Milik Sang Pewaris Dingin

Milik Sang Pewaris Dingin
Kebenaran 2


__ADS_3

''Michelle sebenarnya adalah...''


Isakan Michelle semakin terdengar pilu menyadari Dimi memang akan mengatakan kebenaran padanya..itu artinya semuanya benar, semua yang di takutkan Michelle memang benar kalau Dimi memang merencanakan itu, Dimi merencanakan itu semua untuk menghancurkan dirinya...


''Jangan bilang semua itu benar....Dim.....''


''Aku menyesal kau mendengarnya dari orang lain dan bukan dariku, aku menyesal aku terlalu pengecut karna aku memang tak ingin kehilanganmu..Michelle....'' suara Dimi bergetar...


Deg!!!!!!


Hancur hati Michelle mendengar pengakuan Dimi, itu artinya semua yang ia dengar itu adalah kebenaran...? Michelle tertawa dengan rasa sakit yang menguar dari dalam dirinya...sekuat tenaga ia mendorong pegangan Dimi hingga terlepas...


Michelle sudah tak punya kekuatan lagi namun ia memang menguatkan diri.....


Hening........


''Mengapa kau tega melakukan itu..mengapa....apa kesalahanku..mengapa kau tega melampiaskan semuanya padaku...mengapa Dim...''


Dimitri mengangkat wajahnya dan menatap lurus pada sosok Michelle yang terlihat begitu hancur dan tersenyum sedih....


''Kau benar-benar ingin tau kebenaran dariku Michelle...''


''Yah.....aku tak ingin di bohongi terus...''ucap Michelle berdiri jauh dari Dimi seraya menguatkan hatinya.


Dimitri mengangguk lalu mulai bercerita..


''Waktu itu....aku sangat marah mengetahui kebenaran bahwa ibumu berkhianat dan memanfaatkan cinta ayahku dengan menghadirkan anak haramnya di dalam rumah ini..bukan itu saja...kedua anak haram itu dimasukan di dalam calon ahli waris..hatiku sakit sekali menyadari kita tidak sedarah..


Dimi menatap mata Michelle sesaat menimbang apa yang di alami Michelle saat ini...apakah istrinya kuat menerima kebenaran ini, dan ia merasa lega..Michelle baik-baik saja..Dimi lalu melanjutkan ceritanya...


Lalu aku mulia melihat betapa tamaknya Rob mengenai harta bahkan dengan lancang ia meminta bagianya 25% ketika dia tau dia bukanlah anak kandung ayah,....lalu keserakahannya tidak sampai disitu dia bahkan ingin menikahkanmu dengan pria lain yang ujungnya ingin menguasai harta bagianmu...aku tidak terima...

__ADS_1


Dimi menggertakan gigi ketika mengingat kejadian itu...


Aku pikir aku tidak rela kerja keras ayahku malah jatuh pada anak yang tidak jelas asal usulnya, anak yang bahkan serakah dengan harta yang memang bukan miliknya sejak awal..lalu disaat yang sama aku tau kalau ayah malah memberimu warisan yang tidak sedikit bahkan hampir 100% kekayaannya...aku marah, aku pikir ayahku sudah gila ketika melakukan itu semua...dia sudah gila...


Saat itu aku sangat membencimu, sangat benci....kau dengan segala kepolosanmu membuatku menyimpan dendam....saat itu aku memang memiliki kekasih namanya adalah anggun, aku memintanya menunggu hingga aku akan menikahimu lalu menghancurkanmu setelah merebut semua yang di berikan ayah padamu....''ucap Dimitri dengan tatapan tajam...


Hoh...Tuhan.......Michelle tak mampu menahan rasa sakitnya..


sampai disitu tubuh Michelle melemah seketika, hingga tubuhnya merosot turun dengan tatapan kosong, Michelle sangat hancur mendengar semua yang di katakan oleh Dimi saat ini..betapa hancur hatinya saat ini,....cinta...cinta apa...selama ini dia sebenarnya hidup dalam sebuah dongeng..semua hal yang tidak nyata ini begitu menyakitinya, mengenai perasaanya...dan yang paling membuatnya hancur adalah Dimi tidak mencintainya..pria itu menikahinya hanya untuk menghancurkannya..


''Michelle.......aku......''


Dimi mendekati Michelle ingin menyentuhnya namun dengan cepat Michelle berdiri dan menatap Dimi dengan penuh rasa sakit..


''Pernahkah kau berpikir bagaimana perasaanku, apa yang kau inginkan...yah...seharusnya aku tau...seharusnya aku sadar bahwa kau,...tidak mungkin mencintaiku tidak.......''


