Milik Sang Pewaris Dingin

Milik Sang Pewaris Dingin
Dimi Yang Tak Menyerah


__ADS_3

Masih berada di dalam mobil Dimi membeku melihat kebencian yang begitu besar di arahkan Carissa kepadanya...


Bibir wanita muda itu masih terlihat bengkak, nafas mereka masih terengah-engah karna ciuman yang dilakukan Dimi terlalu panas, Carissa merasa di permalukan, yah...tentu saja dia adalah seorang istri bagaimana bisa pria ini malah bersikap kurang ajar kepadanya..bagaimana bisa...??


bahkan tubuh Dimi masih lancang berada di atas tubuh Carissa...mata mereka masih memenjara dalam arti yang berbeda, Carissa begitu membenci pria asing ini namun Dimi merasakan sebaliknya..ciuman mereka sudah cukup menyadarkannya kalau wanita adalah benar Michelle istrinya..meski ketika ia menatap matanya ia merasa asing karna Carissa menatapnya dengan tajam...karna Michelle tak akan pernah menatap setajam itu kepadanya, tidak akan pernah.


''Kau menjijikan...siapa dirimu, beraninya kau melecehkanku dengan alasan aku mirip istrimu...aku tak akan membiarkanmu...'' teriak Carissa mulai meneteskan airmatanya..


Dan Dimi semakin membeku...jantungnya berdetak kencang ketika sadar kalau wanita ini menampilkan sisi Michelle ketika menangis...Dimi sontak menjauhkan dirinya merasa bersalah...ia mengusap wajahnya dengan kasar, apa yang terjadi kepadanya..sungguh,...mencium Carissa membuatnya punya harapan meski ia sadar mungkin dia salah..dia adalah Carissa dan bukan Michelle...dia istri orang lain dan bukan istrinya...pria itu menundukan kepalanya sebentar lalu mengangguk...


''Maaf.....aku sungguh minta maaf,...''


Isakan Carissa terhenti seketika, ada sebagian hatinya yang bergetar ketika melihat kesedihan pria ini meski..Carissa tak tau mengapa ia harus merasakannya..mengapa dia harus merasakan semua perasaan ini. Sungguh perasaan ini membuatnya sedih..walau pria ini telah melecehkannya...ada sebagian hati kecilnya marah karna pria ini tiba-tiba datang dan melecehkannya atas nama istrinya..namun melihat kesungguhan pria ini membuat sebagian hati Carissa menjadi nyeri entah mengapa.


Dimi sadar jika ia akan menjadi gila karna Michelle..istrinya menghukumnya dengan cara yang paling menyakitkan dari yang bisa di tanggungnya dan Dimi tak mampu menata hatinya untuk wanita lain selain Michelle...hanya Michelle dan ia tak ingin orang lain...


Namun dia sadar kalau wanita muda ini bukan Michelle dia milik orang lain....


''Keluar....pergi kau dari sini pergi.....'' ucap Carissa penuh peringatan...


Saat itu juga Dimi menoleh kepadanya dan membeku sesaat,..ia menatap Carissa dengan pandangan putus asa...


''Baiklah aku akan pergi...namun jika kemudian hari kau melihatku berada di dekatmu...mungkin aku hanya bisa mengingatkanmu untuk menjauh karna aku tak akan pernah bisa menahan diriku jika kita bertemu kembali Carissa, ingat itu...''


''Bukankah kau sendiri yang harus mengendalikan hatimu tuan...''


''Dimitri...namaku Dimitri Swan..istriku bernama Michelle Swan...''


Deg!!!!!


Carissa mengerutkan dahinya.......


''Jadi tuan Dim.......''

__ADS_1


Dimitri menoleh tertarik...


''Kau bahkan memanggilku dengan cara yang sama kau hanya memanggil Dim padaku...'' lirik Dimitri begitu bahagia..setidaknya dia mendengar panggilan itu dari pemilik wajah yang sama dengan istrinya..Dimi bahagia..


''Astaga...aku akan menjadi gila karna dirimu tuan Dim......bisakah kau pergi sekarang. aku harus pulang karna suamiku akan mencariku...''


Dimitri tersenyum namun sesaat kemudian ia menangkap tangan Carissa dan menggenggamnya dengan begitu erat...dan menatap matanya..


