Milik Sang Pewaris Dingin

Milik Sang Pewaris Dingin
Membujuk


__ADS_3

Hancur sudah impian dan harapan hidup Michelle Swan...bagaimana bisa kebahagiaan di ambil darinya dengan tiba-tiba..bagaimana bisa nasibnya berubah dengan cepat dan dalam waktu yang begitu singkat...


Tak ada kata-kata yang keluar dari bibir Michelle ketika para pelayat datang menyalaminya, beberapa keluarga tampak menangis namun memberinya kekuatan untuk bertahan menghadapi peristiwa duka yang tak mampu di tanggungnya...


Michelle sudah kehilangan segalanya..ibu dan ayah yang selama ini menjadi sandarannya pergi untuk selamanya....tidak...Michelle tak pernah membayangkan jika segalanya akan seperti ini tentu saja..bagaimana bisa orangtuanya pergi dalam waktu berdekatan sehingga luka di hatinya semakin parah..pada siapakah hatinya bersandar kali ini,...sedangkan kedua kakaknya tampak membencinya...sangat membencinya, jadi saat ini dia benar-benar sendiri...


Dimitri duduk di antara para pelayat sambil sesekali berbicara pada mereka yang menyampaikan dukacita sementara matanya tak sengaja jatuh pada sosok Michelle yang sedang duduk sendiri..paling sudut ruangan, tak ada ekspresi di wajahnya sedikitpun...airmata itu terus turun di wajahnya yang lelah dan pucat...


Dimitripun tertegun lalu memalngikan wajahnya menatap ke arah lain, tentu saja dia sedikit tidak tega menyadari kalau gadis itu benar-benar terluka sangat terluka...


Tapi itu bukan urusannya bukan...?? dan perasaan iba yang ia rasakan saat ini murni perasaannya sebagai sesama manusia yang prihatin melihat manusia lain bersedih karna kehilangan...Dimitri kembali pada wajah dinginnya ia tidak perduli sedikitpun apalagi ia baru saja mendapatkan satu kebenaran yang akan membuat posisinya kuat...pria itu mengepalkan tangannya...


''Sudahlah jangan menangis Michelle...''ucap Rob sembari memberikan minuman segar kepada adiknya..


Michelle menggelengkan kepalanya...


''Aku baik-baik saja...aku tidak haus kakak..'' ucap Michelle dengan suara yang serak...


''Ibu akan marah jika aku tidak memperhatikanmu...lagipula kita adalah saudara kandung.....''


''Saudara kandung...tapi kak Dimitri bukankah dia juga saudara kandung kita...''


Rob menatap ke arah Dimitri yang duduk tak jauh dari mereka kemudian ia pun hanya tertawa dingin...


''Dia hanya orang asing....lagi pula kau liat kan semua sikapnya...caranya memperlakukan kita sangat kejam dan aku tak bisa memaafkan dirinya....''


Michelle manatap searah dengan kakaknya Rob ia tidak menganggap serius tentang prkataan Rob tentang mereka bukan sedarah...mereka adalah saudara samapi kapanpun...


''Jangan membuatku semakin bingung kakak, bagiku kalian berdua adalah kakak kandungku...''


Rob hanya menganggukan kepalanya dengan kesal..


''Oya...kakak punya teman pria dan bagaimana kalau kakak mengatur perjodohan untukmu....''


Kali ini Michelle menoleh....ibunya baru saja dikuburkan dan kak Rob mulai mengatur perjodohan untuknya....??

__ADS_1


''Aku masih sangat muda..aku baru akan berusia 18 tahun tiga minggu lagi...''


''Jika kau menikah maka kau bisa keluar dari cengkraman Dimitri...kau bisa bebas...lagi pula ini hanya pernikahan sementara...kakak jamin tak ada yang akan terjadi kepadamu..kakak melakukan ini karna kakak perduli kepad`amu Michelle...''


''Tapi tidak untuk menikah.,....''ucap Michelle dengan mata berkaca-kaca...


Sementara itu Dimitri menyadari sesuatu yang tak beres dengan pembicaraan Rob dan juga Michelle..apa lagi yang di lakukan Rob...?? apakah dia mengancam Michelle...


Tak berapa lama kemudian Dimitri melihat kalau Michelle bangkit dari tempat duduknya dan melangkah menuju kamarnya...di ikuti Rob dari belakang....


Dan saat itulah Dimitri pun ikut bangkit dan melangkah mengikuti mereka berdua...


