
Masih dalam perjalanan. Shine masih menekan bianca untuk bicara jujur.
"Bi. cepat katakan!." Bentak shine.
"Diaa.. Dia adalah.."
"Huh..!! Kamu takut mengatakan nya!! Maka kamu akan mati.!! " Shine menatap bianca dengan mata pembunuh. Membuat bianca makin takut.
"Baik.!!! Dia adalah seehan.!!" Teriak bianca sambil memejamkan matanya.
Shine langsung melepaskan tangan bianca dan menurunkan pistol nya."Seehan!!!" Ujar shine geram dan menggertakan giginya.
"Katakan, apa yang ingin dia lakukan, kenapa dia membebaskanmu?".
"Aku tidak tau,, yang jelas dia bilang kalau dia akan merebut putri dari stev, karna dia tau kalau aku mencintai steven, dia ingin meminta bantuanku untuk menjauhkan steven dan putri." Jelas bianca.
"Brengsek..!!" Shine memukul jendela mobilnya hingga retak.
"Kau sangat bodoh bi. Kau sudah dimanfaatkan oleh seehan, kau tidak akan pernah mendapatkan steven, karna seehan akan membuat steven menderita." Jelas shine.
"Tidak mungkin! seehan sudah berjanji kalau dia tidak akan menyakiti steven, dia hanya menginginkan putri saja, dia juga janji kalau dia akan membantuku untuk mendapatkan steven." Perjelas bianca.
"Heh,, kamu begitu percaya dengan orang yang baru kau kenal? Ini.. Kau lihat dokumen ini,, belakangan ini perusahaan steven menurun drastis. Dan ini adalah ulah nya seehan. Tidak hanya itu,, saat dijepang kemarin, aku menemui seehan, bahwa dia akan membunuh steven setelah dia mendapatkan putri." Tambah shine.
"Bi.. Aku masih berharap padamu agar kau bisa berubah menjadi orang baik seperti dulu. Jangan terlalu menanam dendam. Aku tau kau ingin merebut segalanya dari putri, aku tau kau sangat membenci putri, tapi apa kamu tidak sadar, kalau apa yang kau buat, itu juga yang kau rasakan, kau selalu ingin mencelakai putri, tapi apa yang kau dapat, malah kamu sendiri yang celaka."
"Kau lihat putri sekarang, dia berhasil dalam karier, berhasil dalam percintaan, itu karna dia tidak mempunyai sifat yang jahat. Bahkan saat kau ditangkap polisi, dia pernah bilang, kalau dia akan mengeluarkan kamu setelah kamu tiga bulan dalam penjara",
"Dan lagi,, mama kamu sekarang diselamatkan hidup nya oleh putri, dia menemukan mama kamu dipinggir jalan saat sedang mecari makan dari sampah. Dan sekarang mama kamu dipekerjakan oleh putri divila nya, hidupnya sudah lebih baik sekarang saat dia berubah menjadi baik",
"Jika kau diposisi putri, pasti kau tidak akan mengampuni orang yang sudah membunuh kedua orang tuamu kan?. Tapi putri orang yang baik, dia menyingkirkan dendam dan keegoisan nya saat dia melihat mama kamu dalam keadaan yang sangat memprihatinkan, itu karna dia berjiwa kemanusiaan yang tingi",
"Aku harap, kau bisa menjadi seperti putri, supaya hidupmu akan lebih baik, dan dikelilingi oleh orang baik. Pikirkan seratus kali lagi jika kau ingin bersekongkol dengan seehan untuk menjauhkan putri dengan steven",
"Kau lihat aku,, sampai saat ini aku masih mencintai putri. aku menyayanginya, Tapi aku menyatakan nya terangan-terangan didepan steven, jika kita benar-benar sayang dengan orang, maka kita tidak harus memilikinya, cukup melihat dia bahagia dan masih bisa berada didekatnya itu sudah membuat hatiku ikut bajagia",
"Kau tau, steven menitipkan putri padaku selama satu minggu saat dijepang kemarin. Kenapa dia bisa percaya? Karna steven tau aku bisa menjaga putri dan tidak akan merebut nya dati seteven. Harus nya kau juga bisa begitu",
"Intinya, kamu berpikir lagi untuk membantu seehan, supaya kau tidak terjerumus. Karna kau pasti tidak akan mendapatkan steven, apalagi kalau dia sudah miskin, pasti kau tidak akan mencintainya lagi. Ingat kataku baik baik.!",
"Jika kau ingin menolak membantu seehan, jangan katakan terang-terangan, karna dia pasti akan membunuhmu, dan akan meminta uang nya kembali. Kau tau harus bagaimana menghadapi seorang pembunuh seperti seehan, jika salah melangkah, maka nyawa taruhanya",
Shine menjelaskan sekaligus memberi pencerahan untuk bianca.
