Pembalasan si Gadis Cantik

Pembalasan si Gadis Cantik
Last Episode


__ADS_3

Satu tahun kemudian..


Siapa sangka bahwa lucy benar-benar bisa berubah, selama satu tahun tiggal dirumah cindy,dia benar-benar menunjukan sikap baik ,walau dia adalah anak dari pembantu cindy,tapi dia bisa menerima itu semua.


Perubahan itulah yang membuat cindy kembali mengakuinya sebagai kakaknya lagi.tak hanya itu,cindy juga memberinya kesempatan untuk bekerja dikantor jeon sebagai staf, walau gajinya tidak besar,tapi dia bersukur bisa memiliki penghasilan yang lebih besar dari pada kerja di bar sebelumnya.


Pagi ini weekend,waktunya semua berkumpul dirumah cindy dan jeon.


Putri,stev dan jennie datang kerumah jeon lebih pagi karna sudah satu minggu tidak melihat mereka, disusul dengan orang tua cindy dan juga shine dan bianca juga yongi anak mereka.


Mendengar suara yang bising,cindy langsung beranjak dari dapur saat ia tengah masak sarapan pagi bersama lucy.


ketika membuka pintu,ia dikagetkan dengan kedatangan segerombolan keluarga besarnya.


"mama.? papa? ayo masuk, kalian datang lebih awal, bahkan aku belum mandi." Dengan riangnya cindy menyambut kedatangan mereka dan menggiringnya masuk.


Seketika rumah itu menjadi ramai membuat jeon terbangun dari tidurnya.ia pun turun dari kamarnya dengan mata yang masih terpejam.


"Kalian?? ahh,,maaf aku baru bangun.kurasa ini masih pagi, tapi kalian sudah bersemangat sekali." Sapa jeon menghampiri mereka.


"pagi apanya kak! ini sudah siang banget." Timpal jennie.


"Dia memang suka gitu dek,kalau weekend dia enggen sekali bangun. oh iya, kalian silahkan duduk dulu ya, aku mau mandi bentar." Sahut cindy kemudian.


"Nak tunggu! mama pengen mengelus perut kamu." Mama jesica menghampirinya hanya untuk memegang perut buncit cindy.


"Ah iya,aku baru sadar kalau perut menantuku makin membesar. Gak sabarnya pengen cepat liat cucu." Sambung putri sembari memperhatikan perut cindy.


"Masih lama kok ma, baru juga lima bulan." Timpal cindy tersenyum sambil mengelus perutnya.


"Eh,dia aktif sekali, gerakannya begitu cepat. aku jadi gemas.!" Jesica mengelus perut cindy sembari menempelkan telinganya.


"Lucy, kamu kapan akan menyusul adik kamu? umur kamu lebih tua darinya!." Ujar putri sembari melirik lucy.


"Ah tante membuatku malu, jangakan menikah, pacar aja gak punya." Sahut lucy tertawa kecil.


"Sabar saja, siapa tau jodohmu akan datang hari ini." Jesica mengelus punggung lucy sembari tersenyum.


"Sayang..pergilah mandi, bayi kita didalam sudah gerah, apa perlu kutemani?" Tutur jeon sembari mengelus kepala cindy.


"Baiklah aku akan mandi, tapi tidak perlu kamu temani." Cindy langsung beralih meninggalkan merek menuju kamarnya.


Setelah semuanya bersiap. mereka pergi keluar rumah, membawa beberapa tikar dan membentanganya dihalaman rumah jeon yang dialasi oleh rumput hijau itu.


mereka berkumpul bercanda gurau dengan beberapa makanan ringan yang mereka buat sebelumnya.


Ditengah keasyikan mereka, tiba-tiba sebuah mobil berwarna merah memasuki halaman rumah jeon.


"Eh,siapa itu? sepertinya aku baru lihat mobil ini?." Tanya cindy heran.


"Entahlah,.mungkin tamu !" Sahut jeon sambil berdiri untuk menghampiri mereka.


Perlahan pintu mobil itu terbuka. nampak tiga orang turun dari mobil mewah itu. Mereka berjalan perlahan menghampiri keluarga jeon yang tengah duduk santai dihalaman rumah.

__ADS_1


Setelah mereka mendekat, betapa kagetnya lucy dengan kedatangan mereka.


"Tuan so hun? nyonya Jun su?..kalian apa kabar?" Sapa shine pada mereka.


"Shine, kau mengenal mereka?" Tanya stev heran.


"Iya. dia adalah tuan so hun dan nyonya jun su yang kuceritakan pada kalian tahun lalu. mereka adalah orang tuanya yogi." Sahut shine.


