PaMud PaPa Muda

PaMud PaPa Muda
Menggoda


__ADS_3

"Abang memang gak punya pegangan hidup dek, tapi abang punya yang di pegang langsung hidup."


"Apa kamu sengaja mengoda aku?" Zainel berbicara tanpa menoleh ke arah Tary


"Hah menggoda bagaimana? aku gak ngerti maksud ucapan kamu." Tary masih belum mengerti dengan maksud dari ucapan Zainel.


"Huft, coba kamu lihat apa yang sedang kamu pakai saat ini." Zainel menarik nafasnya lalu dia menghembuskan nafasnya untuk mengontrol pikiran yang sudah traveling saat melihat Tary.


"Astagfirullah, ah kenapa aku lupa kalau aku cuma pakai handuk." Tary ke arah tubuh, dia baru tersadar bahwa dia memakai handuk yang panjang di atas lutut sehingga mengekspos pahanya yang putih. Dia lari terbirit-birit meniggalkan ruangan keluarga.


Sesampainya Tary di dalam kamar dia menutup pintu kamarnya dengan kuat. Tary bersandar di belakang pintu kamar sambil memegang ujung handuk yang hendak terlepas dari tubuh Tary.


"Huft, untung aja nih handuk gak lepas tadi." Tary mengikat kembali handuk tersebut.


"Aduh kalau nih handuk tadi lepas di hadapan dia mau taruk di mana mukak aku." Tary membayangkan handuk yang dia pakai lepas di hadapan Zainel, dia menutupi wajahnya mengunakan kedua telapak tangannya.


Setelah memakai kaos oblong dan celana jeans di bawah lutut. Tary berdiri di depan kaca lemari pakaian sambil menyisir rambut yang panjang. Tary membiarkan rambut panjang nya di gerai setelah itu Tary menyemprotkan parfum ke seluruh tubuh nya.


Tary berjalan keluar dari kamar saat Tary sudah berada di dekat ruangan keluarga dia berjalan dengan berjinjit. Dia tidak mau kalau sampai langkah kakinya terdengar oleh Zainel. Tary sudah berada di depan ruangan keluarga.


"Dia kemana?"Tary celingak-celinguk mencari keberadaan Zainel di ruangan keluarga tetapi dia tidak menemukan keberadaan Zainel.


"Uh akhirnya dia tidur juga." Tary berjalan menghampiri baby Jane yang tertidur di atas kasur lantai yang berada di ruangan keluarga, Tary sudah berdiri di samping kasur lantai sambil melihat baby Jane yang tertidur nyenyak.


"Mumpung dia lagi tidur sebaiknya aku makan." Tary berjalan meninggalkan baby Jane yang sedang tertidur.


Tary sedang berdiri di depan meja makan sambil mengambil memasukkan lauk pauk kedalam piring nya.

__ADS_1


"Kamu sedang apa?"


"Astagfirullah, kamu ngagetin aku aja." Tary terkejut saat mendapati Zainel sudah berada di samping Tary. Tary memegang dadanya yang terkejut.


"Lah kaget kenapa?"


"Habis kamu tiba-tiba sudah di samping aku, kan aku jadi kaget."


"Apa kamu tidak menyadari langkah kaki aku tadi?"


"Tidak, memangnya kamu dari mana tadi?" Tary menoleh ke arah Zainel.


"Kamar mandi."


"Apa kamu sudah makan siang?"


"Kalau begitu, ayo kita makan siang bareng!" Tary mengajak Zainel makan siang bersama.


"Maaf Ry, hari ini kamu makan siang sendirian."Zainel merasa tidak enak menolak ajakan Tary.


"Kenapa kamu gak mau makan siang bareng aku?"


"Aku lagi puasa Ry."


"Maaf aku gak tahu."


"Gak apa-apa Ry, kamu makan yang banyak aku pergi dulu." Setelah mengatakan itu Zainel berjalan pergi meninggalkan Tary.

__ADS_1


"Kamu mau kemana?" Tary melihat punggung Zainel.


"Ke mesjid."


Tary sedang duduk diatas tikar yang berada di ruangan keluarga, Tary membaca doa sebelum makan tersebut dahulu saat Tary hendak mengambil nasi yang berada dalam piring. Baby Jane bangun dari tidurnya lalu dia menangis.


Hoek


Hoek


Hoek


Mendengar suara tangisan baby Jane Tary tidak jadi makan. Tary berdiri dari atas tikar lalu dia berjalan menghampiri baby Jane di atas kasur lantai.


"Sudah sudah jangan nangis ini tante." Tary mengangkat baby Jane dari atas kasur lantai.


"Basah." Ternyata celana yang di pakai baby Jane basah.


"Harus cepat di ganti nih." Tary membuka celana baby Jane yang basah, Tary mengendong baby Jane sambil membawa baby Jane ke kamar.


Tary meletakkan baby Jane di atas tempat tidur, Tary mengambil celana baby Jane yang berada di dalam lemari pakaian. Setelah itu Tary mengambil tisu basah, minyak telon dan bedak.


Tary naik ke atas tempat sambil membawa celana, tisu basah, minyak telon dan bedak.


Tary duduk di atas kasur dia menarik tisu basah lalu tisu basah itu dia gunakan untuk mengelap bagian tubuh baby Jane yang terkena ompol.


...~ Bersambung ~...

__ADS_1


__ADS_2