Milik Sang Pewaris Dingin

Milik Sang Pewaris Dingin
Kau Adalah Istriku


__ADS_3

Carissa masih berdiri, membeku di dalam pelukan Dimi..ia terdiam disana, mengapa Dimi memanggilnya Michelle...mau tak mau rasa sakit dan cemburu itu mulai menguasainya dan begitu membekas di dada Carissa, apakah dia tak bisa menjadi dirinya sendiri..? Mengapa di depan Dimi, ia harus di kaitkan dengan Michelle istrinya hanya karna kemiripan mereka.? Apakah selamanya pria ini akan memandangnya sebagai pengganti istrinya..? Mengapa Carissa tidak terima.


''Apa maksudmu...''bisik Carissa pelan..


Dimi memejamkan matanya, masih memeluk Michelle dengan penuh kerinduan, mendekapnya begitu erat sampai airmatanya menetes..bagaimana mungkin yang selama ini ada di hadapannya adalah istrinya sendiri..apakah itu sebabnya dia selalu lepas kendali ketika bersama Michelle yang dia kenal sebagai Carissa..? Sungguh hati Dimi merasa lega luar biasa..menyadari saat ini yang ada di pelukannya adalah Michelle Swan yang adalah istrinya sendiri.


''Kau adalah istriku Michelle...kau istriku...''


Deg!!!!


Airmata Carissa menetes, lalu dengan kuat ia meronta melepaskan diri dari dekapan Dimi yang begitu kuat...


Mereka bertatapan......


''Apa maksudmu....aku adalah Michelle..''


Dimi mengangguk yakin...sambil menyentuh bahu Michelle ia menatapnya dengan tajam...


''Kau adalah sungguh Michelle....yang selama ini aku cari...kau istriku...''


''Apa maksudmu...mengapa kau selalu menganggapku istrimu...aku tau wajah kami begitu mirip...tapi taukah kau aku sungguh terluka karna kau selalu menganggap aku adalah dirinya..padahal aku Carissa Zayn...apakah kau seputus asa itu untuk menginginkan istri orang lain...''ucap Carissa dengan mata yang memerah tajam.


Dimi tersenyum lalu menatap Carissa sekali lagi...


''Aku punya bukti Michelle..saat ini kau sedang mengalami amnesia sehingga kau lupa jati dirimu sendiri, bahkan aku...kau melupakan aku yang adalah suamimu sendiri..itu artinya adalah kau adalah itriku yang sah...'' ucap Dimi dengan penuh emosional..sementara Carissa tampak terkejut..namun ia tidak mengatakan apapun dan hanya mendengar ucapan Dimi....ini juga mengejutkan baginya hingga Carissa tidak mampu berkata apapun..


Dimi lalu melanjutkan perkataanya...


''Kau pikir mudah bagiku untuk percaya semua ini Michelle..aku punya bukti, dan satu yang harus kau tau bahwa...tak ada yang bisa memisahkan kita lagi...tidak bisa..baik itu Arga si penipu itu atau siapapun....aku tak akan melepasmu...'' ucap Dimi dengan ketegasan di wajahnya..


Hening........


Carissa tidak dapat mempercayai apa yang di katakan oleh Dimi...semua terlalu mendadak baginya hingga ia menjadi bingung..sementara sampai saat ini dia belum mengingat apapun...hal itu membuat Carissa frustasi...siapa yang dia harus percayai...Arga ataukah Dimi...?

__ADS_1


Jika memang dirinya adalah Michelle bagaimana bisa dia menjadi kekasih Arga dan kemudian pria itu menikahinya...? Memang di pihak Arga dia bahkan tidak punya masa lalu...bahkan Arga selalu menghindar ketika dia bertanya tentang asal usulnya meski Arga memang mengatakan kalau dirinya berasal dari panti asuhan bahkan Arga selalu menyembunyikan dimana panti asuhan asalnya yang telah mengasuh dirinya hingga dewasa dengan alasan ia tak ingin membuat Carissa bersedih..


Sementara...


Bersama Dimi memang dia merasakan sesuatu yang berbeda..perasaan terhubung yang sulit di jelaskan..ada banyak bukti kebersamaannya dengan Dimi...dari kecil sampai dia dewasa dan menikah...


''Carissaa.........''


''Ini terlalu mendadak bagiku Dim...aku..bisakah kau memberi aku waktu sendirian....aku butuh waktu untuk menerima semua ini aku......''