"Pak. Stop.!!" Ucap shine pada supir. "Bi, sekarang kamu turun,, ingat, aku akan menyingkirkan siapapun yang akan menyakiti putri tanpa belas kasih, dan sebaliknya, aku akan melindungi siapapun yang baik kepada putri. Cam kan kata-kata ku!!" Tegas shine.
Bianca pun turun dari mobil shine tanpa sepatah katapun. Pikiran kacau bersarang dibenak nya. Niat nya untuk membantu seehan mulai tergoyah.
Mobil shine berlalu meninggalkan bianca yang dia turunkan dari jalan.
"Heh!! Seperti nya dia mencerna omonganku. Ternyata mudah juga memprovokasi bianca, dasar cewek matre!!" Gerutu shine menyeringai sinis.
_
__ADS_1
Beberapa hari kemudian.
"Sayang, malam nanti kamu tidur dirumah ya,, dalam waktu satu minggu ini kamu tinggal sama mama saja, karna aku khawatir kalau kamu tinggal sendirian dirumah. Hari ini kita mau jalan kemana,?" Ucap steven sambil merangkul putri.
"Stev, kamu lupa ya, hari ini kita mau foto untuk prawedding."
"Ah iya,, aku lupa. Mari kita pergi."
Steven dan putri pergi kestudio foto untuk melakukan foto prewed. seharian ini mereka akan melakukan pemotretan untuk pernikahanya yang akan datang tiga minggu lagi.
Hari ini mereka menghabiskan waktu bersama dalam studio foto. Hingga sore hari tiba, mereka berdua pulang kerumah steven.
Disaat yang bersamaan, seehan tangah menemui bianca di gang kecil tempat bianca tinggal.
"Bi, apa kau sudah siap dengan rencana kita? Putri belum mengenaliku saat ini, rencana kita harus berhasil, saat dijepang kemarin seehan sudah mengancamku. Jika tidak berhasil maka aku akan malu, dan kau pasti akan kubunuh. Aku sudah banyak mengeluarkan uang untuk mu!." Ujar seehan dengan tatapan penuh kebencian.
"Baik tuan, aku akan melakukanya dengan baik. Aku pasti berhasil menggagalkan pernikahan steven dan putri.
Lalu apa rencana tuan selanjutnya?." Sahut bianca merunduk takut.
"Aku akan menculik putri!". Jawab seehan.
"Kapan tuan akan beraksi.?"
"Kau tidak perlu tau. Itu urusanku. Sekarang pergilah.!"
Bianca pergi meninggalkan seehan dengan rasa takut.
Saat berada dalam kontrakanya, bianca berbaring sambil berpikir.
"Ahh.. Tidak tau,, semuanya membahayakan nyawaku. Aku harus mengatakan ini dengan shine, tapi bagaimana aku menemuinya, aku tidak mungkin menemui dia dikantor nya. Apa aku harus ke apartemen nya ya malam ini. Ya benar.. Aku bisa menggunakan masker.dan penutup kepala."
Malam harinya. Bianca pergi keapartemen shine menggunakan baju dan celana panjang, dengan penutup kepala dan kaca mata hitam.
Setibanya diapartemen shine, dia kaget melihat bianca datang.
"Hei, siapa kamu?". Ucap nya kaget. "Kamu maling ya." Shine menarik baju bianca.
"Bukan!! Aku bukan maling,, aku bianca." Dengan cepat bianca membuka penutup kepala, kaca mata dan masker nya.
"Ternyata kamu, ada apa kau kesini?, kamu ada uang buat ongkos hah?".
"Aku ada uang dari seehan.
Shine, ada yang ingin aku katakan, tapi sebaiknya kita ngobrol didalam".
"Baiklah, silahkan masuk." Shine mengunci pintu apartemennya.
Plaak!! Shine menaruh pistol diatas meja.
