Pembalasan si Gadis Cantik

Pembalasan si Gadis Cantik
Welcome back


__ADS_3

Dipagi itu, mereka berkumpul setelah sarapan. Rasa penasaran masih bersarang dipikiran mereka, banyak sekali yang ingin ditanyakan pada stev dan seehan.


Mereka pun berdiam mendengarkan penjelasan dari seehan.


"Jadi, bagaimana kalian bisa bersama, dan kenapa stev bisa kembali hidup. Tolong jelaskan sejelas jelasnya." Tanya paman alex.


"Ya. Sebenarnya akupun tak menyangka bahwa stev bisa hidup kembali. Setelah kalian semua pergi dari pemakaman sore itu, aku menyuruh anak buahku untuk menggali kuburan stev, karna aku gak percaya orang seperti dia bisa mati secepat itu. Sedangkan aku menunggunya dalam mobil, karna aku juga sedang terluka karna tembakan putri yang tidak dia sengaja, tapi aku menelpon dokter pribadiku, lalu dia merawatku secepatnya didalam mobil sambil aku menunggu anak buahku menggali kuburan stev",


"Saat mereka datang membawa stev, anak buahku bilang, bahwa saat dia membuka kuburannya, kain kafan stev sudah terbuka. Ternyata saat itu stev masih hidup dan mencoba melepaskan diri, beruntung masih bisa diselamatkan, karna dokter pribadiku saat itu membawa peralatan lengkap, lalu dia menanganinya dengan cepat dan memasang nya oksigen dan infus",


"Malam itu juga, aku membawa stev beserta beberapa anak buahku dan juga dokter pergi ke amerika untuk pengobatan stev dan juga diriku sendiri. Stev koma selama satu tahun lebih, karna banyak melakukan oprasi pada tulang rusuk dan kakinya yang patah, tapi aku minta pada dokter tidak perlu menggantinya dengan yang palsu, biarkan saja sembuhnya lama, asal tetap yang asli",


"Sedangkan aku sembuh total dalam waktu 6 bulan, untungnya tembakan itu terkena dada sebelah kanan, kalau di sebelah kiri pasti sudah kena jantung atau hati",


"Setelah stev sadar dari komanya. Dia langsung meminta untuk pulang, tapi aku melarangnya karna bekas oprasinya belum sembuh, dan membutuhkan waktu yang lama untuk kembali seperti semula",


"Hampir dua tahun stev dirawat dirumah sakit, ahirnya dokter menyuruhnya pulang karna tulang yang patah sudah sembuh. Tapi stev belum diperbolehkan bekerja terlalu berat. Untung saja saat kami keamerika aku sudah membeli dua buah apartemen untuk ditinggali. Aku menghabiskan seluruh tabunganku untuk biaya rumah sakit stev dan untuk kebutuhan kami selama lima tahun ini",


"Sejak saat itu, stev sangat bersemangat, dia olahraga setiap hari dan menjaga pola makannya, dan sekarang dia sangat sehat, terakhir periksa, dia sudah sembuh total. Tidak ada lagi bekas oprasi pada dada dan kakinya",

__ADS_1


"Kita berdua selalu memantau kalian melalui sosial media, dan juga berita media masa. Kami selalu mengikuti keseharian kalian dan juga jeon, makanya kami tau kalau kemarin kalian pulang dari paris, saat itu juga aku dan stev bergegas pulang dari amerika."


Penjelasan seehan sangat mencengangkan mereka, membuat mereka tidak percaya, tapi inilah nyatanya. dia bercerita dengan begitu teliti.


"Ya, seehan sangat baik, dia menghabiskan uangnya demi aku, supaya aku bisa berkumpul lagi bersama kalian. Aku tidak tau bagaimana harus membalasnya, selama lima tahun ini, aku bergantung padanya." Timpal stev menatap seehan.


"Tapi bagaimana bisa stev masih hidup setelah dokter menyatakan dia sudah meninggal? " Tanya bianca penasaran.


