PaMud PaPa Muda

PaMud PaPa Muda
Kamar Hotel


__ADS_3

"Walaupun tak pandai bergaya asalkan pandai berkerja, karena hidup gak butuh gaya tapi biaya."


Si perempuan tersebut terus melajukan motor sport dengan kecepatan standar, biasanya dia mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi tetapi kali ini dia sengaja mengendarai motornya dengan kecepatan standar. Dia menghentikan laju motor nya.


"Kenapa berhenti?"


"Tuh lihat."


"Ternyata sudah sampai." Si laki-laki melihat ke arah depan ternyata mereka sudah tiba di tempat kerja si laki-laki itu.


Si perempuan memakir motor sport nya lalu dia turun dari motor tersebut.


"Gimana nih Ry baby Jane tidur?"Zainel hendak memberikan baby Jane kepada Tary tetapi saat dia melihat baby Jane yang berada di gendongan sedang tertidur.


"Sini biar aku gendong baby Jane." Tary mengambil baby Jane dari Zainel.


"Apa Ry bisa bawa motor sambil gendong baby Jane?" Zainel melepaskan kain gendong dari pundaknya.


"Ntalah." Tary mengangkat kedua bahunya.


"Sebaiknya Ry tidak usah bawa motor sambil gendong baby Jane." Zainel memasang gendong bayi pada tubuh Tary.


"Kenapa begitu?" Tary meletakkan tubuh baby Jane di dalam gendongan.


"Aku takut kalau baby Jane kenapa-kenapa."


"Jadi kamu cuma mikir baby Jane aja, aku gak kamu pikirin?"


"Eh bukan begitu, maksudnya aku gak mau kalian berdua kenapa-kenapa."


"Terus aku pulang pakai apa?"

__ADS_1


"Ojek."


"Ya sudah aku naik ojek aja, ini kunci motornya." Tary memberikan kunci motor kepada Zainel, setelah itu dia berjalan dambil mengendong baby Jane.


Plak......... Plak


"Aduh sakit." Zainel mengeluh kesakitan saat bahu nya di tepuk oleh seorang dari belakang dengan kuat.


"Heleh jadi laki-laki jangan lemah masak segitu aja udah sakit." Seorang tersebut sudah berpindah ke samping Zainel.


"Ternyata kamu, kamu itu nepuk bahunya kuat maka nya terasa sakit."Zainel menoleh ke arah samping, sehingga dia tahu yang menepuk bahunya itu Yudi.


"Sini biar aku usap-usap." Tangan Yudi sudah berada di bahu Zainel, dia hendak mengusap


"Gak usah, biar aku usap-usap sendiri."Zainel menepis tangan Yudi dari bahunya.


"Kamu ngeliat apa sih?"


"Shift malam, ayo kita masuk kedalam!" Yudi mengajak Zainel untuk masuk ke arah hotel.


Mereka sudah berada di dalam ruangan cleaning servis.


"Kemarin kamu ada yang cari?"


"Siapa?"


"Coba kamu tebak siapa?"


"Ah malas aku main tebak-tebakan, mendingan kamu bilang dia siapa?"


"Buk manager."

__ADS_1


"Ada apa buk manager nyariin aku?"


"Nah kalau soal itu gak tahu aku, mendingan kamu tanya langsung sama buk manager."


"Ah malas aku, biarin saja." Zainel terlihat cuek.


"Aku yakin nantik buk manager pasti nyariin kamu." Yudi berbicara dengan penuh keyakinan kepada Zainel.


"Kenapa kamu yakin?"


"Buk manager itu suka."


"Jangan ngaco kamu." Zainel berjalan pergi sambil membawa peralatan bersih-bersih.


Malam harinya pintu lift terbuka seorang perempuan berpakaian sexy keluar dari pintu lift tersebut. Si perempuan tersebut berjalan ke arah kamar hotel. Setibanya si perempuan tersebut di depan kamar hotel, dia membuka pintu kamar hotel yang tidak terkunci itu.


Si perempuan berjalan masuk ke dalam kamar tersebut, di dalam kamar hotel tersebut dia tidak menemukan seorang yang dia cari.


"Kemana dia?" Dia melihat ke sekeliling kamar hotel, dia tidak menemukan seorang yang dia cari.


"Itu peralatan bersih-bersih nya." Dia menemukan peralatan bersih-bersih berada di pojokan kamar hotel.


"Berarti dia masih ada di kamar hotel ini."


Dia mendengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi.


"Itu suara air, mungkin dia sedang di kamar mandi." Dia berjalan ke arah kamar mandi. Setibanya dia di depan pintu kamar mandi hotel. Dia menempelkan sebelah telinga nya di depan pintu kamar mandi.


Tiba-tiba seorang yang berada di dalam kamar mandi, mengeser pintu kamar mandi tersebut sehingga pintu kamar mandi terbuka. Saat pintu kamar mandi terbuka terlihat seorang yang berdiri di depan pintu kamar mandi.


"Ibuk sedang apa di sini?" Terdengar suara bariton dari seorang laki-laki yang berada di dalam kamar mandi.

__ADS_1


...~ Bersambung ~...


__ADS_2