PaMud PaPa Muda

PaMud PaPa Muda
Lembaran Jawaban Lea


__ADS_3

"Guys info dong toko bagunan yang bisa membangun semangat."


"Lea, sedang apa kamu di situ?" Ibuk guru melihat ke arah pintu, dia mendapati kepala Lea yang sedang mengembul di depan pintu.


"Apa benar ibuk memanggil saya ke sini?"


"Iya, cepatan kamu masuk kesini."


"Baiklah buk." Lea berjalan masuk ke dalam ruangan guru. Lea sudah berdiri di belakang bangku yang ada di hadapan ibuk guru.


"Lea duduk."Ibuk guru menyuruh Lea untuk duduk di bangku kosong.


"Iya buk." Lea menarik kursi yang berada di hadapan nya, setelah itu Lea duduk bangku tersebut.


"Apa kamu tahu? kenapa kamu di panggil ke ruangan ini?"


"Tidak buk." Lea menggelengkan kepalanya.


"Sebenarnya apa kesalahan yang di lakukan adek saya ibuk?" Si laki-laki yang duduk di bangku samping Lea angkat bicara.


"Koko Sam, kenapa ada di sini?"Mendengar suara yang familiar di telinga nya membuat Lea menoleh ke arah samping.Betapa Lea terkejut saat menoleh ke arah samping ternyata si laki-laki tersebut koko Sam.


"Ibuk yang memanggil abang kamu ke sini."

__ADS_1


"Sebenarnya ada apa ibuk memanggil aku dan Koko Sam ke ruangan ini?" Lea begitu penasaran sehingga dia bertanya kepada ibuk guru.


"Seminggu yang lalu kami mengadakan Uts ( ulang tengah semester), Uts yang di adakan berjalan lancar.Kemarin saya baru memeriksa hasil jawaban Uts dari siswa yang berada di kelas. saat saya memeriksa jawaban Uts dari Lea, saya di buat terkejut oleh jawabannya." Ibuk guru menjelaskan kepada mereka.


"Apa adek saya salah menjawab Uts nya ibuk?" Samuel mengira bahwa Lea tidak belajar sehingga dia sembarangan menjawab Uts sehingga banyak salah.


"Coba anda tanyakan langsung kepada Lea." Ibuk guru menyuruh Samuel untuk bertanya langsung kepada Lea tentang jawaban Uts.


"Apa kamu tidak belajar untuk menghadapi Uts?" Sam berbicara sambil menatap Lea.


"Belajar koko Sam."Lea berbicara dengan menundukkan kepalanya, dia tidak berani untuk menatap mata Samuel.


"Terus kenapa jawaban Uts kamu bisa salah?" Samuel tidak mempercayai ucapan Lea.


"Jawaban Uts adek Anda bukan salah melainkan benar-benar di luar nalar saya sebagai seorang guru."


"Apa yang di tanya oleh soal itu aku jawab koko Sam." Lea berbicara sambil menatap ke arah wajah Sam dengan santai.


"Itu tidak benar jawaban Uts adek Anda benar-benar sangat nyeleh dari soal ujian." Buk guru memberitahukan Samuel jawaban Uts Lea tidak nyambung dengan pertanyaan.


"Itu tidak benar Koko Sam." Lea menyakal ucapan ibuk guru.


"Kamu sebaiknya ngaku jangan ngeles saya memegang lembar jawab Uts punya kamu." Ibuk guru meminta Lea untuk mengakui yang di ucapkan nya.

__ADS_1


"Lea, apa benar yang buk guru ucapkan itu?" Sam berbicara dengan menatap tajam ke arah Lea.


"Apa Koko Sam tidak mempercayai aku sebagai adek kandung Koko?" Lea malah balik bertanya kepada Samuel.


"Ntalah aku bingung harus mempercayai ucapan siapa?" Samue bingung harus mempercayai ucapan buk guru atau Lea.


"Anda tidak perlu bingung."


"Koko harus percaya kepada aku, apa yang di katakan ibuk guru itu tidak benar." Lea mencoba menyakinkan Samuel bahwa yang ibuk guru ucapan tidak benar.


"Lea sebaiknya bicara jujur ibuk bukan cuma berbicara tapi ada bukti." Ibuk guru membuka laci lemari, setelah laci lemari terbuka ibuk guru mengambil lembaran jawaban semua siswa si kelasnya.


"Saya sudah bicara jujur ibuk." Lea masih ngotot tidak mau mengakui kesalahan nya.


"Kalau begitu ibuk akan memberikan lembaran jawab kamu kepada abang kamu." Ibuk guru sudah meletakkan lembar jawaban Uts di atas meja, dia sedang mencari nama Lea di lembaran jawaban tersebut.


Lea hanya bisa terdiam mendengar buk guru akan memberikan lembaran jawab miliknya kepada Samuel. Lea membacakan do'a di dalam hatinya semoga lembaran jawaban milik aku hilang amin.


"Mana lembaran jawaban milik adek saya biar saya lihat." Samuel mengulurkan tangan ke arah buk guru untuk meminta lembaran jawaban milik Lea.


"Ini silahkan anda baca." Ibuk guru meletakan lembaran jawaban di atas tangan Samuel.


"Astaga."Setelah lembaran jawaban tersebut berada di tangan Samuel, dia membaca lembaran jawaban milik Lea. Mata Samuel menjadi melotot saat membaca jawaban Lea.

__ADS_1


"Lea." Samuel berteriak memanggil nama Lea dengan nada tinggi dengan suara yang melegar seperti di sambar geledek.


...~ Bersambung ~...


__ADS_2