Pembalasan si Gadis Cantik

Pembalasan si Gadis Cantik
Selalu masalah


__ADS_3

Sore harinya, cindy akan berangkat keperusahaan clien untuk mengantarkan berkas designnya. Namun dia kaget setelah keluar rumah, ada tiga gadis yang tadi menemuinya dipinggir jalan.


"Eh. Kalian? Ada apa kemari, kita ketemu lain waktu saja ya, soalnya aku harus pergi sekarang." Ujar cindy tersenyum.


"Kamu mau kemana? Biar kita antar."


"Gak perlu, kakak terlalu baik. Aku bisa naik taxi." Jawab cindy.


"Kami sudah menganggapmu sebagai adik. Jika kau menyebut kami kakak, maka kamu adalah adik kami. Mari kami antar, jangan menolak." Ucap para gadis itu.


"Baiklah.. Terimakasih kak."Cindy pun terpaksa naik mobil mereka menuju kantor clien.


"Kamu mau kemana dek. Oh iya, kita belum kenalan, nama aku liza, teman ku ini nama nya ani, dan satunya lagi dina." Ujar liza memperkenal kan diri.


"Kalau gitu salam kenal, kak liza, kak ani dan kak dina. Aku mau pergi keperusahaan clien, mau mengantarkan design permintaan mereka." Sahut cindy.


"Oh gitu, baiklah, kami akan mengantarmu kesana,, ngomong-ngomong, rumah kamu bagus juga ya." Timpal liza.


"Ahh.. Itu bukan rumahku,, keluargaku hanya numpang disana, kami belum punya rumah." Sahut cindy tertunduk.


"Masa' sih,, kamu gak becanda kan dek?" Tanya ani seakan gak percaya


"Nggak dong kak, aku jujur kok. Sebenarnya itu rumah tante putri, mama nya jeon. Mereka sangat baik memberikan kami tumpangan dirumahnya." Jelas cindy.


"Baik banget mereka, tapi gimana hubungan kamu dengan jeon, kabarnya, hubungan kalian sedang retak ya, kemarin disosmed beredar foto jeon bersama seorang cewek ditaman kota." Sahut ani.


"Ohh.. Itu berita hoax aja. Memang benar kalau kemarin jeon bersama seoarng cewek, tapi dia sudah bilang sama aku kalau dia mau pergi bersama cewek itu, dia itu sahabat aku,, namanya lucy,, dia tinggal dirumah aku kok. Jangan percaya sama berita bohong.. Lagian aku dan jeon belum pacaran, kita cuma teman dekat saja."


"Oh gitu..!! Eh kita sudah sampai nih.. Kita tunggu disini saja ya."


"Kenapa tunggu disini, ini masih panas, ayo ikut aku kedalam, kalian bisa menungguku di lobi kantor." Cindy mengajak ketiga temannya itu masuk kekantor clien nya.


"Nona cindy ya?? Mari saya antar kamu ke atas, bos sudah menunggu." Sapa sekretaris kantor itu. Lalu dia mengantar cindy menuju ruangan ceo nya.


Gubraakk!! Cindy menabrak seseorang.. Teman-teman cindy cemas, mereka pun berlari menghampiri cindy.


"Ehh.. Maaf.. Aku gak sengaja." Ucap pria itu yang ditabrak cindy itu.


"Maaf.. Maaf.. Aku yang gak liat jalan." Sahut cindy sembari memunguti kertasnya.


Pria itu juga membantu cindy mengambil kertas yang bertebaran itu. Namun dia kaget setelah melihat wajah cindy.


"Cindy?? kamu cindy kan? Kamu apa kabar?? Sudah lama sekali gak ketemu, sejak lulus SMA kita gak pernah ketemu lagi." Ujar pria itu dengan ramah.


"Eh.. Kamu?? Kamu febri kan?? Wah, gak nyangka ketemu disini. Kamu kerja disini.?" Sahut cindy dengan senyuman ramah.


"Iya, aku kerja disini, sambil kuliah. Kebetulan ini kantor papa aku.. Kalu begitu aku saja yang mengantarmu menemui papa. Ayo jalan."


"Dek. Kamu gak apa-apa?" Tanya liza dan teman lainya.


"Aku gak apa-apa kak. Kalian tunggu disini dulu ya.


Cindy dan febri pergi masuk lift untuk menemui papa nya febri yang juga Ceo perusahaan tersebut.


