
Matahari sudah menampakkan sinarnya, hembusan angin pagi begitu menyejukkan saat membelai kulit. eza sedang siap-siap di kamar nya, dia menggunakan kemeja hitam dengan celana yang senada ditambah lagi dengan jas putih kebanggaan nya Eza terlihat begitu tampan. setelah selesai Eza turun ke lantai bawah untuk sarapan bersama mama nya.
"morning ma."sapa Eza
"morning za, ayo sarapan dulu nanti kamu telat lho."ucap Bu Irma
Eza pun duduk di kursi makan, sepiring nasi goreng sudah terhidang di hadapan nya.
"terima kasih ma."ucap Eza
"sama-sama ayo makan."ucap Bu Irma
"oh ya za, rencana nya mama mau pergi ke Makassar untuk tinggal disana beberapa waktu. apa kamu mengizinkan mama?"tanya Bu Irma
"emang nya mama mau ngapain kesana?"tanya Eza
"mama kangen sama papa mu, lagian rumah kita disana juga udah lama nggak di kunjungi."ucap Bu Irma
"terus disana mama sama siapa?"tanya Eza
"kan ada mbok Iyem disana."ucap Bu Irma lagi
"ya udah kalau itu bisa bikin Mama seneng Eza izinin."ucap Eza
"terima kasih ya nak, lusa mama akan berangkat kesana."ucap Bu Irma
"iya ma, nanti Eza antar ya."ucap Eza
setelah selesai sarapan Eza berpamitan dengan mama nya, kemudian ia melajukan mobilnya menuju rumah sakit tempat ia bekerja.
sesampainya di rumah sakit Eza sudah disambut dengan para perawat-perawat yang ada disana. Eza memang terkenal dengan sikap ramah nya dan juga kebaikan nya. itulah membuat Eza begitu di hormati dan dihargai.
"selamat pagi dok."sapa mereka
"pagi, saya masuk dulu ya."ucap Eza ramah
Eza masuk ke dalam ruangan nya, Eza langsung melihat map yang berisi nama-nama pasien yang akan ia periksa hari ini.
"Masya Allah ternyata cukup banyak juga ya."gumam Eza
Eza menutup map tersebut, ia mulai menyiapkan alat-alat yang akan ia bawa saat memeriksa pasien nya.
tok...tok...tok
"permisi dok, hari ini saya akan menemani dokter untuk check pasien."ucap suster ana
"baik, terima kasih. kita langsung aja ya."ucap Eza
kedua nya pun mulai memasuki satu persatu ruang rawat pasien. hingga pada akhirnya mereka masuk ke kamar nomor 23 ada seorang anak kecil yang sedang di rawat disana.
"permisi selamat siang ibu, kita periksa adek nya dulu ya."ucap Eza ramah
"hallo cantik, dokter periksa dulu ya."ucap Eza sembari meletakkan stetoskop pada dada anak tersebut.
"Alhamdulillah semua nya sudah membaik Bu, besok ins syaa Allah adik nya sudah bisa pulang."ucap Eza
"Alhamdulillah, terima kasih dok."ucap ibu itu
__ADS_1
"sama-sama kalau begitu saya permisi dulu ya Bu."ucap Eza sopan
Eza dan suster ana keluar dari ruangan itu.
"terima kasih ya sus sudah membantu saya."ucap Eza
"sama-sama dok."jawab ana
Eza masuk ke dalam ruangan nya, tak terasa jam istirahat sudah tiba. Eza pergi ke sebuah cafe untuk bersantai disana sekalian untuk sholat zhuhur.
selepas sholat zhuhur, Eza duduk di sebuah pondok yang dekat dengan danau di kafe itu. sambil memainkan ponsel nya Eza terkejut tiba-tiba air dingin menyiram tubuh nya.
"astaghfirullahaladzim maaf kak."ucap laki-laki itu
Eza langsung melihat ke arah suara itu. Eza merasa sedikit kesal dengan laki-laki itu.
