Milik Sang Pewaris Dingin

Milik Sang Pewaris Dingin
Tak Ada Yang Bisa Merebutnya Dariku


__ADS_3

Dimitri dengan aura membunuh yang kentara, ia memang telah memprediksi semuanya akan menjadi seperti ini..yah..dia tau rencana Michelle yang ingin pergi, dia tau Michelle menemui Mike dan bukan ke makam, dan juga diam-diam masih berkomunikasi dengan Rob si penghianat itu yang hanya memanfaatkan Michelle dan Mike yang tak pernah menyerah memisahkan mereka...


Dimitri benar-benar kecewa,...menyadari semua sikap manis Michelle hanyalah tipuan, ciumannya, pelukannya...kata cintanya semua adalah omong kosong....dan bodohnya Dimitri masih berharap dengan mengikat Michelle dengan cepat maka gadis itu akan berpaling kepadanya..


Tapi...


Ternyata Dimitri harus menyadarkan dirinya, Michelle tidak pernah mencintainya..hatinya tak akan pernah menjadi milik Dimitri....


Jemari Dimitri mengepal, senyumannya berubah mengerikan hingga Michelle bisa melihat itu...


Jika memang ia tak bisa mendapatkan hati Michelle maka tidak masalah namun bukan berarti ia akan melepaskan Michelle begitu saja, tubuh Michelle akan menjadi miliknya..dan tak lupa juga gadis itu akan membayar akan penghianatannya...


Dimitri berjanji hatinya tak akan luluh pada Michelle mengenai perasaan...dan mulai hari ini Michelle akan merasakan langsung bagaimana kemarahan seorang Dimitri Swan...


Sementara itu Tomi dan beberapa anak buah Dimitri muncul di belakangnya dan tak melepaskan tatapan tajamnya kepada Michelle dan Mike...


''Jadi istriku....telah menghianatiku di hari pernikahan kita sendiri...'' ucap Dimitri dengan wajah datar yang menakutkan...


Mike menghela nafas...ia lalu mendekati Dimitrfi tanpa rasa takut....keduanya berdiri saling menantang...


''Dimitri Swan...bukankah kau hanya ingin menjadikan Michelle tawanan di dalam kamarmu....kau sangat mengerikan.....'' ucap Mike tajam..


Airmata Michelle menetes di wajahnya...mengapa ia harus melewati situasi seperti ini...? tidak mungkin Dimitri tak akan pernah menjadikan dirinya seperti itu bukan...tidak mungkin..


''Kalau ya lalu kenapa...apakah kau mau menjadi pahlawan untuk istri orang lain...''


''Kau menjijikan Dimitri...aku tak akan membiarkanmu menyakiti Michelle...aku........''


Sialan.............


Dimitri yang terlalu marah lalu mengarahkan sebuah pukulan telak di wajah Mike hingga pria itu tersungkur....


''Aku membuat kesalahan dengan membiarkanmu hidup Mike...dengan kelancanganmu kau berani menghasut istriku...kalian berdua tak akan ku maafkan...'' ucap Dimitri melirik ke arah Michelle dengan tatapan tajam...


Dimitri mengeluarkan sebuah pisau tajam dari sakunya dan mendekati Mike....


namun di saat yang sama Michelle melangkah menghalangi niat Dimitri dengan mendorongnya menjauh..

__ADS_1


Kini Michelle berhadapan dengan Dimitri yang baru beberapa jam menjadi suaminya..


''Mengapa kau selalu melakukan kekerasan....kau sangat kejam, kau sangat licik Dim..bahkan kau mengatur agar Ela menjebak Mike..bukankah kau sangat kejam.''


Dimitri tertawa dengan kesal lalu wajahnya berubah kembali menjadi dingin...mendekati Michelle dan mencengkram lengannya dengan kasar...


''Kau telah menghianatiku dengan lancang, padahal aku sudah memberikan hatimu...kau tak ingin cinta..kau ingin merasakan sisi gelapku yang selama ini aku sembunyikan bukan...kau akan merasakannya..Michelle..mulai sekarang tak ada cinta ataupun kelembutan...kau harus ingat itu..agar berpikir 1000 kali untuk menghianatiku.......''


''Aaaarrgghh....lebih baik bagiku, aku lebih baik mendapatkan kejujuran bukan, walau itu rasa sakit...airmata Michelle menetes...dari dulu kau memang selalu tak menyukaiku atau kak Rob....sangat mustahil bagiku jika kau jatuh cinta dengan cepat padaku....setidaknya aku tidak akan mendapatkan kebohongan mengerikan tentang cinta.....aku akan menghadapimu Dim.....aku tak takut...''


