PENGGANTI DARI ALLAH

PENGGANTI DARI ALLAH
PART 59. Umroh


__ADS_3

dua Minggu kemudian tiba lah waktu nya Eza dan Nadira berangkat ke tanah suci. mereka begitu bahagia dan bersyukur.


saat ini mereka sudah berada di bandara mereka berangkat dengan rombongan umroh yang lain nya.


"Masya Allah pergi sama istri nya ya mas?"ucap ibu itu


"iya Bu, Alhamdulillah.'jawab Eza sopan


setelah menunggu beberapa lama akhirnya pesawat yang akan membawa mereka sudah siap, mereka pun mulai memasuki pesawat. dalam hitungan menit pesawat itu mulai menaiki udara.


"sayang kenapa?"tanya Eza yang melihat Nadira seperti nya kelelahan.


"ngantuk mas."


"ya udah sayang tidur aja."ucap Eza lembut


Nadira pun memejamkan mata nya tak lama kemudian Nadira pun terlelap di bahu Eza.


setelah perjalanan yang sangat jauh akhirnya para jamaah sampai di bandara di Madinah. mereka beristirahat sejenak di bandara sebelum berangkat ke Mekkah.


"sayang capek ya?"


"nggak mas, aku bahagia banget."ucap Nadira senang


saat mereka sedang duduk terlihat satu pasangan yang sudah tua, mereka terlihat begitu romantis.



"Masya Allah mas, kamu nanti kayak gitu juga nggak ya."ucap Nadira


"ins syaa Allah sayang."ucap Eza sembari tersenyum pada Nadira


setelah menunggu beberapa jam akhirnya mereka berangkat ke Mekkah dengan mengikuti bus. di dalam bus para jemaah melantunkan zikir dan sholawat kepada nabi. ada rasa terharu di hati Nadira apalagi saat ia melihat Ka'bah.


"ya Allah hamba datang."ucap Nadira lirih dengan linangan air mata


sesampainya di pemondokan mereka masuk ke kamar masing-masing, Eza memang memilih untuk di kamar lain namun dekat dengan para jamaah lain nya.


"sekarang silahkan kalian istirahat sebelum kita mulai melakukan rangkaian ibadah."ucap panitia yang membawa mereka


Eza dan Nadira pun masuk ke dalam kamar, saat Nadira membuka gorden terlihat sebuah Ka'bah yang begitu ramai dengan para jamaah.


"Masya Allah, aku benar-benar ngerasa kayak mimpi mas."ucap Nadira yang tak henti-hentinya memandang Ka'bah


"iya sayang, Alhamdulillah tahun ini Allah undang kita buat kesini."ucap Eza sembari memeluk Nadira


"terima kasih ya mas."ucap Nadira


setelah selesai beribadah mereka turun ke bawah untuk melakukan serangkaian kegiatan ibadah. para jamaah begitu sangat bahagia apa lagi ketika mereka mendekati Ka'bah.


ntah mengapa saat giliran Nadira dan Eza ingin menyentuh Ka'bah, para jamaah tak begitu ramai sehingga mereka bisa leluasa untuk berdoa di depan Ka'bah. orang-orang yang melihat itu bertanya-tanya apa yang sudah mereka lakukan sampai Allah memudahkan mereka untuk menyentuh Ka'bah itu. sementara yang kita tau jangankan untuk menyentuh bahkan untuk mengelilingi nya pun kita butuh kesabaran.


*****


setelah melakukan ibadah baik Sunnah maupun wajib, para jamaah makan bersama.


selepas makan para jamaah pergi mengelilingi Mekkah untuk sekedar jalan-jalan disana. namun Eza memilih untuk pergi sendiri karena ia ingin menghabiskan waktu berdua dengan istri nya.


Nadira dan Eza kembali ke depan Ka'bah ia mengambil foto Nadira yang terlihat sedang menghadap ke arah Ka'bah

__ADS_1



setelah merasa puas, akhirnya mereka kembali ke hotel, karena mereka sudah merasa sangat lelah.


"sayang istirahat dulu ya."


"iya mas."


Nadira pun memejamkan mata nya nya tak lama kemudian Nadira pun terlelap.