********


Michelle melangkah menaiki tangga menuju kamarnya sementara Rob tak lelah mengikutinya...


''Michele......''


''Aku lelah dan ingin istirahat kakak...''


''Tidak...dengarkan aku dulu Michelle,...mengapa kau malah melawan aku kakakmu...''


''Aku mulai berpikir mungkin kakak bukan kakak kandungku...'' ucap Michelle dengan tajam..


Gadis itu membalikan tubuhnya dan menuju kamarnya...sementara Rob mengikutinya dan menutup pintu...


''Yah...kau mulai bersikap membangkang Michelle..'' suara Rob terdengar berat dan mengancam,...


Michelle membalikan tubuhnya....


''Kakak keterlaluan...kau memaksaku menikah padahal usiaku bahkan belum genap 18 tahun....'' airmata Michelle menetes lagi...


''Aku melakukannya demi kebaikanmu Michelle...''


''Kebaikan apa kakak.....aku bahkan tidak berpikir unutk menikah kau memilihkan aku pria dimana...bagaimana hidupku nanti...''

__ADS_1


Rob kehilangan kesabaran ia mendekati Michelle dan meraih lengannya sedikit keras...


''Dimitri akan menguasai hidupmu juga harta yang menjadi bagianmu karna itu kakak hanya....''


''Jadi ini karna harta....kakak melakukannya karna harta...''


Rob terdiam..dia tidak membalas atau membantah..namun memberi alasan...


''Setelah kepergian ibu maka posisi kita akan suli Michelle...aku tau benar Dimitri akan menyingkirkan satu persatu dari kita untuk menguasai harta milik ayah....''


Michelle tertawa kesal..menghempaskan pegangan Rob padanya dan ia hanya menggeleng tak percaya....


''Itulah sebabnya ibu memintaku berada di bawah pengasuhan kak Dimitri dan bukan kak Rob...dan aku yakin sekarang alasannya masuk akal..''


Mendengar hal ini tentu saja membuat Rob terbakar..bagaimana mungkin ibunya masih menghianatinya di ujung hidupnya...padahal Rob sudah melakukan semua yang ibunya inginkan termasuk pemalsuan DNA dan juga...bermain licik dalam beberapa kali percobaan pembunuhan pada Dimitri walau gagal....


''Ibu hanya sedikit kehilangan pikirannya dan bukan berart dia benar Michelle....aku yakin saat ini ibu kita sudah menyesal karna memberimu arahan yang salah..kau juga tau selama ini bagaimana Dimitri....ketika ibu sakit dia tidak pernah menunjukan belaskasih, juga kepadaku...dia begitu kejam..menahan semua warisanku dengan serakah di bawah kendalinya....dan aku yakin dia akan melakukan hal yang sama kepadamu Michelle..jika kau lengah dia akan menghabisimu dan menjadikan dirinya satu-satunya penerus keluarga Swan....''


Kali ini Michelle terdiam...jauh di dalam hatinya dia terpengaruh kata-kata Rob..yah..bahkan kak Dimitri lebih jahat lagi tak pernah menegok ibunya dirumah sakit,...dan selalu bersikap kasar ketika mereka bertemu...bukankah Rob sedikit lebih baik...?


Mungkin saja kak Rob benar....dia hanya ingin menikahkan Michelle sementara untuk melepaskan diri dari cengkraman Dimitri..setelah itu kak Rob pasti akan membebaskannya melanjutkan hidupnya..


Yesss.....


Itulah yang terbit di hati Rob ketika sadar Michelle mulai terpengaruh kata-katanya..Rob mendekat dan menatap mata Michelle yang tampak rapuh...


''Percayalah padaku Michelle...kakak tak akan pernah mungkin akan menghancurkanmu kau adikku satu-satunya kita terlahir dari rahim ibu yang sama....ikuti kata-kataku Michelle..menikahlah dan kau akan bebas...''


''Apakah semua akan baik-baik saja kak Rob...aku sangat takut...''


''Kakak akan mengatur segalanya sayangku...biar bagaimanapun cara ini harus di lakukan mengingat bahwa...kakak ingin kau juga menikmati warisan Ayah dan ibu kita karna kau pantas...di banding harus berada di bawah tekanan seorang Dimitri...''


''Baiklah,.....aku setuju kak Rob...''


Rob tersenyum menang lalu memeluk tubuh Michelle dengan erat.,...

__ADS_1


Namun yang tidak disadari mereka kalau seseorang mendengar percakapan keduanya...


Deg!!!!!!!


__ADS_2