''Kita sudah bersama sayang, pergunakan waktu sebanyak mungkin dan satu yang harus kau tau jika aku...akan selalu menunggumu...kita akan bicara, aku akan menunjukan semua bukti setelah kau mengatakan kau siap menghadapi kenyataan...'' bisik Dimi teramat lembut hingga Carissa mengagguk lega..


''Terimakasih Dim..aku ingin istirahat....''


''Baiklah...aku akan menunggumu...''


''Baiklah........''


Dimi lalu mendekati Carissa dan mencium dahi wanita itu dengan lembut sementara itu Dimi lalu membiarkan istrinya masuk kembali ke kamar dan menutup pintu..


Sementara hal berbeda di rasakan oleh Carissa..wanita itu menyandarkan tubuhnya di pintu kamar dan mulai menangis..jika memang dirinya adalah Michelle..lalu apa artinya..kenyataannya adalah dia sudah menjadi milik Arga...dia telah menjadi milik pria lain meski bukan keinginannya, bagaimana bisa semua kembali seperti semula...bukankah dia sudah tak pantas untuk Dimi...?


Bukankah Dimitri lebih baik mencari wanita lain dan melupakannya..?


Carissa tersungkur di lantai sementara ia memeluk lututnya sendiri masih menangis..bagaimana bisa semua akan kembali baik-baik saja...? Bagaimana bisa ia melupakan fakta bahwa dia..tubuhnya sudah pernah di sentuh oleh pria lain...? Carissa bahkan tidak memiliki rasa percaya diri lagi...


Jika memang benar dia adalah Michelle maka semuanya tidak akan pernah kembali lagi..Carissa merasa ia sudah kotor dan...tak layak kembali ke dalam pelukan Dimi...


''Aku harus bagaimana....harus bagaimana...?? Isaknya dengan kesedihan yang dalam...


Carissa sungguh begitu hancur..entah mengapa hatinya sakit sekali menyadari , semua sudah sangat terlambat..kebenaran itu datang sudah sangat terlambat hingga ia tak bisa kembali lagi seperti Michelle yang dulu...sebagai istri dia telah ternoda dan selamanya Carissa tak akan pernah bisa melupakan semuanya...


Meninggalkan Dimi dan juga Arga adalah yang terbaik baginya, ia tak ingin menyakiti salah satu dari mereka..

__ADS_1


Carissa mengepalkan tangannya.......


**********


Dimi baru saja membuka pintu ruang kerjanya dan sesaat kemudian...


Buggghhhh!!!!!


Dimi tak sempat menghindar ketika ia mendapatkan sebuah pukulan yang begitu keras di wajahnya, sontak pria itu terjatuh ke belakang..sementara Arga terus menghajarnya hingga ia babak belur...


Dimi menghindar ketika Arga kembali ingin memukul dadanya,..dan berhasil menangkis serangan..


''Arga Zayn........'' desis Dimi menggertakan giginya..


Arga menatapnya dengan tajam...


''Dimana istriku...dimana kau menyembunyikannya......'' teriaknya murka...


Mendengar kata istri membuat Dimi meradang, dengan penuh amarah..pria itu kembali membalas serangan Arga kali ini lebih keras hingga tubuh Arga jatuh dan Dimi tidak melepaskannya..berulangkali pria itu melayangkan pukulan demi pukulan di wajah Arga hingga nasib mereka berdua sama-sama babak belur...


Dimi menatapnya dengan tajam...


''Beraninya kau menanyakan tentang Michelle...bajingan...selama ini justru kau yang telah membawa pergi istriku sendiri...kau bahkan membuat dokumen palsu atas namanya...kau pikir aku akan melepasmu begitu...??


Deg!!!!


Arga tak menyangka jika Dimi telah mengetahui semuanya..wajahnya seputih kapas...bagaimana kalau Michelle tau kebohongannya....entah mengapa ada rasa nyeri di hati Arga..


''Apa maksudmu.....apa kau sedang bercanda...? Michelle adalah istriku....dia milikku..'' balas Arga tak mau kalah..


Kedua pria tampan itu lalu saling menodongkan pistol ke arah masing-masing dengan tatapan membunuh yang kentara.......


''Bagaimana kalau kita mengunjinya...siapa di antara kita yang jadi pemenangnya...'' ucap Dimi menaikan alisnya...

__ADS_1


Arga mengeraskan wajahnya..dia mengangguk........


__ADS_2