"Katakan! Apa yang ingin kau bicarakan, dan jangan coba-coba untuk berbohong."
"Aku tidak akan berbohong,, shine, aku sudah berpikir dengan matang, dan sudah mengambil keputusan dengan bulat, bahwa aku menolak untuk membantu seehan. Aku akan membantumu menjaga putri." Ujar bianca tergesa-gesa.
__ADS_1
"Heh,, pilihan yang bagus! Tapi kau tidak bohong kan?, aku tau kamu punya muka dua!". Timpal shine menatap mata bianca.
"Shine, aku bersumpah, aku sudah memikirkan ini baik-baik, omongan kamu kemarin ada benarnya juga. Tadi sore seehan menemuiku, dia mengatakan bahwa dia akan menculik putri, tapi aku tidak tau kapan dia akan melakukanya, kamu bisa mengatakanya pada stev untuk menjaga putri dalam minggu ini.". Jelas bianca.
"Tenang saja, dia saat ini tinggal dirumah steven, ada mama nya yang menjaga nya. Oh iya, apa seehan tidak tau kalau kau berpaling darinya."
"Nggak lah, bisa mati aku kalau dia mengetahuinya, makanya aku tetap menuruti yang dia katakan, supaya dia tidak curiga.
Shine apa kau akan melindungiku kalau nanti seehan tau aku menghianatinya, karna dia pasti akan membunuhku.". Pungkas bianca tertunduk takut.
"Kamu tenang saja,, aku adalah ketua geng mafia dijepang. Aku sudah banyak pengalaman mengatasi orang seperti seehan. Sudah aku katakan, aku akan melindungi siapapun yang baik dengan putri. Kau pulanglah sekarang, jangan sampai seehan melihatmu disini."
"Shine, sejak kapan kau menjadi mafia?". Tanya bianca penasaran.
"Sejak kuliah dijepang, aku masuk mafia karna tujuanku untuk melindungi putri.
Sudah Jangan banyak tanya lagi, sekarang pulanglah." Shine mengarahkan bianca untuk keluar dari apartemen nya.
"Baiklah,, kau tidak perlu mengusirku." Akhirnya bianca pergi, tak lupa ia menutupi wajahnya.
"Fiuh.." Shine menghela nafas.
_
Keesokan harinya. Shine mendatangi kantor steven. Saat itu stev sedang bekerja didepan layar laptopnya.
"Shine, ada apa kau kemari?" Steven kaget saat melihat shine yang tiba-tiba masuk keruanganya.
"Stev, kita harus menjaga putri lebih ketat lagi, kau harus meningkatkan keamanan sebanyak mungkin dirumah kamu." Ujar shine dengan serius.
"Memang nya ada apa?". Timp stev bingung.
"Stev, kau tau? Saat ini seehan sudah membebaskan bianca untuk menghancurkan kamu dan putri. Beruntung kemarin aku menemukan bianca dan mengancam nya untuk mengatakan semuanya, dan aku juga memprovokasinya untuk berubah."
"Dan tadi malam bianca pergi ke apartemenku, dia sudah berubah pikiran, dia akan berpihak pada kita, dia mengatakan bahwa seehan akan menculik putri dalam minggu ini, maka dari itu, kau harus mengirim banyak keamanan dirumah kamu." Jelas shine.
Stev langsung berdiri, dengan emosi ia memukul mejanya. "Kurang ajar!! Berani nya dia ingin mengambil putri dariku, aku tidak akan tinggal diam, aku harus memperketat penjagaan rumah sebelum terlambat."
"Baiklah, itu saja yang ingin aku sampaikan, aku balik kekantor lagi, jangan lupa untuk menghubungi putri setiap jam nya."
Shine pergi meninggalkan kantor steven.
Saat shine keluar, ia segera menghubungi anak buahnya.
"*Halo, aku minta 20 orang untuk berjaga dirumahku, bila perlu bawa senjata api. Lakukan sekarang juga!"
"Baik tuan, laksanakan*!"
Stev kembali duduk dan bersandar dikursinya. "Fiuh.. Makin hari, makin bahaya buat putri,, seehan ingin membuatku menderita, tapi kenapa putri yang jadi sasaranya. Aku harus melindunginya."
•••
BERSAMBUNG...
__ADS_1
Jangan lupa like😉