PENGGANTI DARI ALLAH

PENGGANTI DARI ALLAH
PART 95. Ternyata


__ADS_3

karena hari ini Santi libur, Santi memilih untuk santai di apartemen nya.


Santi berdiri di depan cermin, ia menatap cermin itu dengan tatapan yang penuh dengan emosi.


"mama, Santi janji akan membalas semua nya."ucap Santi dengan penuh kebencian


#flashback on


beberapa bulan yang lalu Anita bertemu dengan Santi, mereka telah merencanakan sesuatu untuk menghancurkan kebahagiaan keluarga Nadira dan Eza, Santi sengaja bersikap seperti perempuan yang begitu sederhana dan baik, sementara Anita berpura-pura seperti orang gila agar dia bisa keluar dari penjara, ya walaupun Anita harus tinggal di rumah sakit jiwa namun Anita bisa bertemu dengan Santi dengan mudah. Santi dan Anita sudah bekerjasama sama dengan dokter disana untuk mengatakan kalau Anita itu benar-benar gila.


setelah diperiksa dan dinyatakan gila,polisi terpaksa harus meninggalkan Anita di rumah sakit.saat tidak ada polisi Santi langsung menemui Anita yang sedang duduk di bangku yang ada di belakang.


"gimana san?"tanya Anita dengan senyum licik nya


"tenang saja mbak, saya sudah berhasil mengelabui mereka.apa mbak tau sebentar lagi aku akan menikah dengan adik dari perempuan itu."


"bagus,kamu harus berhasil menghancurkan keluarga itu."ucap Anita


"baik mbak."


"bagaimana dengan mantan pacar nya Viko?"tanya Anita dengan senyum sinis nya


"hahaha, yang aku dengar perempuan itu sudah hamil mbak, dan dia sudah pergi dari kehidupan Viko."


"luar biasa, jangan sampai orang yang sudah menghamili wanita itu tertangkap, kalau sampai tertangkap hancur semua rencana kita."ucap Anita


"tenang saja mbak, semua nya terbalut dengan rapi."


"bagus.tapi kemana teman-teman nya pada saat wanita itu di bawa ke hotel?"


"mereka tidak tau mbak, yang mereka tau putri pulang duluan."


"bagus, luar biasa."ucap Anita merasa puas


kedua nya pun sama-sama tersenyum sinis, mereka merasa menang dengan rencana yang mereka buat.


#flashback off


tok...tok...tok


ceklek. Santi pun membuka pintu ternyata Viko yang datang


"hai, assalamu'alaikum, lagi ngapain?"sapa Viko ramah


sikap Santi langsung berubah yang tadi nya penuh dengan emosi namun sekarang sikap nya berubah menjadi wanita yang ramah, baik dan sederhana.


"wa'alaikumussalam, nggak ada sih."jawab Santi sembari tertawa kecil


"hmm, ini tadi mama nitip ini buat makan siang kamu, dimakan ya. aku nggak bisa lama-lama disini aku harus ke kantor lagi."


"iya Terima kasih ya, kamu hati-hati."ucap Santi perhatian


"thanks ya, ya udah aku pamit dulu. assalamu'alaikum."ucap viko


"wa'alaikumussalam."


Viko pun langsung pergi menuju parkiran, sementara Santi sedang membuka rantang makanan yang dibawakan oleh Viko.


"kalian pikir dengan kebaikan kalian ini membuat saya suka dengan kalian, tidak. tidak akan pernah."ucap Santi


Santi pun membuang makanan itu ke dalam tong sampah.


"sebentar lagi keluarga kalian akan hancur."ucap Santi dengan penuh keyakinan


****

__ADS_1


di tempat lain, Bu Alya sedang di rumah Nadira. bu Alya mengasuh kedua cucu nya karena Nadira hari ini harus pergi ke butik, karena sudah sangat lama Nadira tidak kesana.


sesampainya di butik,Nadira langsung masuk ke dalam butik


"assalamu'alaikum."


"wa'alaikumussalam Masya Allah mbak."teriak ayu dan yang lain nya


Nadira tersenyum


"mbak apa kabar? ya Allah udah lama banget mbak nggak kesini."ucap ayu


"heheh, Alhamdulillah mbak baik, biasa lah mbak sekarang lagi sibuk ngurus sih kembar, kalian apa kabar?"


"Alhamdulillah kami baik juga mbak."jawab mereka


"syukurlah, gimana butik nya ay, lancar?"