''Hahaha......bagus, jadi Mike telah menghasutmu dengan begitu dalam, yah...bukan hanya Mike tapi di belakangku kau malah menemui kakakmu untuk menghabiskan harta ayahku...kau pikir aku tak tau.....''


Michelle sungguh terkejut...ia tak pernah berpikir ingin menghabiskan harta ayah...


''Aku tidak.........''


''Kau mentranfer uang yang tidak sedikit pada kakakmu setiap minggu, memang darah lebih kental dari air,,....kau pikir aku bodoh dan tidak tau segalanya Michelle...lebih baik persiapkan dirimu karna kau butuh tenaga untuk menghadapiku nanti.....''


Dimitri menghempaskan tubuh Michelle dengan kasar dan membentur pot bunga besar di dekat balkon, lengan Michelle trgores dan berdarah namun ia menahan diri....namun Dimitri bergeming...ia sudah terlalu marah dan merasa di hianati dan tak ada ampun atau rasa kasihan yang tertinggal di hatinya...sementara Tomi hanya memandang Michelle dengan rasa iba, tapi dia tau betul di saat sang tuan Dimitri sedang marah maka dia tak bisa melakukan apapun atau membantu..Tomi akan bergerak ketika di minta..dan hanya menunduk patuh ketika ia tidak di beri perintah..


Kini pandangannya jatuh pada sosok Mike yang masih berdiri dan menahan nyeri di wajahnya..sedangkan Dimitri sudah tak bisa menahan semua gejolak emosi di dadanya..ia lalu mendekati Mike dan tersenyum kejam...


''Tak ada yang bisa merebutnya dariku, termasuk kau Mike...dan kau akan menerima pelajaran berharga karna berani menantang seorang Dimitri...''


Dengan sangat marah, pisua itu di arahkannya lurus pada Mike yang tak mampu melawan..


Michelle yang melihat itu langsung berteriak histeris dan jatuh pingsan..


Dimitri melirik Tomi dan menatapnya tajam...


''Kirim Mike sejauh mungkin, ini adalah kesempatan terakhir untuknya...''


''Baik tuan........''


Dimitri melangkah mendekati tubuh Michelle yang telah jatuh pingsan masih berbalut gaun pengantin..dengan hati-hati Dimitri mengangkat tubuh itu dan membawanya keluar dari gedung pernikahan.......


Byyuurrr!!!!!!

__ADS_1


Michelle terbangun tiba-tiba ketika air dingin membasahi wajah dan tubuhnya...matanya melebar terbuka dengan begitu dramatis...


Nafasnya terengah-engah seperti sedang mengalami mimpi buruk yang menjadi nyata..


Hening...


Dimitri duduk dengan tenang di sofa single di kamar mereka..itu artinya dia sudah di bawa pulang...??


Michelle menghela nafas..ia benar-benar telah tertangkap dan saat ini akan menjalani hukuman...masih mengenakan gaun pengantin tadi Michelle menatap mata Dimitri yang terlihat membara...


ia mulai ketakutan..apalagi ia melihat sendiri apa yang di alami Mike tadi,...matanya menjadi panas...


''Mike......apa kau membunuhnya..'' kata-kata pertama yang di ucapkan Michelle sanggup membakar seorang Dimitri..


Rasa cemburunya membuat pria itu bangkit dalam sekejap dan menarik Michelle berdiri..


''Aaaw...sakit......'' jerit Michelle ketika lengannya di cengkram dengan kuat..


Namun Dimitri jauh dari iba..ia mendaktkan wajahnya...


''Kekasihmu itu sudah mati...dan aku puas Michelle...''


Airmata Michelle menetes....


''Kau kejam.....'' isak Michelle menahan sekuat tenaga agar ia tidak menangis di hadapan lelaki yang di bencinya...


''Kau selalu mengatakan aku kejam, jadi sayangku....kau akan segera merasakan apa arti kekejaman itu....kau akan merasakannya...''


''Apa maksudmu.....''


Dimitri kemudian menarik paksa tubuh Michelle menuju ranjang dan sesaat kemudian mendorongnya ke atas ranjang...


''Buka gaunmu dan layani aku Michelle Swan..bukankah itu kewajibanmu...''


Dimitri mengeraskan wajahnya, sembari membuka satu persatu kancing kemejanya..


''Tidak........''

__ADS_1


__ADS_2