Dimi mengusap wajahnya dengan kasar, semua skenarionya memang telah hancur ketika ia mulai jatuh cinta pada Michelle..tapi wanita muda ini bahkan tidak tau apapun.......dan mulai salah paham..


''Michelle....aku hanya ingin kita melupakan ini aku hanya memintamu percaya...''


Hening.........


''Kau bahkan tega menikahiku untuk menghancurkan aku, kau bahkan tega melampiaskan semua amarahmu padaku padahal aku juga korban...aku tidak pernah meminta di lahirkan dari rahim siapa dan bagaimana keadaan keluargaku ketika lahir,....tapi kau bahkan telah menjatuhkan vonis bersalah padaku padahal aku tidak tau apapun..bukankah itu terlalu kejam...'' Michelle menghapus airmatanya dengan kesal lalu menatap Dimi dengan tajam.....


''Michelle semua sudah terjadi...aku memang merencanakan itu semua padamu aku mengakuinya tapi aku ingin kau tau bahwa aku sangat menyesal..aku sangat menyesal..''


''Menyesal....kau membuatku tertawa...jika bukan Marco dan Katren bahkan aku tak pernah tau semua yang kau rencanakan pada hidupku, apakah kau ingat bagaimana ketika kau mengirimku ke sekolah asrama padahal saat itu aku butuh kasi sayang orang tua, tapi kau sangat kejam Dim, kau...membatasi sekelilingku..kau memaku aku di tempat hingga aku tak bisa kemanapun, tidak sampai disitu saja kau bahkan membatasi gerakku dari dunia luar.. Dan bodohnya diriku, karna saat itu aku pikir kau bersikap seperti itu demi melindungiku karna kau mencintaiku tapi sekarang aku sadar kau hanya sedang memenjaraku sampai waktu yang tepat kau akan membunuhku...''


Deg!!!!!


Dimitri sudah tak sanggup lagi mendengar ucapan Michelle yang begitu dalam kepadanya, hatinya sakit sekali menyadari gadis ini tidak mengerti bahwa itu semua adalah masa lalu, saat ini dia hanya ingin MIchelle hidup bersamanya..dia hanya ingin Michelle ada bersamanya dan Dimi baru sadar...bahwa percuma ia mendapatkan segalanya tapi kehilangan cinta...

__ADS_1


Pria itu mendekat dan meraih tubuh Michelle setengah memeluknya..keduanya bertatapan tajam...


''Michelle cukup.........''


''Cukup...kau ingin aku diam dan menerima semua perlakuanmu bahkan ketika kau sanggup menyakiti orang lain demi menekanku, Mike, lalu Katren yang harus menikah karna dirimu...kau sangat kejam..''


Dimi tersenyum dingin...


''Kau sudah tau aku yang sebenarnya Michelle..kau sudah tau aku....aku bahkan bisa membunuh siapapun yang menghalangiku jadi Michelle...itulah aku yang sebenarnya...'' desis Dimi dengan suara yang tajam..


Michelle berusaha meronta mencoba melepaskan diri dari pelukan Dimi walau sulit..


''Apakah semua ini karna harta, jika ya....ambil semuanya Dimi ambil saja...aku akan menyerahkan kembali semua harta warisan itu...aku bersedia menyerahkannya....''


''Michelle...cukup, aku sudah melupakan hartamu, kau adalah menantu ayah sekarang bahkan aku tidak mengingat itu lagi....aku tak akan mengambilnya lagi....''


''Tapi aku tidak mau....''


''Apa maksudmu.....Michelle..''


Airmata Michelle kembali mengalir jatuh di wajahnya yang sembab,....


''Kau pernah memberikanku satu permintaan bukan..kau bilang kau akan mengabulkan apapun permintaanku....''


Wajah Dimi berubah merah padam...ia memang pernah menjanjikan satu hal itu, bahkan bersumpah untuk itu..dan entah mengapa Dimi menjadi takut sekarang.......


''Apa maksudmu Michelle.....''Dimi semakin menguatkan peganggannya pada Michelle....


''Aku melepaskann semuanya aku...Michelle Hera, aku hanya ingin kau melepaskan aku, kau mendapatkan semua hartamu kembali dan aku mendapatkan hidupku kembali...aku ingin kita bercerai sekarang.........''


Deg!!!!!!

__ADS_1


Dimitri membeku....tanpa sadar matanya menjadi basah oleh airmata...


''Apa.........''


__ADS_2