Milik Sang Pewaris Dingin

Milik Sang Pewaris Dingin
Arga Yang Jatuh Cinta


__ADS_3

Arga sampai di rumah dan langsung di sambut oleh Carissa yang sedang berada di taman, Carissa tersenyum ketika melihat Arga pulang sambil meletakan pot kecil berisi mawar putih di atas meja, lalu mencuci tangannya kemudian ia menghampiri Arga yang baru saja pulang,..


Arga membuka pintu mobil dan merasa lega melihat Carissa hari demi hari semakin cantik,..ia terlihat lebih manis dengan tubuh yang sedikit lebih berisi, Arga merenung ketika mereka bertemu dulu Carissa tampak lebih kurus dan tertekan namun kini dia menjadi lebih manis..


Carissa mendekati Arga dan tersenyum..dan pria itu lalu mendekatinya dan memeluknya dengan erat hingga Carissa terkekeh..


''Bagaimana harimu sayang..''


''Aku baik namun ada satu masalah....''


Carissa menjauhkan tubuhnya dengan kerutan di dahinya ia menatap Arga dengan pandangan menelisik..


''Masalah....? Apa terjadi sesuatu di kantor...''


Arga mengangguk dengan wajah serius...sementara Carissa tampak cemas...ia lalu mendekati Arga sekali lagi dan menelusuri wajah Arga..


''Katakan ada apa...kau tidak kembali pada dunia gelap mafia kan...''


Arga diam saja.......


Mata Carissa berkaca-kaca..betapa ia takut terjadi sesuatu dengan Arga, membayangkan jika dunia Mafia penuh intrik dan ketegangan Carissa takut jika Arga suatu saat akan terluka..bagaimana dengan dirinya kalau itu terjadi...??


''Sayang.....jangan menakutiku kau sudah berjanji...''


Arga tak tahan lalu kembali memeluk tubuh Carissa lebih erat dari sebelumnya. Dan tertawa hingga Carissa menjadi kesal..


''Arga........''


''Maaf.....aku hanya mengerjaimu...''


Mendengar hal itu membuat Carissa menjadi kesal dan meronta dalam pelukan Arga namun, pria itu tak ingin melepasnya. sembari mengecup bahu Carissa dengan lembut..


''Aku mencintaimu Carissa...aku punya satu masalah dan satu-satunya masalahku adalah aku jauh darimu dan itu menyakitkan...''


Deg!!!


Carissa membeku mendengar ucapan Arga yang begitu manis...Carissa mengusap punggung Arga hingga pria itu memejamkan mata...


''Jangan pernah berubah, karna aku juga sangat mencintaimu, aku hanya punya dirimu Arga jadi jangan coba berpaling dariku...awas ya...'' bisik Carissa lembut di telinga Arga...


Arga menatap senyuman Carissa yang membuatnya candu...lalu mengecup dahi Carissa....


''Terimakasih kau mengurusku dengan baik...''


''Hum.....aku istrimu..''ucap Carrisa dengan senyuman manis...


Sementara wajah Arga berubah....untuk saat ini ia bisa bersikap tenang karna Carissa masih lupa ingatan lalu bagaimana kalau suatu saat ingatannya kembali, apa yang akan terjadi...? Apakah semua akan semanis ini....? Arga menghela nafas...ia sudah menikahi Carissa dengan pemalsuan dokumen dan juga nama baru untuk Michelle termasuk mengganti nama menjadi Carissa..


''Ayo....segera mandi dan kita akan makan bersama...aku telah memasak sesuatu yang sehat...untukmu sayang..''bisik Carrisa lembut..

__ADS_1


Arga tentu saja tak sabar...


''Sejak kita kembali ke negara ini, aku selalu bergantung dengan masakanmu sayang...perutku bermasalah aku akan sakit perut jika makan makanan di luar...''ucap Arga membiarkan Carissa menggenggam tangannya...


''Aku akan mengurusmu seumur hidupku tenang saja...'' bisik Carissa setengah menarik Arga agar melangkah bersama ke rumah besar..sepanjang jalan mereka saling bicara dan tertawa bersama...


***********


Pagi ini Dimi tak mampu menahan kemarahan ketika sang pelayan tak sengaja menjatuhkan pot mawar putih kesayangannya, mawar putih itu adalah bunga yang di tanam sendiri oleh Michelle dan ia sama sekali tak ingin terjadi sesuatu dengan bunga mawar putih itu..


''Apakah mawar itu akan mati...'' teriaknya dengan murka pada sang pelayan..


Karna hal ini Dimi bahkan rela tidak masuk kantor, ia tak ingin bunga yang di tanam Michelle sampai mati..ia tak akan membiarkannya terjadi..


