawab dan malah memberikan pertanyaan padaku...''


''Michelle..namaku Michelle Hera....lalu katakan dimana aku...kemana kau membawaku...''


Arga tersenyum dingin..sementara tangan kokohnya naik dan menyentuh wajah Michelle yang pucat...


''Apa kau benar-benar adik kandungnya...Robert Swan..''


Michelle mengangguk dengan cepat, ia tak ingin berbohong karna memang menjadi adik dari kak Rob. Sementara pegangan di lengannya kembali membuat Michelle mengeluh..tangan pra pria disini sekeras batu dan ia sama sekali tak mampu melawan mereka..


''Yah...aku adik kandungnya, lalu mengapa...mengapa kau membawaku kemari...aku bahkan tidak mengenal tempat ini..''


Arga menarik dagu Michelle hingga mendekat kepadanya...sinar matanya menajam dan membuat Michelle sedikit gentar...


''Lepaskan aku tuan...mengapa kau menanyakan hubunganku dengan kakak...''


Arga menaikan sudut bibirnya...


''Kau tau jika kakakmu telah menyebabkan perusahaanku mengalami kerugian yang besar..aku bahkan kehilangan banyak uang ketika dia memutuskan berkhianat...''


''Apa maksudmu....''


Arga mengeraskan wajahnya..


''Kau tidak tau bahwa selama ini kakakmu menghabiskan uangnya di meja judi..bahkan dia tak ragu meminjam uang ketika ia mulai kalah....pria itu mendekatkan wajahnya...dan ia bahkan menggadai sebuah nama demibisa mendapatkan uangnya...''


Tubuh Michelle bergetar..ia tak ingin percaya dengan ucapan pria ini begitu saja. Tidak mungkin..ia tau kak Rob selama ini tidak terlalu memperhatikannya namun bukan berarti kakaknya tega menggadainya hanya untuk judi.

__ADS_1


''Aku tidak percaya..kakak, dia sangat mencintaiku..dia tidak mungkin melakukannya..''


''Aku tak butuh pembelaanmu karna semua orang akan membela saudaranya meski mereka seorang pembunuh sekalipun..dan aku ingin mengatakan satu hal kepadamu Michelle...''


Michelle menahan debaran jantungnya yang ketakutan..


''Katakan.....''balas Michelle dengan suara yang tertahan...


Sementara,..........


''Kau akan menjadi milik seorang Arga Zayn..mungkin kau bisa menjadi simpananku..''


Wajah Michelle memerah..


''Tidak...aku tidak mau....lepas..'' Michelle menjerit histeris namun Arga jauh dari kata perduli..''


''Kau tidak akan bisa melakukan itu...bukankah aku sudah menikah.....''


Arga tersenyum tak perduli...


''Aku tidak perduli apa kau mengerti...''


Arga lalu membalikan tubuhnya dan menarik tubuh Michelle mendekatinya...


''Kau sudah gila....aku sudah menikah...''


''Lepaskan aku,...matilah kau.....'' umpat Michelle berusaha memukul Arga namun tetap saja dia kalah dengan telak..


Arga lalu menatap para anak buahnya yang sedang mencekal tangan Michelle....


''Tempatkan dia di kamarku........''


''Baik tuan Arga....''


''Tidak......'' tangis Michelle mulai meraung tak ingin di bawa namun percuma tangisnya hanya angin lalu bagi seorang Arga..


Mereka lalu menyeret tubuh Michelle menjauh ke dalam Mansion besar itu lalu menghilang disana...sementara Arga melonggarkan dasinya, ia tak sabar lagi menikmati malam bersama adik dari penghianat itu..sudah lama rasanya sejak kematian istrinya Arga menahan diri...


Arga melangkah memasuki Mansion..dan seorang anak buah kepercayaannya namanya adalah Rogan menundukan kepalanya..


''Tuan Arga..aku mendapatkan informasi tentang gadis ini,.....''


Arga menoleh dan tersenyum..


''Kau cepat sekali Rogan..''ucap Arga tak sabar..


''Tuan akan terkejut..''

__ADS_1


Arga mengangguk...mereka lalu masuk ke dalam mansion dan langsung menuju ruang kerja Arga,..


sampai disana...Arga duduk di kursi kebesarannya dan menunggu Rogan menyambungkan file di layar tv agar Arga bisa melihat langsung...


Dan pria itu terdiam melihat sebuah foto keluarga lengkap yang menunjukan Rob, seorang pria dan gadis yang ia bawa dan orang tua mereka...mengapa malah mereka berfoto seolah satu keluarga...??


''Jelaskan Rogan..aku tidak mengerti...siapa mereka..''


Rogan mengangguk...


''Tuan Arga....sebenarnya tuan Dimitri, tuan Rogan dan nona Michelle di besarkan seperti kakak adik kandung, mereka anak dari Harry Swan dan Hera Swan, pengusaha kaya raya...awalnya hubungan mereka baik-baik saja namun di tengah jalan...Dimitri mengetahui jika ternyata Rogan dan Michelle bukanlah adik kandungnya..lalu hubungan mereka hancur ketika kedua orang tua mereka meninggal..nona Michelle berada di bawah kekuasaan tuan Dimitri dan ia di paksa menikah dengannya bukan karna perasaan namun tuan Dimitri hanya tak ingin warisan milik ayah kandungnya jatuh pada kedua adik tirinya..''


Arga mengrutkan kening...


''Jadi benar kalau Michelle telah menikah...''


''Benar tuan...''


''Dimitri Swan....aku ingin kau berfokus padanya, cari tau apapun tentangnya..juga mengenai hubungannya dengan Michelle..mengapa jika sudah menikah dia tidak memakai nama Swan tapi nama Hera...''


''Hera adalah nama ibu dari nona Michelle...aku pikir sedang terjadi masalah di antara keduanya...''


''Menarik..itu artinya ketika Dimitri menikahi Michelle gadis ini bahkan baru berusia 17 tahun..''


Rogan tidak membantah..


''Sialan.....Dimitri Swan...bagaimana nasibnya sekarang ketika aku membawa istrinya...apakah dia baik-baik saja....''


Rogan kemudian menunjukan foto yang memperlihatkan seorang pria yang tampak hancur...pria tampan itu begitu berantakan...dan hal itu membuat Arga semakin tertantang untuk mendapatkan Michelle...lagi pula...Michelle adalah miliknya sekarang.....


Pria itu bangkit dan menatap Rogan...''terus selidiki Dimitri Swan sementara itu kabarkan jika aku ingin menemuinya...''


''Baik tuan Arga...''


Arga melangkah keluar ruang kerja menuju kamar miliknya dan membuka pintu...ia tersenyum ketika melihat Michelle duduk disana dengan tatapan ketakutan...


pria itu masuk dan menutup pintu di belakangnya..ia mendekati Michelle...namun Michelle bergerak mundur...


''Apa kau sudah siap untukku.......'' desah Arga dengan tatapan dingin...


''Tidak..jangan mendekat...aku mohon....aku mohon padamu tuan...aku sudah menikah dan aku.......''


Kata-kata Michelle terputus ketika dengan mudah Arga menarik tubuhnya hingga jatuh di dalam pelukan posesifnya...Arga menaikan sudut bibirnya mendekat...


''Bukankah aku sudah bilang aku tidak perduli...''


Deg!!!!!

__ADS_1


''Apa.........''


__ADS_2