
Sudah banyak yang dibicarakan oleh Host diatas panggung. Dan beberapa artis yang diundang juga sudah menyanyikan beberapa lagu.
"Baiklah ,kita sudah menyaksikan penampilan dari artis ibu kota kita, dan juga penampilan dari beberapa model kita yang cantik, nah, sekarang saat yang kita tunggu dan akan memasuki ke acara inti pada malam hari ini, mari kita sambut Nona Ceo cantik kita, Cheentya putri! !! Silahkan naik keatas panggung untuk menyampaikan beberapa pidatonya"
Saat dipanggil, putri pun tidak kunjung datang.
Aduh! Dimana nona putri, gimana nih, aku harus mengulur waktu.
"Baiklah semuanya,, sambil kita nunggu nona cantik kita yang berulang tahun hari ini, kita saksikan dulu tayangan tentang perusahaan JD Queen dijepang berikut ini".
Diwaktu yang bersamaan putri, steven dan juga shine, sedang berjalan menuju keatas panggung. Putri yang berjalan lebih dulu kemudian dikawal shine dan steven dibelakang nya.
Semua orang bersorak melihat putri yang sudah menaiki panggung.
"Waawww.. Ini dia putri ratu kita malam ini cantik sekali dengan gaun white blue yang dia kenakan. Mari kita sambut, nona Putri!". Semua orang bersorak dan berdiri menyambut kedatangan putri.
Saat putri berdiri diatas panggung, shine dan steven pun kembali kekursi mereka.
Dikursi tamu terlihat Bianca yang sedang duduk dengan kesal. "iihh. Kok bisa sih putri lolos dari lima orang itu, dasar tidak berguna, menjaga satu orang saja tidak bisa, awas aja kalian aku akan memberi perhitungan sama kalian nanti. Sudah terlanjur aku ngeluarin uang. Ehh kok shine dan stev kayaknya mau menuju kesini. "Ucap nya saat melihat shine dan steven yang berjalan kearah nya.
"Maaf tuan, boleh kah kita bertukar tempat duduk,?" Ucap shine dan steven pada dua orang yang duduk dikanan dan kiri bianca.
__ADS_1
"Oh boleh tuan, silahkan" Orang itu pergi, lalu shine dan steven duduk disamping kiri dan kanan bianca.
"Haii bi,, " Sapa steven dan shine dengan senyuman.
"Bianca terkesima dengan sikap mereka. Hai stev, hai shine, kok kalian duduk dekat aku?" Ujar bianca dengan girang.
Wooww aku seperti seorang ratu yang dikawal dua pangeran" Sambil tersenyum ia menatap shine dan stev bergantian.
"Kami duduk disini, karna kami melihat kamu sendirian, boleh kan kami temani?" sahut steven.
"Ohh boleh.. Boleh.. Tentu saja hehe.." Jawab nya girang.
Putri yang sedang diatas panggung disaksiakan ribuan orang dan partner kerja serta yang lainya sedang memberikan sedikit ungkapan dengan bahasa inggris.
Kemudian putri bicara menggunakan bahasa indonesia, supaya tamu dari luar negri tidak mengetahuinya."Oke, sambil menunggu mereka naik kesini, aku minta sama seluruh tamu yang ada diindonesia, baik dari modeling, tamu undangan dan juga para wartawan dan polisi yang berjaga, nanti setelah pesta ini berakhir, dan para tamu dari luar negri sudah pulang, aku minta sama kalian untuk tetap tinggal disini, karna ada yang ingin aku sampaikan pada kalian yang orang luar negri tidak perlu tahu. Itu saja terimakasih".
"Baiklah, nona putri sudah menyampaikan apa yang dia sampaikan, mohon para tamu dari indonesia jangan pulang dulu. Kita akan tunggu ada kejutan apa dari nona kita ini. Oke sekarang tamu yang disebutkan tadi sudah naik keatas panggung, dan sekarang kita akan menyaksikan mereka memotong kue yang sangat besar ini". Sambung host tersebut.
Saat sudah memotong kue dan meniup lilin bersama, mereka bersorak memberi tepuk tangan, dan tiap tamu maju keatas panggung untuk memberikan ucapan selamat dan juga memberikan kado ulang tahun untuk putri.
Saat dipenghujung acara mereka dihibur dengan puluhan artis yang diundang. Sudah hampir tengah malam, acara pun selesai, para tamu dari luar negri sudah pulang ke vila yang sudah disiapkan putri. Saat ini tinggal tamu dalam negri yang masih tersisa.
__ADS_1
Putri pun menyampaikan apa yang ingin dia sampaikan.
"Terimakasih semuanya, kalian tetap disini menyaksikan acara ini sampai selesai. Yang diluar gedung, pak polisi dan juga satpam, silahkan kalian masuk dan merapat. Sebelum saya melanjutkan, saya ingin memberikan buah tangan atau hadiah atau souvenir pada kalian semua, baiklah untuk kru silahkan dibagikan"
"Sembari menunggu, aku mau melanjutkan hal yang ingin aku sampaikan yang selama ini aku pendam bertahun tahun, dan ini sangat menyakitkan buat aku, dan juga sangat membuatku merasa takut dan tidak nyaman.sebelum itu, aku mau minta bianca untuk naik keatas panggung dan tolong dikawal oleh pak polisi."
Bianca dengan rasa heran dan bertanya tanya, kemudian dia dikawal oleh dua polisi untuk naik keatas panggung.
"Terimakasih bianca, dan kedua pak polisi". Ucap putri dengan senyuman.
"Baiklah aku ingin bercerita sedikit mengenai masa kecilku, mungkin kalian tidak ada yang tahu, bahwa bianca adalah saudara tiriku. Mama bianca menikah dengan papa setelah mamaku meninggal, saat itu aku baru saja berumur 13 tahun. Umurku tidak jauh di atas bianca.
Bianca orang yang sangat baik, saat kecil kita selalu menghabiskan waktu bersama,dan kita juga sekolah ditempat yang sama, saat aku masih dalam kesedihan karna kehilangan mama, bianca selalu ada menghiburku, aku merasa dia adalah anugrah dari tuhan yang diturunkan untuk menemani kesepianku. Saat itu kita belum mengerti, apakah kita ini saudara atau teman, yang kita tau kita selalu tertawa dan menangis bersama, kami saling menyayangi, saling berbagi, dan saling mengerti, tapi setelah beberapa bulan papa menikah dengan mama bianca, papa pun meninggal menyusul mamaku.
Dan.. perusahaan JD group dikelola oleh mama bianca,, mama tiriku itu mengubah sikap nya terhadapku saat papa meninggal, dia menjadi jahat dan serakah, dia pun mengusirku dari rumahku sendiri, tapi bianca sangat mengkhawatirkanku, wajah nya sedih dan menangis dari jendela kamar nya saat dia melihatku pergi dari rumah dalam keadaan hujan deras". Tangis putri pecah saat mengingat kembali masa lalu.
Para tamu undangan turut menangis mendengar cerita dari putri, mereka saling berbisik, tidak menyangka putri dan bianca saudara tiri yang saling menyayangi. Dan mereka tidak menduga masa kecil putri sangatlah sulit dan menyedihkan. Itu sama sekali tidak terlihat karna tertutup oleh kesuksesan yang kini dia raih.
Para polisi dan wartawan pun ikut menangis sambil merekam acara tersebut.
•••
__ADS_1
BERSAMBUNG.