
Putri dan mama steven sedang menonton tv sambil bercerita dengan santai.
Tiba-tiba ada suara pintu terbuka dengan keras.
"Eh, siapa yang membuka pintu keras sekali." Ucap mama.
"Gak tau ma, biar putri lihat." Jawab putri sambil berdiri.
"Gak usah nak, kamu disisni aja, biar mama yang lihat."
Saat mama berjalan kedepan, betapa kaget nya dia melihat seehan dan beberapa pengawalnya berada disana.
"Oww.. Apa kabar bibik,, sudah lama tidak jumpa ya, sekarang bibik makin cantik hehe." Ujar seehan menyeringai jahat.
"Kamu!! Mau apa kau kesini?"
"Bibik, kita sudah lama tidak bertemu, aku kemari untuk membalas dendam padamu dan anakmu.. Aku ingin lihat bagaimana steven akan kehilangan seorang ibu.." Seehan menarik tangan mama steven dengan kuat, lalu menghempaskannya.
"Ahhh!!!" Teriak mama steven bernama rani itu.
"Itu suara mama,, ada apa dengan nya?" Gumam putri cemas, lalu dia pun kedepan untuk melihat nya.
Sampai didepan, putri sangat kaget melihat mama rani terjatuh oleh orang jahat itu.
"Mama!!!" Teriak putri sambil berlari.
Lalu putri melihat pada orang yang sudah membuat calon mertuanya itu jatuh.
"Kau.??? Wiliam?? Apa yang kau lakukan dengan mama rani.? Dan kenapa kau tau rumah steven?" Putri kaget dan bertanya-tanya.
"Hah wiliam?? Hahha.. Putri, namaku adalah Seehan, ingat,! Seehan, bukan wiliam!ternyata kau ada disini ya putriku, bagus, ini kebetulan sekali, aku tidak menyangka kau sudah tinggal disini bahkan sebelum menikah, ternyata sedekat ini hubungan kalian.. Hehe.."
"Wiliam itu ternyata seehan? Tatapan matanya sangat tajam, terpanacar aura pembunuh dari matanya."
"Kaub,, siapapun kamu, kenapa kamu menyakiti mamanya steven, apakah kau tidak punya ibu?, tega sekali kamu menyakiti orang tua" Teriak putri sambil menangis.
Paakkk!! Seehan menampar putri sampai pipinya merah. "Kamu jangan telalu banyak bicara." Bentak seehan dengan tatapan tajam.
"Pengawal! ikat mereka berdua, lalu masukan kemobil." Perintah seehan pada pengawalnya.
Merekapun mengikat putri dan mama rani,dan menutup kedua mata mereka dengan saputangan hitam, lalu membawanya masuk kemobil.
Seorang pembantu melihat kejadian itu dengan mengintip, dia tidak berani untuk keluar, setelah mereka pergi barulah ia keluar.
Tidak lama kemudian datang lagi dua mobil, ternyata mereka adalah keamanan yang dikirim oleh steven, pembantu itu pun menceritakan kejadian yang barusaja dia lihat. Lalu dia segera menelpon steven.
Disidi lain. Steven yang tengah sibuk dengan urusan kantornya, tiba-tiba ponsel nya berbunyi. Kemudian ia menjawabnya.
"Halo tuan, saya bik ina, ada kabar buruk tuan." Ucap bik ina terbata-bata.
__ADS_1
"Bik, tanang dulu, katakan pelan-pelan."
"Anu tuan,, nyonya, dan nona putri diculik tuan."
"Apa.?!" Steven langsung menutup telpon nya.
"Brengs*k!! Ternyata benar, seehan menculik putri, tapi kenapa mama juga mereka culik. Kenapa para keamanan itu tidak melawanya, aku harus menelponya.! dasar gak becus!"
Dengan geram dan emosi, stev menghubungi keamanan yang ia kirim kerumahnya.
"Halo,!! Apa yang kalian laukukan!, kenapa bisa putri dan mama sampai diculik,! apa kalian tidak bekerja!". Teriak steven pada keamanan rumah nya itu.
"Maaf tuan, setelah kami datang, kami tidak menemukan apapun lagi, bik ina yang menceritakannya pada kami, kejadian ini terjadi sebelum kami datang."
"Dasar bodoh!! Kalian datang terlambat!, sekarang kalian cari mereka sampai ketemu. Jangan kembali kalau tidak ada kabar dari mereka." Bentak stev.
_
"Ahhh.. Bodoh.. Brengs*k!! Awas saja kamu seehan, jika terjadi apa-apa pada putri, aku akan membunuhmu. Aku harus mengajak shine untuk mencari putri."
Steven langsung mengendarai mobil nya dan melaju dengan kencang untuk menemui shine.
Setiba dikantor shine, stev langsung menerobos kedalam ruangannya.
"Stev! ada apa?. kau mengagetkanku?!"
"Serius?!". Timpal shine bengong.
"Serius lah beg*! masa aku bohong! ayo kita pergi mencari mereka. Kita berpencar. Kau bawa semua anak buahmu."
"Oke! ayo kita pergi!"
Mereka berdua bergegas mengendarai mobil melaju cepat. lalu berpencar untuk mencari putri.
Stev dan shine sulit menemukanya karna dari mereka tidak ada yang membawa ponsel.
Dalam perjalanan cukup panjang, akhirnya seehan tiba disuatu tempat.
Seehan menurunkan putri dan mama rani setelah tiba dimarkas rahasia mereka yang jauh dari jakarta.