"Alhamdulillah mbak, setiap bulan pemasukan kita terus bertambah."


"Alhamdulillah, syukurlah ay.oh ya kebiasaan mbak jangan lupa diteruskan nggak usah nunggu mbak."


"iya mbak."jawab ayu


setiap bulan Nadira memang selalu membagikan sedikit rezeki nya untuk anak-anak yang ada di panti, karena bagi Nadira rezeki yang ia miliki pasti ada rezeki orang lain juga di dalam nya.


"ya udah mbak mau lihat ruangan mbak dulu dech, siapa tau udah berdebu."canda nadira


"hahah, nggak dong mbak. kami selalu bersihin ruangan mbak."


"Masya Allah, terimakasih ya."ucap nadira


kemudian Nadira masuk ke dalam ruangan nya, ruangan itu terlihat sangat rapi dan bersih.


"Masya Allah bersih sekali ruangan ini."gumam Nadira


tok...tok...tok


"permisi mbak, ini ayu belikan mbak nasi ayam sama es teh."ucap ayu


"hahah, kamu masih ingat aja kesukaan mbak."


"iya dong mbak."


"ya udah taro aja disini dulu ay, nanti mbak makan."


"oke mbak."


ayu pun meninggalkan Nadira dan kembali ke meja kasir.


****


setelah selesai meeting Viko ngopi bareng dengan teman-teman nya di kafe.


"gimana persiapan pernikahan kamu vik?"


"hmm, sudah hampir seratus persen sih Al."


"wah pasti udah nggak sabar lagi nih."ucap Aldi


"hahah, bisa aja kalian."


"oh ya vik, beberapa Minggu yang lalu aku nggak sengaja lihat Santi masuk ke dalam rumah sakit jiwa."ucap Aldi


"hah, serius ngapain coba calon bini aku kesana Al, kamu salah lihat kali."ucap Viko

__ADS_1


"ih beneran vik, aku nggak mungkin salah lihat."


"hmm, ngapain dia kesana?"ucap Viko heran


"nggak tau lah vik, mungkin ada keluarga nya disana mungkin dia nggak mau kalau kamu tau."


"hmm, mungkin sih nanti lah aku coba tanya sama dia."ucap Viko dengan hati yang bertanya-tanya


"permisi ini pesanan kopi latte nya."ucap seorang waiters


"terimakasih mbak."ucap Aldi


Viko merasa kenal dengan suara itu, kemudian Viko melihat ke arah suara tersebut.


"putri."


"eh bang Viko, ternyata kita ketemu lagi."ucap putri


"kamu kerja disini?"


"iya bang."


Viko pun mengangguk


"saya permisi dulu bang."ucap putri


"kamu kenal sama perempuan itu vik?"


"ya, dia sahabat aku."jawab Viko ragu


"sahabat kok kayak gitu sih."


"hmm, kami memang udah lama nggak ketemu,jadi mungkin agak canggung."jawab Viko datar


"oke-oke."jawab mereka


****


setelah beberapa jam di butik, akhirnya Nadira pulang karena ia tidak bisa meninggalkan kedua anak nya.


"sesampainya di rumah,Nadira langsung mandi dan ganti baju kemudian ia pergi ke kamar anak nya.


ceklek


"ma, maaf ya Nadira baru pulang."ucap Nadira sembari mencium tangan Bu Alya


"nggak apa-apa nak, kamu udah makan?jangan sampai telat makan nya."


"udah ma, tadi makan di butik.mama udah makan?"


"sudah nak, ya udah kalau kamu udah pulang mama mau izin untuk kembali apartemen nya Viko ya lagian Arka sama Aqila juga udah tidur. kamu istirahat aja dulu."


"ya udah ma, iya nanti Nadira istirahat. mama juga lho. maaf ya ma Nadira udah ngerepotin mama."


"nggak kok, mama nggak merasa di repotkan.mama malah senang."


"hmm, mama memang mama yang terbaik."ucap Nadira sembari memeluk mama nya


"hmm, kamu bisa aja. ya udah mama pulang dulu ya nak."


"iya ma, mama hati-hati ya nanti kalau udah sampe kabarin Nadira."


"iya bawel, mama pergi dulu ya. Assalamu'alaikum."


"wa'alaikumussalam ma."

__ADS_1


setelah berpamitan Bu Alya langsung di antar oleh mang Karyo menuju apartemen Viko. sementara Nadira selonjoran di sofa yang ada di kamar anak nya.


****


__ADS_2