"Aku sudah menyelidikinya, ternyata ada masalah pada alat rumah sakit itu, sebenarnya saat itu jantung stev hanya melemah, tapi alat itu rusak hinggal menimbulkan garis lurus. Dokter tidak memeriksa denyut nadi nya dengan teliti, mereka hanya berpacu pada alat itu, karna mereka melihat kondisi stev yang sangat parah, maka mereka pun percaya bahwa stev tidak bisa ditolong." Jelas seehan.


"Sudah kuduga.!! Hatiku pun berkata begitu, aku memang tidak mempercayai kalau stev meninggal secepat itu, apa kita perlu menuntut rumah sakit itu.??" Ucap putri kesal.


"Tidak perlu, karna aku sudah membuat rumah sakit itu tutup." Sahut seehan.


"Iya nak, saat kalian diparis, tante dengar rumah sakit itu tutup, sampai sekarang tidak beroprasi lagi, ternyata seehan pelakunya." Timpal tante shinta.


"Huh.. Sukurlah,, kalau gak, aku akan menuntutnya karna telah teledor dalam menangani pasien." Sahut putri kesal.


"Udahlah sayang, lagian seehan sudah membuat rumah sakit itu tutup, aku kagum dengan kekuatan seehan, padahal saat itu kita sedang berada di amerika, tapi dia bisa melumpuhkan satu rumah sakit besar itu dari kejauhan." Timpal stev sembari merangkul putri.

__ADS_1


"Stev, aku gak tau bagaimana cara menyampaikan perasaan ini, aku sangat bahagia melihat kamu kembali disisiku. Aku sangat berterimakasih pada seehan yang sudah berkorban dan menolongmu selama di amerika.


Sehaan.. Terimakasih... Terimakasih banyak,,katakan saja, harus dengan apa aku membalas jasamu, aku akan mengembalikan seluruh uang yang kau keluarkan untuk stev." Ucap putri dengan tulus.


"Sebenarnya sih gak perlu put, karna aku tulus membantunya, aku sangat senang melihatmu bahagia seperti ini. Anggap saja ini adalah permintaan maafku atas sikapku dulu yang pernah jahat padamu, aku sangat menyesali itu.


Kau tau, aku sangat sedih saat melihatmu menangis di atas kuburan stev waktu itu. Dan dari sanalah, aku bertekad untuk membuatmu bahagia gimanapun caranya. Lalu muncul lah ide dibenaku untuk membongkar kuburan stev." Sahut seehan.


"Ya, aku sangat bersukur ada seehan waktu itu.. Dan aku juga berterimakasih pada shine yang selama ini sudah menjaga dan menemani keluargaku selama diparis. Makasih banyak shine, kuharap kita semua bisa seperti ini terus." Ucap stev pada shine dengan haru.


"Aku gak menerima terimakasih darimu. Karna kau tau sendiri bagaimana aku, aku sangat bahagia bisa menemani dan menjaga putri, tapi sekarang aku lebih bahagia lagi karna kau sudah kembali, dengan adanya kamu disisinya, dia lebih bahagia lagi dari pada saat bersamaku. Ya, tugas ku hanya menjaga dan menyayanginya. Bukan untuk memilikinya." Sahut shine dengan senyuman.


Putri menangis terharu mendengar tuturan dari ketiga pria yang menyayanginya itu. Yang lainya pun turut menangis bahagia. Seakan tidak percaya keajaiban itu datang menghampiri keluarganya.


Seehan dan shine pun melangkah mendekati putri dan stev, kemudian mereka saling merangkul satu sama lain, diiringi dengan isakan tangis. Tak lupa, jeon pun turut menyelip diantara mereka.


Ya, semoga saja kebahagiaan ini tidak ada batasnya. Mereka sama-sama mencintai satu wanita, tapi tidak ada niat untuk memilikinya. Karna bagi shine dan seehan, kebahagiaan putrilah yang paling utama,, dan kebahagiaan nya adalah stev suaminya.


•••

__ADS_1


BERSAMBUNG...


Adakah yang turut terharu😢??.


__ADS_2