"astaghfirullahaladzim, vino kamu ngapain."ucap seorang wanita tiba-tiba muncul dari belakang
"tadi vino nggak sengaja mbak."ucap vino
iya vino dan nadira memang sedang di kafe itu, Nadira terkejut dengan apa yang dilakukan adik nya itu.
"ya Allah maaf ya mas."ucap Nadira
"iya nggak apa-apa kok mbak."ucap Eza
mereka sudah saling lupa kalau mereka pernah bertemu.
"sekali lagi maaf ya kak."ucap vino merasa bersalah
kedua nya mengangguk.
"kamu mah Vin, kok nggak hati-hati sih untung mas-mas itu nggak marah."ucap Nadira
"iya mbak maaf."ucap vino
"ya udah nggak apa-apa."ucap Nadira
Nadira dan vino juga tidak jadi makan disana, mereka langsung membayar nya dan meninggalkan kafe itu.
"kita mau kemana mbak?"tanya vino
"kita ke toko oleh-oleh dulu."ucap Nadira
"oke mbak."ucap vino
tak lama kemudian mereka tiba di sebuah pusat oleh-oleh yang ada di kota tersebut. mereka masuk dan segera mengambil beberapa cemilan untuk dibawa ke Semarang.
"kamu mau apa?"tanya Nadira
"hmm, vino mau keripik ini mbak."ucap vino sembari mengambil sebungkus keripik ubi.
"oke, sudah? kalau sudah mbak bayar dulu."tanya Nadira
"sudah mbak."jawab vino
setelah selesai belanja, Nadira mampir ke toko baju di sebelah nya untuk membeli beberapa baju untuk Viko.
__ADS_1
"kamu pilih aja mau yang mana."ucap Nadira
"beneran mbak?"tanya vino senang
"iya, kamu cari aja ya mana yang kamu suka, mbak cari yang buat Abang mu dulu."ucap Nadira
"oke mbak siap."ucap vino senang
Nadira mengambil beberapa baju kaos dan juga kemeja, mengingat adik nya yang satu itu suka sekali dengan nama nya baju kaos. setelah merasa cukup akhirnya Nadira pergi ke kasir.
"sudah Vin?"tanya Nadira
"sudah mbak?"ucap vino
Nadira pun membayar nya ke kasir, kemudian mereka keluar dari toko.
"mau apa lagi Vin?"tanya Nadira
"hmmm seperti nya sudah mbak."jawab vino
"beneran nih?"tanya Nadira
"iya mbak."jawab vino
"kita ke toko itu dulu ya buat beliin yang mama sama papa."ucap Nadira
"oke mbak."ucap vino
Nadira memang tidak pernah perhitungan untuk kepentingan dan kebahagiaan kedua orang tua dan adik-adiknya. bagi Nadira bisa menyenangkan hati orang terkasih adalah sesuatu yang sangat ia syukuri. apa lagi ia mengingat waktu dulu jangan kan untuk beli pakaian bahkan jajan pun harus berpikir dua kali. tapi sekarang ia bersyukur ia sudah mampu untuk menolong dan menyenangkan hati orang-orang yang ada di sekitar nya.
setelah merasa cukup, akhirnya Nadira dan vino pulang ke rumah. sesampainya di rumah nadira memberikan dua paper bag pada mama dan papa nya.
"apa ini ra?"tanya Bu Alya
"buka aja ma."ucap Nadira sembari tersenyum
"Masya Allah bagus sekali."ucap Bu Nadira
"terima kasih ya nak."ucap ke dua nya
"sama-sama semoga mama sama papa suka ya."ucap Nadira
"ini untuk viko ma nanti tolong masukin ke koper ya ma."ucap Nadira
"iya nak, yang adek mana?"tanya Bu Alya
"ini yang punya adek ma, banyak kan."ucap vino tertawa
"hmm, sudah bilang makasih belum sama mbak nya?"tanya Bu Alya
"oh iya ya, terima kasih ya mbak."ucap vino
"hmmm, iya sama-sama."jawab Raisa
mereka pun tertawa bersama melihat tingkah laku vino.
***
__ADS_1