"Sebenar nya sudah lama aku mau bertemu kamu, tapi aku belum sempat, gimana hubungan kamu dan jeon? Aku mengikuti berita kalian loh." Ujar febri


"Kamu apaan sih, aku dan jeon gak ada hubungan apa-apa.. Kita cuma teman dekat dan juga rekan kerja."

__ADS_1


"Oh gitu?. Nah kita sudah sampai.. Ayo masuk..


Pa. Ini cindy sudah datang."Febri membuka pintu lalu membawa cindy menemui papanya.


"Oh nak cindy! Kamu apa kabar? Silahkan duduk, kamu terlihat cocok bersanding dengan febri." Ucap papa febri itu dengan ramah.


"Tuan terlalu memuji. Tuan sendiri apa kabar?"


"Jangan panggil tuan,, panggil saja paman. Oh iya, silahkan tunjukan hasil design kamu,, aku sudah tidak sabar melihat nya."


Cindy menunjukan beberapa hasil design nya, dan papa febri itu menyukai semua design yang dibuat oleh cindy, dia pun membayar karya itu dengan mahal. Tanpa berpikir dua kali, Ceo itu langsung mentransfer uang kerekening cindy dengan lunas.


"Terimakasih paman, senang bisa bekerja sama dengan anda, jangan sungkan untuk mencari saya jika paman membutuhkan design lagi. Kalau begitu cindy permisi dulu." Ujar cindy.


"Sama-sama,, paman pasti mencarimu lagi nanti. Baiklah.. feb, antarkan cindy kebawah."


"Baik pa."


Mereka keluar dari ruangan itu sembari berbincang. "kamu mau kemana setelah ini?"


"Aku mau makan bersama temanku. Kau mau ikut?" Ujar cindy.


"Aku ingin sekali makan bersama kamu, tapi aku masih banyak kerjaan, gimana kalau besok?" Sahut febri.


"Baiklah, setelah aku pulang kampus ya."


"Oke.. Gak masalah,, boleh tukeran nomor hp?."


"Boleh.." Cindy dan febri mulai menjalin hubungan pertemanan dengan saling bertukar nomor hp.


Cindy dan temannya itu makan disebuah kafe, mereka sangat akrab, tidak ada jarak antara idola dan fans itu, mereka sangat menyukai cindy yang sudah mereka anggap sebagai adik sendiri.


"Kak! Pulang nanti, bisa temenani aku gak, aku mau ke toko sepeda, aku mau beliin adik aku sepeda untuk dia sekolah." Ujar cindy.


"Boleh.. Nanti kita temani kamu.. Sebentar lagi kita selesai makannya, biar aku yang traktir kalian." Tutur liza.


"Ehh jangan!! Biar aku yang bayar, kalian sudah menemani aku, masa' kalian harus ngeluarin uang buat aku. Biar aku yang traktir kalian ya." Sahut cindy menolak.


"Gak boleh,, biar kita yang bayar, kamu fokus saja menabung,, supaya bisa beli rumah dan mobil, kamu gak usah pikirin kita,, kita anak orang kaya, kalau masalah uang, jangan khawatir." Ujar mereka dengan baik.


"Kalian kenapa sangat baik padaku? Apa yang kalian dapat dengan berbuat seperti ini untuk ku?" Ucap cindy terharu.


"Kami mendapat banyak pelajaran darimu. Yang tidak bisa kita temui di remaja lain. Kamu sangat istimewa..


Udah yukk.. Jangan terlalu baper, ntar nangis.. Ayo kita pergi."


Setelah mereka mampir ke toko sepeda, mereka pun pulang, dengan bahagia cindy bisa mewujudkan janji untuk adiknya itu.


Sampainya dirumah, kebetulan ada lucy yang baru saja pulang bekerja. Dia kaget melihat cindy turun dari mobil mewah itu.


"Eh, ini siapa? " Tanya liza saat melihat lucy.


"Oh ini yang namanya lucy, dia sahabatku." Ujar cindy tersenyum.


"Oh jadi cewek ini yang jalan bareng jeon kemarin. Kirain cantik, ternyata biasa aja." Ketus liza mencibir lucy.


"Heii apa maksud kamu hah?? Kamu kira kamu cantik, beraninya kamu ngejekku!." Lucy mulai terbawa emosi.

