PENGGANTI DARI ALLAH

PENGGANTI DARI ALLAH
PART 70. Suprise


__ADS_3

setelah beberapa hari di luar kota akhir nya malam ini Eza pulang. Nadira sangat senang mendengar kepulangan Eza dimana malam ini Nadira juga akan memberikan surprise untuk Eza. malam ini bertepatan dengan hari kelahiran sang suami.


Nadira sudah mendekorasi rumah dengan nuansa romantis. ia sudah tak sabar lagi menunggu Eza pulang.


jam sudah menunjukkan pukul setengah satu malam,.Eza baru saja sampai di rumah. ia terlambat pulang karena ia masih ada urusan.


Eza membuka pintu, terlihat di dalam rumah begitu sangat gelap tak seperti biasanya.


Eza berjalan untuk menghidupkan lampu, namun belum sempat Eza menghidupkan lampu. sinar kecil dari sebuah kamar membuat Eza terkejut.


"Barakallahu fii umrik ya Habibi."ucap Nadira sembari berjalan menuju Eza


"sayang."panggil eza dengan mata yang berkaca-kaca


Eza memang lah tipe orang yang mudah tersentuh dengan segala hal baik itu hal kecil maupun hal besar.


"selamat ulang tahun ya mas, semoga panjang umur sehat selalu, menjadi suami yang selalu sabar dalam membimbing aku dan semoga menjadi ayah yang bertanggung jawab dan selalu menyayangi keluarga kecil mu."


"Aamiin sayang, ya Allah."ucap Eza sembari memeluk Nadira dan mencium kening Nadira


"terima kasih ya sayang."


"sama-sama mas, kok nangis."tanya Nadira sembari tertawa kecil


"nggak apa-apa sayang, aku cuma terharu aja."ucap Eza sembari menghapus air mata nya.


Nadira pun mengajak Eza untuk duduk di kursi yang sudah Nadira dekor dengan romantis. lilin pun sudah mulai menyala. malam itu begitu sangat romantis.


"Masya Allah ini semua sayang yang nyiapin?"


"nggak kok mas aku di bantu sama mbok Atun dan mang Karyo."


"ya Allah, mereka mana?"


"mungkin sudah tidur mas."


"yuk tiup lilin nya, jangan lupa berdoa dulu."



Eza pun berdoa kemudian ia meniup lilin nya.


"ini aku ada sebuah kado untuk kamu mas, semoga suka ya."


"ya Allah sayang aku nggak apa-apa kok nggak dikasih kado, kayak gini aja aku udah bahagia.


"nggak apa-apa, nih silahkan di buka."ucap Nadira sembari tersenyum


"apa ini sayang?"


"yok buka jangan kaget ya."


"hahaha, oke dech."


Eza pun membuka kotak tersebut. dan Eza terkejut ketika isi kotak itu ada sebuah testpack serta hasil USG.


"sayang, ini maksud nya apa?"tanya Eza bingung


Nadira hanya tersenyum


"sayang kamu hamil?"


Nadira mengangguk dan tersenyum


"Alhamdulillah ya Allah."ucap Eza dan ia langsung turun ke lantai untuk bersujud


kemudian ia bangun dan memeluk Nadira dengan erat.


"terima kasih ya sayang."ucap eza dengan air mata yang sudah mengalir


"sama-sama mas, do'akan kami terus ya."

__ADS_1


"selalu sayang, sayang baby kita kembar lagi?"


"iya mas Alhamdulillah."


"Masya Allah Alhamdulillah ya Allah."ucap Eza


malam ini kedua nya sangat bahagia, mereka tak henti-hentinya bersyukur kepada sang khalik atas segala nikmat dan rezeki yang sudah ia berikan.


*****


ke esokan hari nya, seperti yang di alami oleh kebanyakan ibu hamil. pagi-pagi Nadira sudah berada di kamar mandi, perut nya terasa sangat mual.


"sayang."ucap Eza sembari mengurut leher belakang Nadira


Nadira diam sejenak rasa mual begitu bergejolak di dalam perut nya. tak lama kemudian Nadira kembali muntah.


"astaghfirullahaladzim mas, perut nya nggak enak banget."ucap Nadira lemes


"sabar ya sayang, aku urut pake minyak kayu putih ya."