''Carissa Zayn...mulai sekarang kau harus berhati-hati...sebut aku gila karna aku pasrah...aku tak akan menahan diriku jika kita bertemu lagi...''


Deg!!!


Carissa membeku..ia bahkan tak bisa berkata-kata ketika Dimi mencium punggung tangannya dengan lembut..dan tersenyum kepadanya..sesaat kemudian pria itu melepaskannya dan membuka pintu mobil meninggalkan Carissa dalam kebekuan..wanita itu membeku menatap punggung tangannya bekas ciuman Dimi yang menggetarkan jantungnya..


Carissa memijit dahinya ketika kepalanya terasa pusing seketika...


Pria gila itu...telah membuat hatinya menjadi kacau, bahkan dia tak bisa berbuat apapun untuk menghindar..bagaimana bisa...? Michelle sungguh kehilangan kata...


Michelle segera menghidupkan mesin mobil dan berlalu meninggalkan toko itu sementara Dimi masih berada di dalam mobilnya dengan senyuman dingin...ia lalu menatap sebuah ponsel berwarna putih dengan cassing bunga mawar putih...


Dimi lalu membuka ponsel itu yang sama sekali tidak menggunakan pasword...ceroboh, itulah kata pertama yang ada di pikiran Dimi soal Carissa...


Lalu jemarinya mengarah pada galery foto di dalam ponselnya dengan rasa penasaran, dia membuka satu persatu foto-foto yang ada disana..uniknya Carissa mengisi galery fotonya dengan mawar putih, ada banyak mawar putih yang ada disana, dia mengabadikan semua dari mulai tumbuh sampai mengeluarkan kelopak..Dimi tersenyum..mengapa mereka bisa menyukai bunga yang sama..? Padahal mereka bukan orang yang sama..?


Aneh....


Lalu jemari Dimi bergerak untuk terus membuka foto-foto yang lain dan jemarinya terhenti melihat sebuah foto dalam balutan gaun pengantin, Carissa sendirian sembari memegang bunga..dia menatap camera dengan cara yang sama seperti Michelle di foto..


Dimi sampai menatap tak terbaca dengan semua yang dia liat, bagaimana mungkin dia merasakan perasaan ini...?


Tidak mungkin mereka adalah orang yang sama, sementara di foto lain ia menemukan kebenaran..ada pria lain di dalam foto itu ada sosok pria yang baru beberapa saat di kenalnya..pria itu adalah Arga Zayn..?


Jadi yang dimaksud Arga dengan istri cantiknya adalah Carissa..?

__ADS_1


Deg!!!!!!


Dimitri tersenyum.....


''Ternyata kau berada dekat denganku, Carissa...''


*********


''Arga mengerutkan keningnya ketika Carissa datang dan langsung memeluknya dengan erat...


''Kau menjatuhkan ponselmu...''


''Aku ceroboh kali ini sayang, ketika hendak membayar aku menjatuhkan ponselku karna panik aku tidak beli apapun disana...aku..sedih..''wajah Carissa tertunduk..


Sementara Arga tersenyum dan meraih tubuh Carissa untuk memeluknya..menenangkan istrinya bahwa itu bukanlah masalah besar..


''Kita akan membelinya yang baru...''bisik Arga tenang..


''Baiklah tapi aku akan mencoba mencarinya karna di dalam ponselku ada foto pernikahan kita..aku akan mengubungi ponselku sendiri..''


''Baiklah...kau bebas melakukan apapun.....''


Carissa pun tersenyum, ia menjadi lega....


********


Carissa mencoba menghubungi ponselnya kembali dan ia menjadi lega karna ponselnya masih aktif..


Carissa : Hallo....apa kau yang menemukan ponselku..bisakah kita bertemu...


Dimi : Temui aku di Hotel A jika kau menginginkan ponselmu kembali


Carissa : Baiklah....aku akan menemuimu, terimakasih kau masih menyimpan ponselku..

__ADS_1


Dimi : Sama-sama, nyonya..aku menunggumu..


Carissa menutup ponselnya, ia tak mampu menahan senyumnya.,..itu suara seorang wanita muda, mungkin dia pemilik toko bunga itu...syukurlah karna dia sempat berpikir kalau yang menemukan ponselnya adalah Dimitri...karna itu dia takut sekali...namun ia menjadi lega karna dia adalah seorang wanita muda..


__ADS_2