''Aku sudah mengganti potnya tapi tuan...dia terlihat akan layu..''


''Lalu bagaimana sekarang...''


Sang pelayan menundukan kepala..


''Aku akan ke toko yang kusus menjual obat untuk bunga-bunga..''


''Biarkan aku yang pergi ke toko..''


''Tapi tuan Dimi......''


''Kau tunggu saja aku tak ingin bunga itu layu, lakukan apapun untuk membuatnya bertahan..atau kau akan menyesal.......''


''Aku akan merawatnya dengan baik tuan Dimi, maafkan aku...''ucap pelayan sembari menundukan kepala..


Dimi pun melepaskan jassnya, berikut dasinya dan hanya memakai kemeja ia melangkah buru-buru menuju mobilnya...dan masuk kesana...


********


Arga keluar dari kamar mandi setelah percintaan panas bersama Carissa..ia menatap istrinya yang sedang menatap cermin...sembari menyisir rambutnya dengan buru-buru, wajah segarnya membuat Carissa begitu cantik...sementara Arga mendekati istrinya dan memeluknya dari belakang...


''Mau kemana sayangku...'' bisiknya menatap ke arah cermin...''


Wajah Carrisa tampak panik..


''Mawar putihku...mengering entah mengapa, aku tak tau harus bagaimana...aku takut dia akan mati..'' bisik Carissa dengan mata berkaca-kaca..


Arga membeku...selalu saja Mawar putih, Carissa sangat menyukai Mawar putih sampai membuatnya tak bisa mengalihkan hobinya...bahkan ia menjadi cinta pertama Carissa...


''Aku cemburu pada mawar putihmu..''


Hening...


Carissa menghentikan kegiatan dandannya dan membalikan tubuhnya dan menatap Arga..

__ADS_1


''Jangan bilang kalau kau cemburu pada mawar...'' suara Carissa tampak renyah dan ingin tertawa..


Arga mengusap wajahnya ia bahkan hanya memakai celana piyama, tanpa memakai atasan dan menampilkan tubuhnya yang kekar...


''Apakah itu wajar....''


''Tidak...kau aneh..'' balas Carrisa dengan mata melebar tak percaya...


Arga mendekatkan wajahnya melum** bibir Carissa sebelum istrinya memoleskan lipglosh berwarna pink di bibirnya..Carissa mengangkat alisnya..


''Mengapa kau selalu melakukannya setiap aku akan pergi keluar rumah....''


Arga tersenyum..menarik tubuh Carissa merapat kepadanya...


''Agar dimanapun kau berada kau tetap ingat kau adalah Carissa Zayn kau adalah istriku, dan kau adalah milikku..''bisik Arga posesif..


Carissa sungguh merasa terharu....entah mengapa ia bahagia dengan semua perlakukan Arga kepadanya, suaminya tak prnah membatasinya keluar rumah walau begitu ia sering menelfon...Carissa akan kesal jika dia di kurung dirumah..entah mengapa ia benci di kekang...namun Arga adalah suami terbaik,...dia sangat baik..


''Baiklah...aku adalah milikmu, aku tak akan melirik orang lain tenang saja..aku akan pergi dengan cepat,...''bisik Carissa lembut...


''Baiklah...aku akan menunggumu sambil mengerjakan pekerjaanku..''


''Baiklah sayang.........'' balas Carissa lembut...


********


Toko Bunga


Carissa turun dari mobil dan melangkah menuju halaman toko, hari ini dia akan mencari bibit baru bunga mawarnya dan mencari obat untuk kesuburan bunga..


Carissa pun akhirnya masuk dan mulai menuju rak-rak yang di penuhi berbagai macam bibit bunga dan teman-temannya..


Carissa terlalu asik melihat-lihat hingga tanpa sadar ia menubruk seseorang yang melangkah dari arah berlawanan, mereka begitu terkejut....


Bugh!!!!!


Tubuh Carissa akan mendarat di lantai namun seseorang menangkap tubuhnya...Carissa hanya bisa mengucap syukur..kalau tidak ia akan kesakitan dan malu..


''Maafkan aku...'' ucap Carissa sembari mengangkat wajahnya..


Namun ia membeku ketika pria yang menolongnya itu menatapnya seolah melihat hantu....matanya sampai berkaca-kaca karna terkejut..bahkan pria itu masih memegang lengan Carissa hingga ia ketakutan...


''Tuan....maaf, aku masih memegang tanganku..'' desah Carissa mulai tak nyaman..


''Michelle......Michelle kaukah itu...'' suara Dimi gemetar ketika melihat Michelle berdiri di hadapannya dengan pandangan bingung..


''Lepaskan aku....'' ucap Carissa mulai panik...


Deg!!!!!

__ADS_1


__ADS_2