Mereka berdua dimasukan kedalam ruangan gelap, tanpa lampu, hanya ada sedikit cahaya matahari yang masuk kedalam nya.
Seehan membuka penutup mata putri dan mama rani dengan kasar.
"Kau,,! apa yang kamu inginkan sebenarnya, kemana wiliam yang baik yang pernah aku kenal sebelum nya. Kenapa kau berubah menjadi sangat jahat seperti ini, dan apa tujuan kamu menculik kita.?!" Teriak putri sambil menangis.
Seehan pun mendekat pada putri. "Sayang, kamu gak perlu menangis, aku tidak akan membuatmu menderita." Ucap seehan sambil mengusap air mata putri.
"Cuiih najis,!" Putri memalingkan wajah nya dari seehan.
__ADS_1
"Hm.. Baiklah,, tidak masalah jika kau membenciku, tetap disini baik-baik ya, aku pergi dulu.
Pengawal, lepaskan ikatan tangan mereka." Perintah seehan sambil melangkah pergi.
Lalu beberapa orang masuk dan melepaskan ikatan putri dan mama nya, kemudian mereka ditinggalkan di dalam ruangan itu.
Putri dan mama rani menangis sambil berpelukan, mereka berdua bingung bagaimana cara ingin keluar dari tempat itu, sedangkan mereka tidak tau dimana mereka dikurung. Mereka hanya bisa pasrah dan berharap supaya stev dan shine bisa menemukan mereka.
Dalam hati putri, dia sangat bingung dan penasaran, ternyata wiliam yang dia kenal baik adalah orang yang sama dengan seehan yang sangat kejam itu. Bagaimana bisa? Siapa sebenarnya seehan ini?.
"Ma. Apa mama kenal dengan orang yang bernama seehan itu.? Setahuku dia adalah wiliam, dia orang baik, hampir tiap hari aku melakukan pemotretan dengannya selama tiga bulan terakhir ini. Apa mama tau sesuatu?" Tanya putri yang masih berlinang air mata.
"Nak, maafkan mama, maafkan steven dan juga teman kamu yang lainya, sebenarnya kami sudah mengetahui seehan orang yang seperti apa, tapi kami merahasiakanya darimu, kami takut kalau kamu akan khawatir." Jelas mama tertunduk.
"Maksud mama apa? Jadi kalian semua mengenal seehan? Siapa dia ma?" Timpal putri yang masih bingung.
"Seehan adalah sepupunya steven, lebih tepat nya, dia adalah kakak kandung dari shine." Sahut mama rani.
Putri kaget bukan kepalang, ternyata mereka bertiga masih berhubungan darah. "Apa?? Jadi.. Mereka bertiga beraudara?? Bagaimana mungkin? Kenapa seehan sangat membenci stev?". Timpal putri heran.
"Sebenarnya ini semua salah mama, Mamanya shine dan seehan bernama Shinta adalah adik kandungku. Saat aku sedang mengandung steven, ternyata shinta juga sedang mengandung, tapi saat itu dia masih gadis, dia hamil diluar nikah."
"Mama dan papaku melarang anak itu dilahirkan, mereka tidak mendukung kalau shinta menikah dengan laki-laki yang tidak mereka suka."
"Shinta diusir dari rumah, dia ingin aku membelanya, tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa. Dia pergi dari rumah sambil menangis, dia sangat marah padaku, dan dia memutuskan hubungan keluarga pada kami."
"Dia keluar dari keluarga kami dan menjalani hidupnya sendiri. Dan dia mengatakan kalau dia bersumpah akan membuat hidup kami menderita sampai tujuh turunan selama dia masih hidup. Aku sendiri tidak tau kenapa dia bisa semarah itu sama keluarga kita. Mungkin karna dia dimarah dan diusir oleh papa yang membuat hatinya berubah jadi jahat."
"Aku mendengar kabar bahwa dia menikah sirih dengan pacarnya itu, dan lebih sedihnya lagi, dia juga tidak diterima oleh keluarga suaminya. Lalu shinta dan suaminya memutuskan untuk mengontrak rumah sederhana."
"Saat mama dan papa meninggal, shinta tidak menjenguknya bahkan sampai saat ini. Aku sudah berusaha menghubunginya dan mencoba minta maaf padanya, tapi hatinya tetap tertutup dendam dan kebencian."
"Sehari setelah aku melahirkan seteven, shinta pun melahirkan anak nya juga yaitu seehan. Saat itu mereka masih dijakarta.
Setelah beberapa bulan, aku mengajak steven dan papanya untuk mencari shinta. Kami menemukan mereka dikontrakan yang kecil dengan kondisi yang sangat memprihatinkan."
"Aku mencoba minta maaf dan beretikad baik padanya, tapi dia menolak mentah-mentah, dia mengusir kami, dan dia bilang jangan pernah temui mereka lagi."
"Tiga tahun berselang, kemudian dia melahirkan shine, waktu SD steven dan shine sempat berteman, tapi mereka tidak tau kalau mereka adalah saudara sepupu, setelah shinta mengetahui shine berteman dengan steven, dia pun menyuruh shine pindah sekolah."
"Kemudian beberapa tahunnya lagi, aku juga melahirkan adiknya stev bernama kimberly. yang saat ini sudah kamu kenal." Jelas mama rani panjang lebar.
Putri benar-benar kaget mendengar asal muasal seehan. ternyata mereka keluarga yang begitu dekat. bahkan masih sedarah. Tapi putri masih bingung kenapa seehan bisa membenci stev.
•••
BERSAMBUNG...
Jangan lupa like😉
__ADS_1