
"selamat ya mbak."ucap dokter
"selamat untuk apa dok?"tanya Nadira bingung
"selamat karena sebentar lagi mbak akan jadi seorang ibu."jawab dokter lisa
"hah, serius dok?"tanya Nadira tak percaya
"iya mbak, usia kandungan nya sudah dua Minggu. tapi kemungkinan diawal kehamilan ini mbak akan sering mual, muntah bahkan mungkin sampai lemas dan demam tapi itu hal wajar yang sering terjadi pada ibu hamil."jelas dokter lisa
"Alhamdulillah ya Allah."ucap Nadira begitu juga dengan mbok Atun
"nanti saya akan memberikan vitamin untuk mbak dan juga baby nya. untuk saat ini di hasil USG belum terlalu tampak ya mbak."jelas dokter
setelah mengambil vitamin Nadira dan mbok Atun langsung pulang ke rumah, ada rasa haru dan bahagia di hati Nadira.
"Aden sudah dikasih tau non?"tanya mbok Atun
"belum mbok, nanti aku akan kasih tau mas Eza mbok."ucap Nadira
Nadira pun pergi ke kamar nya, kemudian dia langsung mengirim pesan hasil USG dengan Eza.
tak lama kemudian Eza menelpon Nadira.
"hallo Assalamu'alaikum sayang. itu apa sayang?"tanya Eza terharu
"wa'alaikumussalam Alhamdulillah aku hamil mas."jawab Nadira menangis
"Alhamdulillah ya Allah, udah berapa Minggu sayang?"
"dua Minggu mas."
"Alhamdulillah Terima kasih ya sayang, maaf aku nggak bisa nemani kamu."ucap Eza terisak-isak
"mas kamu jangan nangis, nggak apa-apa kok aku sama kandungan aku baik-baik saja kok."jawab Nadira
"iya sayang, kamu baik-baik disana ya jangan capek-capek tunggu aku pulang buat jagain kamu."ucap Eza
"iya mas."jawab Nadira
sambungan telepon pun terputus, Eza tak henti-hentinya mengucapkan syukur alhamdulillah kepada Allah. Rehan yang melihat Eza menangis langsung menghampiri nya.
"za kamu kenapa?"tanya Rehan panik
Eza langsung memeluk Rehan.
"za kenapa? kamu jangan bikin khawatir gini dong."ucap Rehan
"istri aku hamil Han."ucap Eza sembari melepaskan pelukannya
"hah serius, Alhamdulillah ya Allah akhir nya nanti aku dengan Eza akan benar-benar jadi besan."ucap Rehan
__ADS_1
Eza hanya tersenyum melihat tingkah laku Rehan. kedua nya sangat bahagia karena sebentar lagi mereka akan menjadi seorang ayah.
****
malam semakin larut namun Nadira tak henti-hentinya keluar masuk kamar mandi. mbok Atun yang melihat Nadira begitu kasihan.
uwek...uwek
"ya Allah non."ucap mbok Atun menangis
setelah beberapa jam, akhirnya Nadira bisa untuk beristirahat sejenak. air mata Nadira tak terbendung lagi.
"ya Allah Nadira ikhlas."ucap Nadira sembari mengelus perut nya
"non yang sabar ya non."ucap mbok Atun
"iya mbok, maaf ya gara-gara Nadira mbok nggak bisa istirahat."ucap Nadira
"nggak apa-apa non, mbok nggak jadi masalah."jawab mbok Atun
Nadira pun memejamkan mata nya tak lama kemudian ia bisa istirahat, begitu juga dengan mbok Atun ia tidur di sofa.
tak terasa suara adzan subuh sudah berkumandang, mbok Atun pun terbangun namun ia tidak melihat Nadira disana rupanya Nadira sudah di kamar mandi untuk memuntahkan cairan putih.
"ya Allah ya Tuhan."ucap mbok Atun
"mbok, aku nggak sanggup."ucap Nadira sembari menangis
mbok Atun pun menelepon dokter Lisa.