Nadira pun mengangguk, kedua nya pun kembali ke kamar. Nadira duduk di sofa sementara Eza mengambil minyak kayu putih.


"permisi den."


"iya mbok."


"ini mbok buatkan air jahe buat non untuk menghilangkan rasa mual nya."


"terima kasih ya mbok."


"iya den."


eza pun kembali ke kamar dengan membawa segelas jahe hangat.


"minum dulu ini sayang, biar mual nya sedikit berkurang."


Nadira pun meminum air jahe itu.


Eza pun mengurut kening Nadira, ia merasa kasihan dengan istri nya itu tak lama kemudian Nadira pun tertidur.


setelah Nadira tidur Eza turun ke bawah untuk menelpon Rehan karena pagi ini dia belum bisa ke rumah sakit.


"hallo Assalamu'alaikum Han, kamu lagi dimana?"


"wa'alaikumussalam di rumah za, ada apa?"


"hari ini aku belum bisa datang, Nadira lagi sakit."


"astaghfirullahaladzim sakit apa za?"


"biasa lah sama ibu hamil Han."


"hah maksud kamu Nadira Hamil za?"


"iya han Alhamdulillah."


"Alhamdulillah selamat ya za, Semoga Nadira selalu sehat dan lancar sampai lahiran. kami ikut senang sebentar lagi arsha punya temen dech."


"Aamiin doain aja ya han."


"iya za."


sambungan telepon pun terputus, Eza pergi ke dapur untuk membuat bubur untuk Nadira.


"mau ngapain den?"


"mau buat bubur mbok."


"biar mbok aja den."


"nggak apa-apa mbok, biar saya aja."

__ADS_1


"baik lah den."jawab mbok Atun pasrah


eza akan masak bubur ayam untuk Nadira. Eza membuat bubur itu penuh dengan cinta.


saat Eza sedang sibuk di dapur, Nadira pun turun.


"mas lagi ngapain?"


"astaghfirullahaladzim sayang, kenapa turun."


"nggak apa-apa mas, aku mau disini aja.


"ya udah duduk sini. bentar ya aku buatin bubur dulu udah itu makan terus minum obat."


"iya mas."


Nadira merebahkan kepalanya di atas meja sembari memperhatikan Eza.


"lho sayang kok gitu, kalau mau rebahan di sofa aja sayang nanti leher nya sakit lho."


"nggak kok mas."


"ya udah sayang makan dulu ya ini bubur nya udah siap."


"iya mas nanti dulu masih panas itu mah."


"iya sayang biar aku dingin kan dulu ya.


setelah bubur nya dingin Eza menyuapi Nadira. tak terasa bubur buatan Eza akhirnya habis.


"minum vitamin dulu ya sayang."


Nadira pun meminum vitamin itu. kemudian kedua nya pergi ke ruang keluarga.


"mau nonton dong mas."


"nonton apa sayang?"tanya Eza serius


"Upin Ipin."jawab Nadira


"hahahaha serius sayang."


"hehehe iya mas, udah lama nggak nonton Upin Ipin."ucap Nadira


"oke dech."ucap Eza sembari mencari Chanel upin Ipin


Nadira tak henti-hentinya tertawa dengan ulah Upin dan Ipin serta teman-teman nya.


"ya Allah sayang kok senang banget sih."


"hahaha, iya dong mas habis nya mereka lucu."


Nadira selonjoran di sofa. sekali-kali ia memasukkan Snack ke dalam mulut nya. Eza hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum melihat tingkah istri nya itu.


"gemes dech."ucap Eza sembari memeluk Nadira hingga membuat Nadira terkejut


"mas, hampir jatuh lho snack nya."gerutu Nadira


"hahaha, maaf sayang habis nya kamu fokus banget nonton nya sampe lupa suami ada disini."


"hehehe, maaf ya mas."


Eza pura-pura merajuk dengan Nadira.


"ulu lu lu lu, baby besar ku merajuk."goda Nadira


Eza pun tertawa mendengar ocehan Nadira.


"dasar ya."ucap Eza sembari menyentil hidung Nadira.


*****

__ADS_1


__ADS_2