****


tak terasa sudah sepuluh hari mereka disana, hingga tiba lah mereka untuk kembali ke tanah air. rencana Eza dan Nadira untuk honeymoon disana juga terlaksana. setelah mengurus segalanya akhirnya mereka akan segera meninggalkan tanah suci.


setelah itu mereka pergi ke bandara, beberapa jam perjalanan mereka tempuh membuat tubuh Nadira sudah tidak sanggup lagi.


sesampainya di Indonesia, saat ia turun dari pesawat Nadira benar-benar merasakan tubuh nya sangat lemah, kepala nya pusing. Eza yang melihat itu langsung memegang tubuh Nadira.


"sayang kenapa hmm?"


"kepala aku pusing mas."jawab Nadira


"kenapa mas?"tanya panitia


"nggak tau pak tiba-tiba istri saya sakit, nggak apa-apa pak saya akan segera membawa nya ke rumah sakit."


Eza pun menggendong Nadira masuk ke dalam bandara, kebetulan mang Karyo sudah menunggu mereka disana.


Nadira langsung di bawa ke rumah sakit, wajah nya sedikit pucat.


"sayang kenapa bisa kayak gini."ucap Eza khawatir


"istri saya kenapa dok?"tanya Eza


"istri anda hanya kelelahan tekanan darah nya sangat rendah. nanti saya akan buatkan resep ya."ucap dokter


"baik dok."


setelah menebus obat mereka langsung pulang ke rumah. setibanya di rumah Nadira langsung membuka pintu mobil.


"sayang tunggu."


"kenapa mas?"


tanpa aba-aba Eza langsung menggendong Nadira.


"mas."


"hmm kenapa sayang."ucap Eza lembut


Nadira menggelengkan kepalanya nya, sebenarnya ia merasa tidak enak dengan Eza karena bagaimanapun Eza pasti juga capek.


eza membaringkan Nadira di tempat tidur. kemudian ia membuka jilbab Nadira. terlihat keringat dingin di wajah Nadira yang masih pucat.


"sayang di infus aja ya."


"nggak usah mas."


"nggak apa-apa, aku pasangin ya sayang."

__ADS_1


Nadira pun menurut karena memang tubuh nya benar-benar terasa sangat lemah. namun Nadira bersyukur saat ia melakukan umroh tubuh nya baik-baik saja.


Eza pun keluar untuk membeli infus di apotek, tak lama kemudian ia kembali lagi ke rumah.


Eza memasang selang infus ke tangan Nadira.


"sekarang sayang istirahat dulu ya, aku mandi dulu sebentar."


Nadira mengangguk kemudian Nadira pun memejamkan mata nya.


setelah selesai mandi Eza turun ke lantai bawah untuk membuatkan bubur untuk Nadira.


"Aden mau ngapain?"


"mau buat bubur mbok."


"biar mbok aja den, Aden istirahat aja."


"nggak apa-apa mbok."ucap Eza


tiba-tiba Nadira terbangun karena tidak melihat Eza di kamar, Nadira pun turun dengan membawa infus ditangan nya.


"mas."panggil Nadira


"sayang, ngapain turun."


"nggak apa-apa aku kira kamu kemana."


Eza langsung mendekati Nadira dan menyuruh nya untuk duduk. Eza pun melanjutkan kegiatan nya untuk memasak bubur



"suami siaga."pesan yang Nadira kirimkan kepada Rehan


Rehan pun membalas pesan dari Nadira


"hahaha, emang kalian udah pulang Ra? emang nya kamu kenapa?"


"iya han kami baru saja sampe, aku sakit."


"astaghfirullahaladzim, nanti kami main kesana ya."ucap Rehan


"iya han, bawa arsha ya."


"sayang makan dulu ya."


"iya mas, mas nggak makan?"tanya Nadira


"makan juga kok, udah itu minum obat ya."


"iya mas."


Nadira pun memakan bubur yang dibuatkan Eza, bubur itu terasa sangat enak.


"ternyata kamu pintar juga masak ya mas."


"iya dong sayang."jawab eza bangga


Nadira pun tertawa mendengar jawaban Eza

__ADS_1


******


__ADS_2