"assalamu'alaikum dok."ucap mbok Atun
"ini dok, mbok mau minta tolong untuk datang ke rumah karena dari tadi malam non Nadira muntah terus dok."jelas mbok Atun
"wa'alaikumussalam, baik mbok sebentar lagi saya akan kesana."
setelah beberapa menit dokter Lisa pun datang, dia terkejut dengan rumah itu karena yang dia tau itu adalah rumah Eza. dokter Lisa langsung memeriksa Nadira.
"kandungan nya Alhamdulillah baik-baik saja mbak, dan mbak mual muntah lemes itu memang hal wajar dialami oleh ibu hamil tapi memang ada yang berat kadang juga tidak mengalami apa-apa di masa kehamilan nya."jelas dokter Lisa
"saya infus aja ya mbak, biar mbak ada tenaga."
Nadira mengangguk, dokter Lisa pun memasangkan infus di tangan Nadira.
"maaf sebelumnya mbak, mbak siapa nya di rumah ini?"tanya Lisa
"maksud nya dok?"
"oh ya maksud nya pemilik rumah ini siapa mbak?"
"oh saya istri nya mas Eza dok."
__ADS_1
"Eza? Muhammad Eza Pratama?"tanya Lisa
"iya dok, kenapa ya dok?"
"ya Allah ternyata kamu istri nya Eza?"
"iya dok."jawab Nadira bingung
"saya ini sahabat nya Eza dari kecil, ya Allah Ternyata ketemu sama istri nya. jadi kemarin itu aku sama Eza hilang kontak karena aku melanjutkan kuliah ke luar negeri, aku ingat rumah ini karena waktu itu Eza pernah ngadain acara syukuran disini."jelas Lisa
"oh ya dok."
"Eza nya kemana?"oh ya jangan panggil dokter panggil aja nama atau apa. hehehe."jawab Lisa
"iya mbak, oh ya mas eza nya lagi keluar kota mbak."
"oh gitu, maaf kemarin aku nggak sempat datang waktu pernikahan kalian karena anak aku sakit."jelas Lisa
"oh iya nggak apa-apa mbak."jawab Nadira sembari tersenyum
"ya udah Ra kamu istirahat aja ya, saya permisi dulu nanti kalau ada apa-apa kabarin saya aja."ucap Lisa
"baik mbak, terima kasih banyak maaf sudah merepotkan."ucap Nadira lemas
Lisa pun pergi dari rumah Eza, dia merasa prihatin dengan kondisi Nadira. walaupun itu hal yang wajar pada ibu hamil tetapi bagi Lisa itu adalah sebuah pengorbanan yang sangat luar biasa bagi seorang ibu.
Nadira mencoba untuk memejamkan mata nya walaupun sebenarnya perut nya terasa sangat mual, Eza belum tau tentang keadaan Nadira yang sekarang karena Nadira tidak ingin Eza khawatir dengan nya. untung saja ada mbok Atun yang selalu menemani Nadira.
"astaghfirullahaladzim ya Allah."batin Nadira dengan air mata yang mengalir
"sayang kuat kan bunda ya nak, bunda ikhlas menjalani ini semua asal kalian baik-baik saja."batin Nadira
"kenapa non?"tanya mbok Atun
"nggak apa-apa kok mbok."jawab Nadira
"non istirahat aja ya biar kepala nya nggak semakin pusing."
"iya mbok, mbok maaf ya kalau Nadira udah ngerepotin mbok."
"non nggak ngerepotin mbok kok, kan memang udah kewajiban mbok buat jagain non."
"iya mbok."
mbok Atun berinisiatif untuk memijat kaki Nadira, kaki itu terasa sangat dingin serta berkeringat.
"adek semoga kalian nanti jadi anak yang Sholeh dan Sholehah ya, mbok sudah melihat betapa besar nya pengorbanan non untuk kalian."ucap mbok atun yang membuat Nadira terharu
"aamiin, terima kasih ya mbok."ucap Nadira
tak lama kemudian Nadira pun tertidur dengan pulas, sementara mbok Atun melanjutkan pekerjaan nya.
__ADS_1
****