__ADS_1


"Sudah!! Tolong Jangan ribut, kak ani, tolong keluarkan sepedanya. Kalian pulang saja dulu. Lagian ini sudah sore, kita bisa ketemu lagi besok. Terimakasih untuk hari ini." Ucap cindy yang segera melerai mereka.


Ani pun mengeluarkan sepeda itu, kemudian mereka berpamitan dengan cindy lalu mereka pergi dari rumah itu.


Cindy langsung masuk dan membawa sepeda itu tanpa menghiraukan lucy didepannya.


"Rio.!! Dek.!! Ini kakak ada hadiah untukmu." Cindy dengan gembiranya memanggil adik nya itu.


Rio pun berlari keluar dari kamarnya.


"Wahh.. Sepeda!!! Bagus banget!! Kakak beneran beliin rio? Makasih banyak kak." Rio memeluk cindy dengan senyuman lebar.


"Nak. Apa kamu sudah menerima honor?" Tanya mamanya.


"Iya ma, aku sudah dibayar lunas. Makanya aku bisa beliin sepeda rio." Jawab cindy tersenyum.


"Baguslah,, sisa nya kamu tabung ya."


"Bangga ya bisa beli sepeda!. Orang tuh beli mobil atau beli rumah, baru bangga. Beli sepeda buntut aja udah ngerasa bangga banget." Ketus lucy.


"Setidaknya penghasilannya terlihat, walau pun kecil.. Sedangkan kamu apa?? Gaji kamu aja abis buat bayar utang sana sini. Masih untung kamu tidak harus bayar sewa kontrakan dan gak harus beli nasi buat makan." Jawab mamanya membela cindy.


"Ya.. Ya.. Ya.. Terserah anda saja." Sahut lucy sembari berjalan menuju kamarnya.


_


Malam itu, cindy mulai bekerja keras lagi untuk menyelesaikan designnya. Ada dua perusahaan lagi yang designnya belum dibuat. Dia harus menyelesaikannya dalam waktu dua hari. Dia bekerja siang dan malam dari pagi sampai pagi. Sampai lupa makan dan tidur, dia sengaja mengurung diri dalam kamar, supaya dia bisa fokus dan tidak ada yang menganggunya.


Keesokan harinya, dia menyempatkan diri untuk makan bersama febri, karna sudah janji padanya.


Dengan tidak sengaja, lucy melihat mereka berdua yang sedang makan di kafe disamping bar tempat dia bekerja.


Lucy pun tidak mau menyia-nyia kan kesempatan itu, dia pun merekam vidio dan mengambil banyak sekali gambar febri dan cindy. Lalu dia mengirimkanya pada jeon yang sedang berada diparis.


Lucy merasa sangat senang bisa memisahkan jeon dan adiknya itu.


_


Setelah mereka pulang, lucy langsung memperlihatkan foto cindy bersama febri.


"Ternyata kamu hebat juga ya. Lepas dari jeon bisa langsung menggandeng cowok lain. Dasar wanita ******!." Ujar lucy menghina cindy.


"Kakak ngikutin aku ya.? Apa sih mau nya kakak.. Aku sudah berusaha melupakan jeon demi kakak,, bukan kah harusnya kakak senang kalau aku dekat dengan cowok lain selain jeon!" Timpal cindy.


"Ow.. Aku mah seneng banget. Malah aku berdoa, supaya kamu dan cowok itu berjodoh, dan jeon hanyalah untuku. Aku sudah mengirim foto dan vidio itu pada jeon., ahh aku gak sabar liat reaksinya gimana? Pasti jeon benci banget sama kamu. Hhaha.." Lucy terkekeh, ia sangat senang melihat cindy menderita.


"Terserah kamu!! Aku gak peduli!! Kalau pun jeon membenciku, itu lebih bagus." Timpal cindy, dia pun langsung pergi keatas menuju kamarnya.


Namun cindy tidak terlihat baik-baik saja. Karna setelah dalam kamar, dia menangis diam-diam sambil memeluk guling. Dia sangat tidak rela jika jeon harus membencinya.


Namun dia berusaha untuk tetap sabar dan tegar, walau kakak nya sangat jahat padanya, tapi fans nya cindy banyak sekali yang memberikan dukungan padanya.


Karna mereka lah cindy bisa menghapus kegelisahan hatinya. Dia pun mencoba tegar, dan kembali melanjutkan pekerjaan nya. Malam itu dia sama sekali tidak makan ataupun tidur demi menyelesaikan design nya.


•••


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2