Mereka semua berdiri dan menyambut kedatanagn mereka.


Perlahan yogi berjalan mendekati lucy.


"Hei..apa kabar?" Yogi mengangkat tangannya untuk memberi salam pada lucy.


"Em..seperti yang kau lihat.! bukankah kamu sedang dalam penjara? kapan kamu bebas?" Tanya lucy tersenyum malu.


Tiba-tiba nama yogi mencela obrolan yogi dan lucy.


"Oh iya. maaf kalau kami datang secara mendadak, sebelumnya kami minta maaf pada tuan shine karna telah ingkar janji sudah membebaskan yogi dengan tebusan. tapi dia benar-benar sudah berubah. kami bisa jamin itu." Ujar nyonya jun su.


"Iya. dan kami datang kesini karna ada yang ingin kami sampaikan, begitu juga dengan yogi." Sambung tuan so hun.


Yogi melanjutkan aksinya, perlahan dia mengangkat kedua tangan lucy.


"Lucy, sebelumnya aku minta maaf karna telah membawamu kedalam masalahku. jujur saja, saat aku membawamu kabur dari penjara waktu itu, aku sempat takut kalau kita kembali tertangkap.


Tapi ada satu hal yang baru aku sadari, selama satu tahun kita bersama menghindari kejaran polisi, aku baru mengetahui kalau aku menyukai kamu.


"Lucy, kuharap perasaan kita sama.aku mencintai kamu.maukah kau menjdai istriku?" Yogi duduk berlutut dihadapan lucy dengan sebuah cincin yang ia tadahkan untuk lucy yang disaksikan banyak orang.


Lucy menutup mulutnya karna tidak percaya dengan apa yang dilakukan Yogi padanya.


"Yogi, aku tidak tau harus ngomong apa? aku juga tidak tau apakah aku juga mencintaimu atau tidak, tapi yang aku tau, yang kurasakan saat ini adalah bahagia bisa melihatmu kembali lagi." Tanpa sadar, lucy mengalirkan air mata yang jatuh membasahi pipinya.


"Lalu apa jawabanmu? iya atau tidak?" Tanya yogi dengan peneuh harapan.


Lucy hanya diam sembari menganggukan kepalanya dengan isakan tangis.


"Kau menerimaku??katakan iya!!!" Seru yogi dengan senyuman bahagia.


"Iya,.." Sahut lucy singkat.


Saking senangnya, yogi langsung berdiri dan memeluk lucy. ia pun melingkarkan cincin itu dijari lucy.


"Ini bukan cincin tunangan ataupun cincin pernikahan, tapi ini adalah cincin tanda pengikat hubungan kita." Ujar yogi sembari mengenggam tangan lucy kemudian menciumnya mesra.


Semua orang yang menyaksikan itu turut bahagia dan bersorak.


_


Tiga bulan kemudian.


Hari ini, hari dimana diselenggarakannya pernikahan lucy dan yogi yang diadakan digedung perusahaan stev.

__ADS_1


Acara yang meriah berbalut kebahagiaan tiada tara. dengan ribuan tamu undangan yang memenuhi ruangan gedung yang paling besar seindonesa itu.


Betapa bahagianya pasangan pengatin baru itu yang duduk dipelaminan yang megah, semua orang yang menyaksikan turut bahagia melihat raja dan ratu sehari itu.


Semoga kedepanya tidak akan ada lagi pertikaian diantara mereka, kini hubungan bukan hanya sekedar hubungan, tapi adalah keluarga yang telah menyatu.


Selamat berbahagia untuk Lucy dan Yogi.


Dan untuk Cindy dan Jeon, selamat menanti kelahiran bayi kalian.


Selamat berbahagia semuanya..


β€’β€’β€’


T-A-M-A-T


Thanks for readingπŸ™


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Haii haii.. Maaf ya cerita nya udah kelar aja.


Baca juga karyaku yang lainya yaπŸ™


Judul :


**1. Dua Pilihan



Winter Husband


3. Cinta Playboy TamVan**


dan juga yang lainnya.



Aku mengucapkan banyak terimakasih pada kalian yg telah mensuport novel ini.


makasih sudah memberikan like, dan menyempatkan komen.


Thanks my reader. πŸ™


Aku padamu pokok nya. 😁😁😘


Jangan lupa Follow author yaπŸ˜πŸ™


Dan jangan lupa berikan VOTE.


Terimakasih telah membaca


"Pembalasan si Gadis Cantik"

__ADS_1


__ADS_2